
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Chasyn melihat lokasi perusahaannya.
"Arah kanan, di tengah kota, ikut saja jalan raya," ucap Chasyn.
"Oke bos," ucap Iyan. Ia pun melajukan mobilnya di jalanan.
Triring
Triring
Triring
"Halo," jawab Chasyn.
"Tuan, perusahaan GT sudah saya masukkan ke dalam kompetisi, dan kemungkinan surat kontrak itu akan selesai besok dan akan di kirim keesokkan harinya," ucap Karisa.
"Oh tidak masalah, kapan kamu selesainya, tidak usah terburu-buru, jika mereka mau bekerja sama mereka pasti akan menunggu, dan juga perusahaan ku juga tidak terlalu peduli dengan kerja sama itu," ucap Chasyn.
"Baik Tuan," jawab Karisa. Chasyn memutuskan panggilannya dan menelpon Kino.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
"Halo Tuan," jawab Kino.
"Kamu masukkan perusahaan CV grub ke kompetisi," ucap Chasyn.
"Baik Tuan, saya akan mencari tahu tentang kompetisi itu," jawab Kino.
"Jika kamu tidak tahu masalah ini, kamu bisa tanyakan pada Karisa, dia sekretaris GT Grub, aku akan mengirim nomornya padamu, bekerja samalah kalian," ucap Chasyn.
"Baik Tuan, terima kasih," ucap Kino.
__ADS_1
Chasyn mengirimkan nomor Karisa pada Kino. "Hm… apa mereka ini berjodoh kali ya, nama awalnya sama-sama K, dan kerjanya sama-sama jadi sekretaris," ucap Chasyn tersenyum.
"Kalo aku bos," sahut Iyan.
"Jomblo ngenes seumur hidup," jawab Chasyn.
"Tega banget sih bos," ucap Iyan manyun.
"Kamu cari sendirilah biar nggak jones," ucap Chasyn.
"Siapa?" tanya Iyan berpikir.
"Amara atau Emile," jawab Chasyn.
"Eh, sekretaris Karisa cantik juga," ucap Iyan menyengir.
"Dia sudah punya jodoh," jawab Chasyn.
"Siapa?"
"Kino," jawab Chasyn datar.
"Udah nyetir yang benar," ucap Chasyn.
"Siap bos," jawab Iyan kembali fokus. Chasyn mengirim pesan pada Karisa.
"Karisa, aku mengirim nomormu pada Kino, sekretaris perusahaan CV grub untuk membahas masalah kompetisi itu, jika ada yang tidak ia mengerti bantulah dia, dan jika kamu tidak mengerti bertanya padanya atau padaku." [Chasyn]
"Baik Tuan, aku akan bekerja keras." [Karisa]
"He-he-he, tidak perlu memaksa diri, jaga kesehatan mu juga." [Chasyn]
"Terima kasih Tuan atas perhatiannya." [Karisa]
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di perusahaannya, tapi yang membanggongkan tempat itu sepi, namun 2 karyawan yang bertugas di sana.
Chasyn masuk keluar dari mobilnya dengan dahi yang mengkerut. "Pada kemana mereka semua? Tidak ada yang menyambut ku kah?" tanya Chasyn.
"Benar, kok sepi, apa perusahaan ini memang sepi dari karyawan?" tanya Iyan.
__ADS_1
"Selamat datang Tuan, ada yang bisa kami bantu?" tanya karyawan itu.
"Di mana sekretaris Ananda?" tanya Chasyn.
"Mereka... mereka di atas," jawab mereka tampak gugup.
"Apa terjadi sesuatu?" tanya Chasyn.
"Masalah itu, kami tidak bisa beri tahu kepada orang luar," jawab mereka saling berpandangan.
"Aku ada CEO baru di sini, namaku Chasyn, katakan apa sebenarnya terjadi?" tanya Chasyn.
"Maafkan kami Tuan tidak mengenal Anda, syukurlah Anda datang Tuan, Sekretaris Ananda sedang di sekap di sebuah ruangan oleh pemegang saham yang lain. Tolong bantu sekretaris Ananda," ucap karyawan itu memohon.
"Tunjukkan tempatnya," ucap Chasyn.
"Baim Tuan," angguk sekretaris itu dan mereka pun pergi menuju ruangan tersebut.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Ding Ding
Visi baru
Sekretaris sedang di lecehkan oleh para pemegang saham mata keranjang
Misi
Selamatkan Sekretaris Ananda.
Status Visi dan Misi: Sedang berlangsung
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1