SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 137


__ADS_3

Mereka pun berhenti di sebuah restoran dan memasuki tempat parkirannya.


"Kita makan di sini saja ya," ucap Chasyn melepaskan sabuk pengamannya.


"Iya," angguk Chelsea dan juga melepaskan sabuk pengamannya.


"Ini payung untukmu," ucap Chasyn mengambil payung lipat di dalam tasnya dan memberikan kepada Chelsea.


"Tapi ini kan tidak terlalu jauh," ucap Chelsea.


"Meskipun begitu hujannya sangat lebat, meskipun dekat terkena air juga akan basah," ucap Chasyn.


"Ya udah deh," ucap Chelsea setuju dan ia mengambil payung di tangan Chasyn.


Mereka berdua membentangkan payungnya dan menuju pintu utama restoran, lalu meletakkan payung di teras restoran.


"Selamat datang Tuan dan Nona, silakan duduk," ucap pegawai penyambut itu ramah.


"Terima kasih," ucap Chelsea tersenyum dan mereka mengambil kursi yang dekat dengan jendela kaca.


"Tuan dan Nona silakan pesan," ucap pegawai yang lain menghampiri mereka dan memberikan buku menu.


Chasyn dan Chelsea menerimanya. "Hm… aku mau steak daging sapi yang premium dan jus jeruk nipis mentimun," ucap Chasyn.


"Bai Tuan, Nona pesan apa?" tanya pegawai itu.


"Aku roti lapis saja," ucap Chelsea.


"Baik, harap menunggu," ucap pegawai itu kembali ke dapur.


"Kamu yakin cuma makan roti lapis? Apa sedang diet?" tanya Chasyn.

__ADS_1


"Diet? Hm tidak juga, makan ku memang cuma sedikit," jawab Chelsea tersenyum.


"Hm… jika begitu aku tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk menghidupi mu," ucap Chasyn.


"Kau serius ingin menghidupiku? Aku ini pemboros lho," ucap Chelsea.


"Tidak apa-apa, kau kan juga CEO nantinya, uang mu pasti banyak," ucap Chasyn.


"Ngomong-ngomong tentang perusahaan, kapan kau mengirimkan surat kontraknya?" tanya Chelsea.


"Kau ingin masuk perusahaan ku yang mana satu?" tanya Chasyn.


Chelsea mengangkat alisnya. "Memangnya kamu punya berapa perusahaan?" tanya Chelsea.


"Hanya ada 3," jawab Chasyn menyenderkan tubuhnya di kursi.


"Hanya?"


"Astaga! 3 perusahaan kau bilang hanya, apa nggak pusing menjalankan 3 perusahaan itu? Kau benar-benar kaya raya," ucap Chelsea kagum.


"Kan bukan aku yang menjalankannya, aku cuma duduk di kursi CEO saja, para karyawan ku saya yang bekerja," jawab Chasyn santai.


"Benar juga, kau punya perusahaan apa saja?"


"Ada GT Grub, CH grub dan CV grub."


"Bukankah perusahan CH terkenal busuknya? Kenapa kau membeli perusahaan itu?" tanya Chelsea.


"Berhubungan aku ceo-nya sekarang jadi perusahaan itu akan berubah menjadi perusahaan ternama nanti ya, kau pilihlah yang mana kau suka," ucap Chasyn.


"Baiklah, aku pilih perusahaan GT saja," ucap Chelsea.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan memberi tahu pada Sekretaris ku," ucap Chasyn.


Tak lama kemudian, makanan mereka pun sampai. "Silakan Tuan, Nona," ucap pegawai itu meletakkan makanan di atas meja.


Mereka pun menyantap makanannya dengan lahap.


Triring


Triring


Triring


"Halo," jawab Chasyn.


"Bos di mana? aku tidak menemukan mu di rumah?" tanya Iyan.


"Aku sedang kencang, hari ini kamu beristirahatlah," ucap Chasyn.


"Hm… sama siapa?" tanya Iyan penasaran.


"Ah, kamu tak perlu tau, ya udah aku tutup telponnya," ucap Chasyn yang memutuskan panggilannya.


"Astaga! Aku di lupakan," ucap Iyan geleng-geleng kepala dan kembali tidur.


"Hm… Syukurlah hujannya sudah agak reda meskipun masih gerimis," ucap Chelsea.


"Iya, kamu mau ke mana?" tanya Chasyn.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2