
Dor!
Pria berbaju hitam itu menembak ke arah Chasyn namun Chasyn baik-baik saja.
"Apa! Tidak berpengaruh?" tanya pria itu melihat ke arah senjata apinya.
Ia menembak ke arah Chasyn terus menerus.
Dor!
Dor!
Dor!
Namun Chasyn baik-baik saja.
"Lemparkan bom padanya!" perintah pria jas hitam itu.
"Baik Tuan," angguk mereka.
Mereka pun melempar beberapa bom ke arah Chasyn.
Duaaaarrrrrrrrr!
Duaaaarrrrrrrrr!
Duaaaarrrrrrrrr!
Bom itu memecah tanah di sekitar Chasyn namun Chasyn keluar hidup-hidup dari hantaman bom itu.
"Dia bahkan baik-baik saja terkena bom itu! Apa dia benar-benar Manusia?" tanya mereka terbelalak tak percaya.
"Kalian dari terus menyerang ku, sekarang giliran aku yang menyerang kalian," ucap Chasyn mengambil senjata api lasernya dari dua sisi pinggangnya dan menembak ke arah mereka semua.
Dor!
Dor!
Dor!
Seketika tempat itu menjadi lautan darah yang mengenang.
Pria berbaju hitam itu sangat terkejut, semua anak buahnya mati.
Chasyn menyimpan senjata lasernya dan mendekati pria itu.
"Kau... kau! Apa yang ingin kau lakukan?" tanya pria itu ketakutan.
Chasyn menggenggam erat kerah bajunya dan mendekati wajahnya yang pucat itu.
__ADS_1
"Katakan di mana bos mu!" ujar Chasyn pelan.
"Aku… aku tidak tahu," jawab pria menggeleng ketakutan.
"Katakan!" bentak Chasyn.
"Jika… jika aku mengatakannya apa kau membunuhku juga?" tanya pria itu.
"Tidak," jawab Chasyn.
"Kau harus berjanji dulu," ucap Pria itu.
"Iya, cepat katakan atau aku benar-benar akan menembak mu!" ancam Chasyn mengambil senjata lasernya meletakkan di kepala pria itu.
"I-iya," angguk pria itu ketakutan. "Dia sekarang ada di negara Z," jawab pria itu.
"Negara Z di mananya?" tanya Chasyn.
"Di jalan perkasa, aku sudah mengatakannya, bisakah kau melepaskan mu?" tanya pria itu.
"Pergilah," ucap Chasyn melepaskan genggaman tangannya.
Pria itu langsung lari terbirit-birit menjauh
Dor!
"Kau… kau sudah… sudah berjanji jika aku mengatakannya maka kau akan membiarkan ku hidup?" tanya pria itu dengan suara yang sudah melemah.
"Kau juga pasti pernah berkhianat, memberi tahu alamat bos mu kepada musuhnya adalah penghianat yang tidak bisa di maafkan, jadi aku mewakili bos besar mu untuk membunuhmu," ucap Chasyn.
"Tidaaaaaaaaaaakkkk!" teriak pria itu.
Dor!
Chasyn menembak pria itu tepat di kepalanya dan pria itu langsung mati.
"Berakhir semua!" ucap Chasyn memasukkan kembali senjata lasernya di pinggangnya.
[Berganti pakaian]
Memuat…
Loading…
Selesai.
Chasyn pun berganti pakaian, baju yang tadi sudah menghilang.
Ding Ding
__ADS_1
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan Hadiah sebesar Rp 1.000.000.000
Selamat Anda mendapatkan 50 poin
Selamat Anda mendapatkan sebuah super market.
Selamat Anda mendapatkan kekuatan bumi 100%
Kecepatan [19/1000]
Kelincahan [18/1000]
Kekuatan [18/1000]
Kecerdasan [19/1000]
Keberanian [19/1000]
Level [20]
Poin [180]
Ding Ding
Selamat Anda mendapatkan hadiah Rp 1.000.000.000
Hadiah Anda menjadi Rp 2.100.800.000.
Chasyn pun pergi tempat tersebut dan keluar dari hutan itu.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
"Halo," jawab Iyan.
"Kamu jemput aku di tempat tadi dan juga antar Chelsea, semuanya sudah aman," ucap Chasyn.
"Baiklah, aku segera ke sana," jawab Iyan dan ia pun memutuskan panggilannya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1