
"Beraninya kau membasmi kami! Aku akan membuatmu mati yang lebih mengenaskan!" ancam roh jahat itu tak terima.
"Kau adalah roh yang tidak berwujud, Bagaimana kau akan membunuhku?" tanya Chasyn.
"Pokoknya aku akan membunuhmu!" teriak roh jahat itu menggeliat-menggeliat ingin mendekati Chasyn.
"Beraninya kau roh jahat ingin membunuhku, baiklah, aku akan memulai pembasmiannya, jika ia di bersihkan berarti ia selamat, namun jika ia hangus terbakar berati ia adalah roh Jahan sesungguhnya," ucap Chasyn.
"Sebelum aku membasminya, aku harus membuat rumah ini terlihat dari luar tampak biasa agar para tetangga di sini tidak menyadari akan terjadi sesuatu di rumah ini," ucap Chasyn dalam hati.
Gunakan poin untuk membuat perlindungan
Memuat…
Loading…
Mulai…
10%…
20%…
__ADS_1
30% …
40% …
50% …
60% …
70% …
80% …
90% …
Selesai
Poin Anda di potong 100 poin
Poin [300]
Rumah itu pun tertutupi pelindung transparan agar para tetangga tidak terganggu dan tidak bisa melihat jika rumah itu ada roh jahat.
__ADS_1
Ia mengangkat tangannya ke atas, dari tangannya keluar petir, api dan listrik, cahaya sekitar di sana berubah mejadi merah, Chasyn menghempas kekuatannya ke arah para roh jahat itu.
Seketika para roh jahat itu berhamburan, bagi roh jahat yang masih menyimpan kebencian, api itu membakarnya perlahan sedangkan roh yang masih tersimpan kebaikan, tubuh mereka berubah menjadi manusia normal namun transparan dan naik ke langit.
Malam itu terjadi hiruk pikuk, para roh-roh itu berterbangan ke sana kemari, apa lagi Para roh jahat itu, api membakar mereka perlahan-lahan lagi mereka merasakan sakit yang luar biasa
Suara jeritan dari roh jahat itu memekakkan telinga dan itu ada ratusan roh jahat yang tidak bisa membersihkan dirinya dari kebencian sedangkan ada beberapa roh yang sudah dibersihkan dan Mereka pergi dengan tenang ke atas langit hanya tinggal para roh roh jahat itu menantikan kepergiannya untuk selama-lamanya
Tak berapa lama kemudian terbakar yang menyisakan debu-debu yang berterbangan
"Semua sudah selesai kalian keluarlah," ucap Chasyn.
Mereka pun keluar dan melihat banyak abu di halaman rumahnya Chasyn pun membuka pelindung rumah itu kembali.
"Aku merasakan udara yang sangat segar yang sudah lama tidak aku rasakan," ucap bapak itu. Ia langsung memegang tangan Chasyn.
"Tuan katakan bagaimana kami membalas kebaikan Anda," ucap bapak itu dengan mata berkaca-kaca.
"Tidak usah, aku tidak meminta apa pun, yang penting kalian semua sehat sekeluarga itu sudah cukup," ucap Chasyn.
"Tidak, kami tidak bisa, karena selama ini uang kami habis begitu saja untuk berobat namun tidak satupun orang yang berhasil ketika anda datang semuanya sudah terpecahkan ini mungkin penyelamat yang Tuhan kirimkan untuk kami kami harus baik-baik berterima kasih kepada Anda Tuan," ucap bapak itu.
__ADS_1
"Benar yang dikatakan Papa, Anda sudah membuat kami menjadi tenang, selama ini kami hidup di dalam kegelisahan di mana setiap malamnya kami harus terbangun karena khawatir, maka dari itu Anda sudah membuat kami hidup menjadi tenang kembali, katakan saja Anda minta apa pasti akan kami kabulkan," ucap menantunya berharap.
"Sudah aku katakan, aku tidak ingin apa-apa yang seperti kalian sebutkan aku yang dikirimkan Tuhan untuk menyelamatkan kalian jadi aku tidak menginginkan apapun," jawab Chasyn menolaknya.