SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 68


__ADS_3

"He-he-he, siapa tau begitu, kamu yang perkasa begini, siapa yang nolak," ucap Dona mencolek dada Chasyn dan berlalu meninggalkan Chasyn.


"Gadis ini," ucap Chasyn tersenyum. Chasyn menikmati makan kue dan minuman jus jeruk sampai perutnya kekenyangan. Chasyn duduk di sofa hotel itu sambil memainkan ponselnya.


"Hay!" sapa seorang wanita yang berdiri di depan Chasyn. Chasyn mendongakkan kepalanya melihat ke arah pemilik suara tersebut.


"Juga," jawab Chasyn memberhentikan main ponselnya.


"Perkenalkan, namaku Lucy, nama kamu siapa?" tanya wanita yang mengaku namanya Lucy mengulurkan tangannya.


"Chasyn," jawab Chasyn membalas jabatan tangan wanita itu.


"Nama yang unik, kamu juga tampan. Oh ya kenapa kamu menggunakan jaket dan tidak jas?" tanya wanita itu sok akrab.


"Oh, aku ke sini juga mendadak di bawa oleh seseorang," jawab Chasyn.


"Oh, kamu tinggal di mana?" tanya Lucy mendekati Chasyn.


"Hm…" Chasyn merasa tidak nyaman.


"Halo… dia ini gebetan saya ya, kamu lebih baik cari mangsa yang lain," ucap Dona yang tiba-tiba datang dan duduk di samping Chasyn.


"Heh! Emangnya di siapanya kamu?" tanya Lucy.


"Kan sudah aku bilang, dia ini gebetanku," tukas Dona merangkul tangan Chasyn.


"Cuma gebetan, bukan suami juga, bahkan suami juga bisa di ambil," ucap Lucy manyun.

__ADS_1


"Kamu ya punya bakat juga jadi pelakor," ucap Dona kesal.


"Lalu kenapa? Kamu nggak suka? Emang aku peduli," ucap Lucy nyinyir sambil melipat tangannya.


"Kamu ya, bener-bener…" Dona mengangkat tangannya ingin memukul Lucy namun di tahan oleh Chasyn.


"Ups… jangan Dona, jika kamu melakukannya reputasi mu akan hancur," ucap Chasyn menenangkan Dona.


"Dia itu benar-benar membuat ku kesal," ucap Dona.


"Hm maaf Lucy, sepertinya kalian lebih baik tidak bertemu atau akan terjadi pertengkaran, bolehkah kamu pergi?" pinta Chasyn.


"Awalnya kan aku yang pertama datang ke sini, kenapa aku yang di usir?" tanya Lucy.


"Aduduh… mohon pengertiannya ya, di ramai tamu, jangan mempermalukan diri kalian," ucap Chasyn mengingatkan.


"Jadi kamu bilang aku orang jahat, sangat menyebalkan," teriak Dona.


"Ssssstttttt… udah donk, malu di lihat orang," bisik Chasyn.


Beberapa menit kemudian Grizzly masuk ke dalam ruangan dan langsung menghampiri Chasyn dan Dona.


"Ada apa ini?" tanya Grizzly mengangkat alisnya karena melihat wajah Dona yang kesal.


"Gadis menyebalkan itu benar-benar membuatku kesal," ucap Dona manyun.


Grizzly melihat ke arah Lucy yang sedang menggoda pria lain. "Udah, ayo nikmati saja pestanya," ucap Grizzly menggandeng tangan Dona.

__ADS_1


xxx


Acara pun selesai.


"Ayo pulang," ajak Grizzly yang masih tertawa karena keasyikan mengobrol dengan teman-temannya tadi.


"Ya sudah, besok aku juga ada acara," ucap Chasyn melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 02:00 malam.


"Anak muda yang sok sibuk," ucap Grizzly yang terlebih dahulu menuju parkiran mobil.


Chasyn masuk ke dalam mobilnya dan Grizzly sudah ada di dalamnya. Chasyn pun langsung melajukan mobilnya.


"Di mana rumahmu?" tanya Chasyn.


"Jalan pos blok B nomor 10," jawab Grizzly.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn melihat di layar monitornya dan rute perjalanan menuju ke rumah Grizzly.


"Hm, 11 kilo dari sini," ucap Chasyn.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2