SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 229


__ADS_3

Chasyn berdiri di depan pria itu. "Kenapa kau melakukannya?" tanya Chasyn.


"Aku … itu … aku sangat membutuhkannya," jawab Pria itu gagap.


"Membutuhkan apa?" apa kamu ingin membangun perusahaan sendiri dan ingin mencuri data perusahaan ini? Kamu sangat naif. Aku sudah mengatakan kepada kalian semua, jika ada yang berani yang mencuri data perusahaan ini maka tidak akan berakhir dengan baik, ternyata kau malah ingin mencobanya, jika tidak punya tempat untuk berlari sebaiknya tidak mencobanya, kau malah berani melakukannya," ucap Chasyn.


"Aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf aku salah dan berjanji tidak akan melakukannya lagi," ucap pria itu menundukkan kepala.


“Jika aku melepaskan mu maka akan ada yang lain mengulanginya lagi dan kembali meminta maaf, karena wajah mu sudah terdeteksi maka itu sudah tidak bisa di cabut lagi, maka lebih baik kamu angkat kaki dari kota ini atau kau tak punya tempat tinggal lagi untuk tinggal, aku tidak akan membiarkan mu tinggal di kota ini meski di bawah jembatan sekali pun,” ucap Chasyn.


“Tuan, aku benar-benar minta maaf, aku tidak akan mengulagi lagi perbuatan ku, akau janji tidak melakukan hal buruk itu lagi,” ucap pri itu berlutut.


“Tidak ada gunanya kau berlutut begitu pada ku, terkadang seseorang harus kejam untuk memberikan pelajaran agar dia jera, dalam waktu 3 jam aku memberimu waktu untuk berkemas dan barang-barang mu, jika dalam waktu 3 jam itu kau masih di kota ini maka jangan salahkan aku kamu tinggal selama-lamanya di penjara,” ucap Chasyn.


“Tuan aku mohon ampuni aku, aku bersumpah tidaka akan mengulanginya lagi, dmi Tuhan," ucap pria itu bersujud sambil menangis.


“Kau tidak punya waktu untuk menangis, karena hitungan waktu mulai dari sekarang,” ucap Chasyn.


Pria itu akhirnya pergi meninggalkan perusahaan Chasyn, ia masuk ke dalam mobilnya dan bergegas pergi.

__ADS_1


“Bagus, jika terlambat sedikit saja maka tamatlah riwayatnya, aku masih berbaik hati membiarkan dia pergi dari kota ini degan tenang, jika tidak jangankan pergi dari kota dengan tenang, bahkan dia harus tinggal di luar negeri harus seizin dariku,” ucap Chasyn.


Chasyn keluar dari ruang tersebut dan para karyawannya keluar dari tempat kerjanya.


“Aku peringatkan pada kalian semua, jika kalian berani melakukan kesalahan yang sama makan aku tidak akan membiarkan kalian hidup tenang,” ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk mereka menurut.


"Bagus jika begitu," ucap Chasyn.


Triring


Triring


Triring


"Halo," jawab Chasyn.


"Tuan, saya mendapat panggilan dari kompetisi internasional, mengharuskan Anda ikut," ucap Sekretaris Karisa.

__ADS_1


"Baiklah, masukkan semua perusahaan ku ikut ajang internasional," ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk sekretaris Karisa.


"Iya, bekerja samalah kalian semua, aku juga akan menghubungi sekretariat Jef dari negara B untuk kalian saling berkomunikasi dalam kompetisi ini," ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk Karisa.


Chasyn memutuskan panggilannya dan ia menelpon Jef.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo Tuan," jawab Jef.


"Kapan kamu bisa ke negaraku?" tanya Chasyn. Jef melirik jam tangannya.

__ADS_1


"Mungkin besok bos, karena jam penerbangan sekarang tidak ada, apa ada masalah Tuan?" tanya Jef.


"Oh tidak, kamu akan berangkat besok dan kita akan bertemu di perusahaan ku besok untuk membahas masalah kompetisi untuk ikut di ajang internasional," ucap Chasyn.


__ADS_2