
"Ya udah, ayo ikut aku," ajak Grizzly yang duluan pergi keluar ruangan.
Chasyn mengikutinya dan mereka berhenti di depan rumah sakit.
"Pakai mobilku saja," ucap Chasyn yang terlebih dahulu pergi menuju mobilnya, ia pun masuk ke dalam mobil.
"Grizzly, apa yang kau tunggu lagi, ayo masuk!" panggil Chasyn.
"Eh iya," angguk Grizzly dan ia berlari kecil masuk ke dalam mobil Chasyn.
"Tunjukkan jalannya," ucap Chasyn.
"Lurus saja, nanti kalo ada gang aku beri tahu nanti, tapi kamu tidak perlu memakai kecepatan turbo, setir seperti biasa saja," ucap Grizzly.
"Baiklah," ucap Chasyn memutar stir mobilnya perlahan-lahan meninggalkan rumah sakit tersebut.
Mobil Chasyn pun melaju di jalanan ke tempat tujuannya.
Saat di perjalanan.
"Kamu kencan sama siapa?" tanya Grizzly membuka pembicaraan tapi tetap melihat ke arah depan.
"Kenapa? Kepo ya," goda Chasyn sambil tersenyum.
"Huffttt... jika tidak mau beri tahu ya sudah," ucap Grizzly manyun.
"Sama Chelsea," jawab Chasyn.
__ADS_1
"Sudah ku duga," ucap Grizzly melihat ke luar jendela mobil dengan menopang dagunya.
Chasyn menekuk alisnya melihat ke arah Grizzly. "Ada apa dengannya?" tanya Chasyn.
Di sepanjang jalan akhirnya mereka diam.
Karena perjalanan cukup jauh, dari pada diam tak menentu, Chasyn membuka pembicaraan. "Hm… kamu sudah punya pacar?" tanya Chasyn.
"Kalau punya kenapa, kalau tidak punya kenapa?" tanya Grizzly balik bertanya.
"Eh? Kenapa ya? Aku itu bertanya punya atau tidak," ucap Chasyn.
"Kalau aku tidak punya pacar memangnya kamu mau jadi pacar aku?" tanya Grizzly terang-terangan dengan memajukan wajahnya.
"Eh bukan begitu, aku kan cuma tanya saja," jawab Chasyn.
"Ini gang nya," ucap Grizzly tiba-tiba. Chasyn membelokkan mobilnya dan masuk ke dalam gang yang lumayan besar.
"Tidak juga, hanya beberapa meter saja. Itu dia tempatnya," tunjuk Grizzly kesebuah pohon yang tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil.
Lampu mobil menerangi pohon itu dan terlihat garis polisi yang membatasinya, terlihat juga 3 orang petugas yang sedang memeriksa dengan lampu di kepalanya.
Chasyn dan Grizzly turun dari mobil dan mendekati para petugas itu yang sedang mengorek-ngorek di bawah pohon.
"Apa menemukan sesuatu?" tanya Grizzly.
"Sepertinya ini akan sulit, sampai sekarang tidak menemukan apa pun untuk di jadikan bahan bukti dan mencari pelakunya," keluh salah satu petugas itu.
__ADS_1
"Aku akan mencari di sebelah sini," ucap Chasyn yang langsung beranjak dari tempatnya dan mencari di luar batas garis polisi.
"Siapa dia?" tanya petugas itu.
"Namanya Chasyn, dia detektif swasta, biasanya hanya dengan sedikit bukti ia akan menemukan pelakunya, aku harap kali ini juga ia bisa menemukan bukti-bukti untuk mencari pelakunya," jawab Grizzly.
"Begitu ya, tadi barusan datang 2 orang detektif polisi yang juga ikut memeriksa, namun tetap tidak menemukan apa pun, semoga saja dektetif yang kamu bawa itu bisa memecah kasus ini," ucap Petugas itu berharap.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Ding Ding
Visi baru
Kasus pembunuhan
Misi
Temukan pelakunya
Status Visi dan Misi: Sedang berlangsung
"Sebelum aku menemukan pelakunya aku harus menemukan buktinya dulu kan? Jika tidak bagaimana aku bisa menemukan pelakunya," ucap Chasyn mencari-cari sesuatu yang kira-kira bisa di jadikan bukti.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
terima kasih