SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 263


__ADS_3

Semuanya sudah dipersiapkan dan para sekretaris, Iyan dan koki itu juga bersembunyi di dalam villa mereka akan menghidupkan kembang api apabila nanti Chasyn diterima.


Lilin juga sudah dihidupkan, bunga-bunga bertebaran di halaman berbentuk love, lampu pun sudah dimatikan hanya diterangi oleh lilin yang mengelilingi tempat itu sangat indah, Chasyn ingin membuat malam yang spesial itu di hari yang istimewa.


Chasyn memegang erat cincin berlian yang ada di dalam kotak, iaa tersenyum melihat cincin itu.


Alam juga bersahabat malam itu tidak ada angin yang menghembus lilin untuk padam.


"Chelsea Aku harap kau menerima aku," ucap Chasyn tersenyum memandang langit yang penuh dengan bintang-bintang yang indah.


1 jam menunggu


"Ke mana Nona Chelsea kok belum datang juga apa bersiapnya lama sekali?" tanya salah satu koki itu.


2 jam menunggu namun Chelsea belum kunjung terlihat.

__ADS_1


3 jam menunggu.


Sekretaris dan para koki itu pun merasa kecapean Mereka pun keluar dari tempatnya.


"Tuan kami menunggu di sini saja dulu ya, nanti kalau mobil Nona Chelsea sudah terlihat kami akan buru-buru untuk bersembunyi," ucap sekretaris Kino.


"Baiklah dan tunggu saja di sini, aku akan memantau mobilnya," jawab Chasyn mengangguk.


Ini sudah tengah malam, para sekretaris, Iyan dan koki itu pun mulai mengantuk, akan tetapi Chasyn masih menunggunya.


"Mungkinkah kau yang akan memberiku kejutan?" tanya Chasyn dalam hati.


"Chelsea akan kah kau datang malam ini?" Aku akan menunggumu sampai pagi," ucap Chasyn yang masih berharap jika Chelsea akan datang.


Namun tetap saja tidak terlihat dan jam sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari.

__ADS_1


Para sekretaris, koki dan Iyan sudah tertidur pulas mereka tidak menyadari Jika Chasyn masih menunggu.


Chasyn duduk di tengah-tengah lilin yang sudah padam karena habis terbakar, tiba-tiba saja angin bertiup dan menerbangkan kelopak bunga yang tersusun rapi itu tadi malam semakin dingin membuat tubuh kedinginan.


"Chelsea akankah kau mengingkari janji, aku sudah sangat berharap kau datang tapi kenapa masih jam segini kau belum datang juga akan kah kau menunggu hingga pagi tiba?" tanya Chasyn menggenggam erat cincin itu, ia menundukkan kepala hampir saja rasanya ingin putus asa namun ia berharap dan sangat berharap dikasih akan datang.


Jam sudah menunjukkan pukul 04.00 dini hari, Chasyn masih saja duduk di sana tanpa bergerak, harapan itu rasanya tidak putus, ya terus menunggu dan terus menunggu.


"Ayolah Chelsea datanglah Aku masih menunggumu di sini tolong jangan buat aku kecewa," ucap Chasyn berharap.


Jam sudah menunjukkan pukul 05.00 pagi tetap saja Chelsea tidak datang.


Iyan pun terbangun ia mengucek matanya dan melihat Chasyn yang masih duduk di dalam lingkaran lilin yang sudah yang sudah meleleh itu lelehan itu sudah lama mengeras.


"Bos, Apa yang dia lakukan di situ? Berarti beneran Chelsea tidak datang?" tanya Iyan menebaknya.

__ADS_1


Iyan merasa sangat kasihan melihat Chasyn yang masih terduduk di sana, sedangkan subuh terasa dingin ia harus menunggunya sampai kedinginan.


"Sialan Chelsea itu, dia sudah membuat bos menunggu lama di sini dan kedinginan Aku akan memberinya pelajaran padanya nanti," ucap Iyan geram.


__ADS_2