SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 72


__ADS_3

Chasyn membalas jabatan tangan Amara sambil menatapnya kasihan. "Pipi kamu baik-baik saja kan?" tanya Chasyn.


"Pedar tau," ucap Amara.


"Ha-ha-ha, sudah sadarkan?" tanya Iyan tertawa.


"Diam Kamu!" sergah Amara manyun.


"Ya udah nanti kita mampir ke warung buat beli batu es," ucap Chasyn.


"Tuan, silakan di tdd," ucap kasir itu membawa surat-surat mobilnya.


"Oh baiklah," angguk Chasyn berdiri dan mendekati meja kasir itu lalu menanda tanganinya.


"Terima kasih Tuan, ini kunci mobilnya," ucap pegawai itu menyerahkan 2 buah kunci. Chasyn mengambilnya namun si tahan oleh kasir itu.


"Tunggu sebentar… bukannya tadi Anda yang ada di tv?" tanya kasir itu memastikan.


"Ehem… bukan," ujar Chasyn menggeleng, jika ketahuan pasti akan sangat lama.


"Benar, Anda orangnya pemuda sukses itu kan? Tunggu sebentar Tuan, aku mau foto bareng dulu dengan Anda, siapa yang melewatkan berfoto bareng dengan pemuda yang sedang Viral," ucap kasir itu menyimpan kembali kunci mobilnya di dalam saku bajunya. Wanita itu lari kecil dan mendekati Chasyn lalu membetulkan kamera di tongsisnya.


1


2


3

__ADS_1


ciss


Ckrek!


Ckrek !


"Terima kasih Tuan," ucap kasir itu menundukkan kepalanya dan kembali ke meja kasirnya.


"Ada apa lagi Tuan?" tanya kasir itu senyaman senyum.


"Kunci mobilnya," ucap Chasyn manyun.


"Kunci mobil? Oh iya ya, aku letakkan di mana tadi ya?" tanya kasir itu melupakannya.


"Di saku mu," ucap Chasyn manyun.


Chasyn menerimanya dan berhenti di depan teman-temannya. "Jadi kalian ingin nyetir sendiri atau satu mobil?" tanya Chasyn.


"Satu mobil aja, lagian kamu mana bisa bawa mobil dan nggak punya SIM juga," ucap Amara.


"Baiklah jika begitu, kalian tunggu sebentar," ucap Chasyn kembali ke meja kasir.


"Ada apa Tuan kembali?" tanya Kasir itu tersenyum manis.


"Saya ingin minta antarkan 2 mobil ini tolong antarkan ke rumah saya," pinta Chasyn.


"Bisa Tuan, bentar ya saya panggilkan pegawai yang lain," ucap kasir itu menelpon pegawai yang sedang bertugas hari itu.

__ADS_1


Tak lama kemudian, 2 orang pegawai pria datang.


"Mana mobilnya Tuan yang ingin kami antar?" tanya pegawai itu.


"2 mobil itu," tunjuk Chasyn ke arah mobil sportnya dan mobil barunya.


"Alamatnya Tuan," ucap Pegawai itu.


"Berikan aku nomor WA mu," pinta Chasyn. Pegawai itu memberikan nomor ponselnya dan Chasyn mencatatnya lalu mengirim lokasi rumahnya beserta rute jalan dari show room ke depan rumahnya langsung agar mereka tak sesat.


"Baik Tuan, akan kami antarkan, tapi maaf Tuan, mungkin mobil yang baru Anda belikan bisa kami antar, tapi mobil yang tidak Anda belikan dari tempat ini tidak bisa kami antar karena bukan dari tempat ini," ucap pegawai itu.


Chasyn membuka dompetnya lalu menyerahkan beberapa lembar uang. "Ini uang minyaknya," ucap Chasyn.


"Terima kasih Tuan," ucap pegawai itu tersenyum dan menundukkan kepala memberi hormat dan mereka pun pergi menuju mobil Chasyn.


"Hm… Ada maunya," ucap Iyan manyun.


"Ya udah, ayo kita pergi," ajak Chasyn. Mereka pun pergi meninggalkan showroom tersebut dan menuju mobilnya.


"Ini mobil kamu, kamu yang bawa," ucap Chasyn melemparkan kunci mobil kepada Iyan.


"Thanks you," ucap Iyan menerima kunci mobilnya.


Bersambung


jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2