
"Di mana dia ya, aku ingin tahu di mana rumah CEO Chasyn itu," ucap mereka.
"Iya, kemaren juga nggak sempat foto bareng dan juga aku mau minta TTD-nya," ucap siswa yang lain.
"Para siswa dan siswi harap berkumpul di halaman!" terdengar dari pengeras suara sekolah.
"Ya ampun, pengeras suara itu sangat menganggu," gerutu para siswa, mereka pun berlari menuju halaman sekolah dan berkumpul di sana.
"Di panggil Iyan harap segera ke kantor kepala sekolah!" Mendengar namanya di panggil Iyan punya kesempatan untuk melarikan diri dan ia pun berlari masuk ke kantor kepala sekolah.
"Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya Iyan.
"Nah, kamu sudah datang, begini kamu bisa telpon Chasyn sekarang? Bapak ingin berbicara dengannya," ucap Kepala sekolah.
"Oh iya bisa pak," angguk Iyan mengambil ponselnya lalu menelpon Chasyn.
Triring
Triring
Triring
"Halo," jawab Chasyn.
"Halo Bos, kepala sekolah ingin berbicara denganmu," ucap Iyan memberikan ponselnya kepada Kepala sekolah.
"Ehem… Halo," ucap kepala sekolah.
__ADS_1
"Halo pak, ada apa?" tanya Chasyn yang baru saja selesai mandi.
"Begini, teman kamu ini terus-menerus di kejar sama fans kamu nih, jadi bagaimana besok kalau kita mengadakan tanda tangan dan foto bareng bersama kamu, sepertinya mereka ini tidak akan ada habis-habisnya bahkan mereka tidak mempedulikan ucapan guru yang lain, jadi agar untuk memuaskan mereka dan agar mereka kembali belajar dengan tenang," ucap kepala sekolah itu.
"Hm… baiklah, aku setuju, aku juga nggak mau di kejar-kejar sama mereka dan juga ingin belajar dengan nyaman dan tenang," ucap Chasyn.
"Baiklah, begitu saja, kami para guru akan menyiapkan tempatnya. Haish... kamu malah seperti artis sekarang, ya udah ya, kamu besok harus datang," ucap kepala sekolah.
"Iya pak," angguk Chasyn. Panggilan pun di putuskan.
"Hm… TTD dan foto barang ya? Ya sudahlah, dari pada di kejar terus," ucap Chasyn mengambil bajunya di dalam lemari.
Chasyn mengambil baju casual biasa saja dengan celana jins. Ia pun mengambil topi lalu memakainya.
"Apa seperti ini tidak di curigai?" tanya Chasyn bercermin sambil melihat ke kiri dan kanan.
Chasyn pun keluar dari kamarnya dan langsung menuju mobilnya.
Bruuum…
Bruuum…
Mobil Chasyn pun pergi meninggalkan rumah.
"Eh mau kemana Tuan itu, tiba-tiba ngilang aja sih?" tanya koki itu.
"Sudah bukan urusan kita, lanjut saja masaknya," ucap koki itu.
__ADS_1
Mobil pun melaju dan saat melewati rumah Chelsea, Chasyn memelankan mobilnya.
"Apa Chelsea ke sekolah ya, sepi amat," ucap Chasyn. Karena tidak terlihat Chelsea ada di rumah, ia pun kembali melajukan mobilnya di jalanan.
Perjalanan beberapa menit kemudian, ia pun sampai di sekolah, namun tidak terlalu dekat.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
"Halo bos," jawab Iyan.
"Kamu di mana?" tanya Chasyn.
"Masih di sekolah, ini juga mau pulang, bos di mana?" tanya Iyan.
"Aku sudah sampai di sekolah, kamu cepat keluar, aku ingin membawa mu ke suatu tempat," ucap Chasyn.
"Oke baiklah," angguk Iyan memutuskan panggilannya dan langsung berlari masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan sekolah secepat mungkin dari pada ia di kejar lagi.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1