
Chasyn mengkode untuk mengambil buketnya, secepatnya koki itu memberikan buket itu kepada Chasyn.
Chasyn mengambilnya. "Pegang ini," ucap Chasyn meletakkan buket itu di tangan Chelsea. Chelsea mengambilnya dan memeluknya.
Chasyn membuka penutup mata Chelsea. Chelsea pun membuka matanya, ia merasa aneh, namun juga senang.
"Ini … apa semua ini?" tanya Chelsea melihat sekeliling dengan lilin yang mengelilinginya dan taburan kelopak bunga di dalamnya.
Chasyn mengambil kotak hitam di dalam sakunya lalu membukanya, ia pun berlutut.
"Chelsea, selama ini kita sudah bersama, main bareng, jalan-jalan bareng. Kau ingatkan pernah mengatakan jika aku pacar mu saat di taman bermain itu, saat seorang anak yang di culik dan aku menyelamatkannya? Jadi … apakah kau mau membuatnya menjadi kenyataan? Meskipun saat ini aku mempunyai segalanya ada saat ini, bisa jadi suatu saat aku malah menjadi orang susah, maukah kau terima aku?" tanya Chasyn menyatakan cintanya.
Chelsea sangat terkejut dengan pernyataan cinta Chasyn.
"Aku …." Chelsea terdiam sejenak, ia harus menarik nafasnya dulu. Suasana menjadi tegang, termasuk Iyan, parabkoki dan para sekretaris.
"Aku terima," jawab Chelsea tersenyum.
Chasyn melompat kegirangan, ia memeluk Chelsea dengan erat.
"Terima kasih Chelsea, terima kasih sudah terima aku, aku pasti akan menjaga cinta ini," ucap Chasyn melepaskan pelukannya.
Iyan dan yang lain mereka menghidupakm kembang api sebagai perayaan malam hari jadi Chelsea dan Chasyn. Di langit penuh warna warni yang cantik. Chasyn mengengam erat tangan Chelsea.
__ADS_1
Chasyn meraih tangan Chelsea lalu memasukkan cincin itu di jari manis Chelsea.
"Ini kamu pakaikan juga di jariku," ucap Chasyn. Chelsea meraihnya lalu memakaikan cincin itu di tangan Chasyn.
"Selamat buat bos dan ibu negara," ucap Iyan betepuk tangan, yang lain juga ikut senang.
"Terima kasih," ucap Chelsea tersenyum.
"Ayo, saatnya kita makan-makan," ucap Iyan mengambil pemanggangan.
"Bocah ini, taunya makan saja," sungut Chasyn.
"Perut lebih penting," sahut Iyan, mereka pun menyediakan makanan lalu memanggang barbequenya hingga matang.
"Tidak tahu, biar aku coba telpon dia dulu," ucap Sekretaris Ananda. Ia mengambil ponselnya dan segera menelpon sekretaris Karisa.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
Nomor yang Anda tuju tidak menjawab panggilan Anda, cobalah beberapa saat lagi.
__ADS_1
"Tidak di angkat, coba aku telpon lagi," ucap Sekretaris Ananda mencoba menghubunginya lagi.
Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi.
"Ini aneh, tadi aktif, tapi nggak di jawab, tapi sekarang malah nggak aktif, kenapa dengan sekretaris Karissa?" tanya sekretaris Ananda heran. Ia pun mengirim pesan kotak suara.
"Sekretaris Karisa, jika nomormu aktif segera hubungi aku lagi ya, sekarang ada acara di villa Tuan."
Ting
"Eh di baca," ucap sekretaris Ananda dan ia langsung menghubungi Sekretaris Karisa.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
Nomor yang Anda tuju tidak bisa di hubungi, cobalah sesaat lagi.
"Tuan, tidak biasanya Sekretaris Karisa seperti ini, apa terjadi sesuatu? Atau dia sedang patah hati," tebak sekretaris Ananda.
"Ya sudah, jika seperti itu dia jangan di ganggu dulu, mungkin dia lagi menenangkan hatinya dulu," ucap Chasyn.
__ADS_1
Koki itu pun memanggang daging sapi sedangkan yang lain menyediakan minuman dan piring.