
"Sedikit apa? Mobil kamu saja seharga 2 Milyar," ucap ibu guru itu.
"He-he-he," Chasyn hanya cengengesan.
"Sudah kamu boleh pergi," ucap Ibu guru itu, dan di dalam masih ada 2 orang lagi.
Ding Ding
Hadiah Anda di kurang 4.600.000
Sisa Hadiah Anda [64.700.000]
Namun Chasyn tidak pergi dari kantor tersebut, ia menunggu di balik tembok dan mendengar percakapan mereka.
"Kamu sudah 5 bulan tidak bayar uang sekolah, jadi kapan kamu akan bayar?" tanya guru tersebut.
Anak itu menundukkan kepala. "Ayah saya sedang sakit buk, sudah lama tidak bekerja, sedangkan sekarang ibu saya yang bekerja, dan itu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari untuk makan kami sekeluarga dan kadang itu juga kurang, jika begitu, saya berhenti sekolah saja buk, bantu ibu bekerja saja, saat ini orang tua saya tak punya uang," ucapnya sambil meneteskan air mata.
Guru itu menarik nafas guru itu juga binggung bagaimana ingin memberikan solusinya.
Karena iba, Chasyn masuk ke dalam kantor itu lagi.
"Ha? Kenapa kamu masuk lagi, kurang bayaran tadi?" tanya Bu guru itu.
__ADS_1
"Untuk dia, biar aku saja yang bayar Bu, berapa totalnya?" tanya Chasyn.
"Banyak sekali uangmu sehingga bisa bantu mereka, kalau gitu kapan-kapan boleh donk traktir ibu," goda Bu guru itu sambil tersenyum menggoda.
"He-he-he, cuma bisa bantu mereka aja buk, uangnya nggak cukup buat traktir ibuk," ucap Chasyn cengengesan.
"Kamu ya, bilang aja nggak mau traktir ibu," ucap ibu guru itu manyun.
"Untuk Anti itu 5 bulan berarti 1 juta 5 ratus, apa nggak sekalian Bela juga, dia juga nunggak 3 bulan," ucap Ibu guru menunjuk ke arah Bela.
Chasyn melihat ke arah Bela dan mengangguk. "Iya sekalian saja, jadinya berapa?" tanya Chasyn.
"2 juta 4 ratus," ucap Ibu guru.
"Chasyn… kamu kenapa baik sekali sih? Padahal dulu waktu kamu waktu sedang susah-susahnya nggak ada yang bantu, tapi kamu tetap seperti ini ya, tetap jadi orang baik," ucap ibu guru.
"Iya Bu, pasti akan selalu begini," ucap Chasyn mengangguk. "Ya udah aku pergi dulu buk," ucap berpamitan dan ia pun pergi meninggalkan kantor tersebut.
Bela dan Anti langsung keluar dan mengejar Chasyn. Ibu guru juga mengerti jika mereka ingin berterima kasih jadi ia tidak peduli jika mereka pergi tanpa permisi.
"Tunggu!" Panggil Anti. Chasyn berhenti dan membalikkan badan.
Chasyn mengangkat alisnya.
__ADS_1
"Itu… terima kasih banyak atas kebaikan kamu, bagaimana kau bisa membayarnya?" tanya Anti sambil menundukkan kepala, ia tak berani menatap Chasyn.
"Bayarannya? Apa ya?" tanya Chasyn berpikir. "Hm… kalian cukup belajar dengan rajin saja dan patuh dengan orang tua," ucap Chasyn.
"Terima kasih, terima kasih banyak," ucap Anti dan Bela membungkukkan badannya beberapa kali.
"Kalian tidak perlu seperti ini, malah aku terlihat seperti penjahat yang menindas kalian," ucap Chasyn memandang sekelilingnya karena setiap mata yang lewat memandang ke arahnya.
"Iya kami minta maaf, tapi kami sangat senang, sekali lagi terima kasih banyak," ucap mereka.
"Iya," angguk Chasyn dan ia pun kembali ke kantin karena belum masuk.
Ding Ding
Hadiah Anda di potong 2.400.000
Sisa hadiah Anda [62.300.000]
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1