
"Oh ya,apa kalian tidak penasaran dengan kamar ku?" tanya Chasyn tiba-tiba membuat mereka binggung.
Mereka pun menjadi binggung dengan pertanyaan Chasyn. "Ada apa dengan mu?" tanya Dinda
"Eh... bukan apa-apa, kalian pasti penasaran kan?" ucap Chasyn tersenyum.
"Hm... iya penasaran, tapi... saat ini sedang makan," ucap Grizzly.
"Udah, cuci tangan kalian cepat sana langsung masuk kamar ku," ucap Chasyn.
Meskipun mereka merasa heran tapi mereka tetap mengikuti permintaan Chasyn. Mereka mencuci tangan dan segera masuk ke dalam kamar Chasyn.
"Waw… ini beneran kamar? Astaga! ini bahkan lebih mewah dari kamar putra raja," ucap ucap Dona terkagum.
"Aku minta sama kalian, kalian jangan keluar dan jangan bersuara ya," ucap Chasyn.
"Ada apa Chasyn Sebenarnya?" tanya Chelsea curiga.
"Aku tidak bisa jelasin sekarang, tapi kalian tolong ikuti permintaan ku ya, aku tidak tidak punya waktu untuk menjelaskannya," ucap Chasyn yang langsung mengunci pintu kamarnya dan langsung berlari keluar rumahnya.
__ADS_1
Chasyn pun keluar dari rumahnya dan berdiri di depan rumahnya.
"Kalian cepat keluar dari persembunyian kalian!" teriak Chasyn. Mereka yang keluar dari balik belakang rumah Chasyn dan berkumpul di depan rumah Chasyn.
"Serahkan wanita itu kepada kami," ucap salah satu pria yang terlihat seperti bos.
"Untuk apa kalian menculiknya?" tanya Chasyn.
"Oh ternyata kamu tau jika kami ingin menculiknya, kamu tidak perlu tahu apa alasan kami, lebih baik serahkan saja," ucap pria itu tegas.
"Kalian boleh mengambilnya asalkan kalahkan aku dulu," ucap Chasyn.
"Jika tidak di coba tidak akan tahu, kalian bisa mengetesnya," ucap Chasyn.
"Baiklah jika kau sangat ingin mengantar nyawamu, cepat habisi dia, sebagian masuk ke dalam rumahnya untuk mengecek wanita itu berada.
"Baik bos," ucap mereka.
"Jika ingin membawa wanita itu pergi kalian harus melewati aku dulu," ucap Chasyn yang langsung menendang pria yang ada di depannya.
__ADS_1
"Aduh?" teriak pria itu kesakitan karena di tendang Chasyn membuat ia terpental kebelakang sehingga menabrak anak buahnya di belakang.
"Kurang ajar! aku akan membalas perbuatan mu," ucap bos itu kesal. Mereka pun menyerang ke arah Chasyn dengan benda tajam dan mengibas ke arah Chasyn.
Kerena Chasyn sudah kebal dengan senjata tajam, Chasyn pun melawan mereka dengan sekuat tenaga.
Mereka mengibaskan senjata tajamnya yang berupa samurai mengibaskan ke arah Chasyn, Chasyn pun menangkap tangannya lalu menendang perutnya dan kemudian membanting ke arah teman-temannya membuat mereka sama-sama terjatuh.
Chasyn langsung menarik kerah baju mereka dan langsung menghantam wajah mereka hingga patah tulang rahangnya. Yang lain juga menyerah ke arah Chasyn dengan celurit, Chasyn menangkap celurit itu dengan tangan kosong, menarik celurit itu lalu menghantam wajah pria itu hingga retak tulang tengkoraknya dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Cepat habisi dia, aku tidak percaya dia sendiri bisa menghabisi kita sebanyak ini, cepat lawan dia!" perintah bos itu.
Mereka pun beramai-ramai menyerang Chasyn dengan berbagai senjata tajamnya, ada juga yang menggunakan tombak panjang yang ingin menusuk Chasyn dari belakang.
Chasyn menghindarinya dan malah menusuk oleh temannya dan temannya pun mati seketika di tempat.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih