SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 270


__ADS_3

Jika di ingat lagi, papa angkat memang seorang mafia, namun waktu itu papa angkatnya bilang, jika tidak ada yang mencarinya.


Waktu itu ia pernah minta di antarkan pulang karena ia tau jalan pulang, sayangnya papa angkat terus ada urusan mendadak. Suatu hari ia merengek ingin pulang, papa angkatnya membentaknya lalu memberi video yang berisikan keluarga bahagia dari papa Chelsea dan keluarganya, dan saat itulah ia mulai berpikir jika keluarganya memang tidak mencarinya dan sudah bahagia dengan kehidupan mereka.


Ia merasa sakit hati, mengikuti pelatihan berat agar ia bisa melupakan keluarganya dan hidup dengan keluarga barunya, namun tetap saja ia merasa seperti hidup di sia-sia kan dan pada akhirnya, ia membuat rencana untuk membuat papa Chelsea dan keluarnya yang lain merasakan penderitaan.


"Kakak, kembalilah, kami semua merindukanmu," ucap Papa Chelsea.


"Tidak!" teriak pria itu. "Bunuh mereka semua, aku tidak ingin melihat mereka semua," ucap pria itu.


"Gawat! Cepat berlindung di belakangku!" teriak Chasyn.


Para pengawal itu mulai bersiap mengangkat senjata apinya.


"Tapi bagaimana dengan kamu?" tanya Papa Chelsea.


"Cepat tidak punya waktu lagi!" teriak Chasyn menarik tangan mereka semua dan memeluk mereka semua, melindungi mereka dengan tubuhnya.

__ADS_1


Dor!


Dor!


Dor!


"Chasyn," lirih Chelsea melihat Chasyn, ia sungguh tak bisa berkata-kata, ia mengira jika Chasyn akan mati karena tembakan peluru itu. Chasyn menyeringai.


"Kamu … di saat seperti ini kenapa tersenyum," ucap Chelsea ketakutan, ia memegang pipi Chasyn, tak terasa air matanya menetes.


"Sampai kapan kau bisa melindunginya, sekalipun pun kau punya baju Anti peluru," ucap pria itu duduk di helikopter itu dengan menaikkan kakinya sebelah.


"Dengan dirimu sendiri? Apa kau mampu? Jika begitu lakukanlah," ucap pria itu keluar dari helikopter melangkah pelan.


"Orang yang tidak tahu kemampuan seseorang biasanya akan cepat mati, jika begitu dengan senang hati aku melancarkan aksiku," ucap Chasyn berjongkok.


"Ayo, mari lakukan," ucap pria itu mempersilakan.

__ADS_1


Chasyn meletakkan kedua tangannya di tanah.


Salurkan sengatan listrik dan Api.


Sengatan listrik dan Api itu menjalar dari tanah mengarah ke arah mereka dan sengatan itu menjalar ke tubuh mereka semua.


Tubuh mereka gemetaran termasuk pria bertopi koboi itu, Senja api yang mereka pegang itu terlepas jatuh ke tanah.


"Bagaimana? Kalian sangat menginginkan ini kan? Jadi rasakan ini," ucap Chasyn menambah kekuatan listriknya.


Sengatan itu masuk ke tubuh bahkan masuk ke otak hingga membentuk gelombang elektromagnetik yang membuat kekacauan dalam otak mereka, sebagian ada yang langsung jatuh pingsan, hal terburuk jika tidak mati ya kalau selamat pun otak mereka tidak akan berfungsi dan hanya akan hidup Engan mati pun tak mau.


"To … long … hen …ti …kan!" Pria itu berusaha berteriak dengan suara yang tersendat.


"Kau sangat ingin membunuh keluarga mu sendiri kan? Rasakan akibatnya," ucap Chasyn.


Beberapa orang sudah terguling. "Cukup Chasyn, tolong berhenti, biarkan berikan dia kesempatan untuknya untuk berbicara, mungkin dia akan kembali pada keluarga kita," ucap papa Chelsea berjalan ke depan. Ia mendekati pria itu yang sudah ambruk ke tanah.

__ADS_1


"Kakak, aku mohon kembalilah, kembalilah ke keluarga kita, hilangkan semua dendam itu," bujuk Papa Chelsea.


__ADS_2