SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 225


__ADS_3

"Bukan apa-apa doakan saja aku pulang dengan selamat ya," ucap pria itu mencium kening istrinya Ia pun pergi masuk ke dalam mobil Mereka pun pergi meninggalkan rumah itu.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya sang istri kaget tambah khawatir.


Mereka pun melaju sampailah mereka di rumah Rendy.


Tok!


Tok!


Tok!


"Permisi, apa ada orang di dalam?" tanya Dodo.


Namun rumah itu tampak kosong. "Sepertinya tidak ada orang di dalam," ucap Dodo.


"Apa sebaik di telpon saja," saran Jio.


"Iya," jawab Dodo setuju mengambil ponselnya lalu menelponnya.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


Nomor yang Anda tuju tidak menjawab panggilan Anda.


Jio menelponnya lagi.

__ADS_1


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo, ada apa Jio?" tanya Rendy setelah mengangkat panggilannya.


"Kamu di mana?" tanya Jio.


"Aku sekarang sedang ngurus proyek, ini lagi di lapangan, ada apa?" tanya Rendy.


"Kamu ingatkan masalah kejadian di SMA dulu?" tanya Jio.


"Masalah apa? Entahlah, aku tidak ingat," ucap Rendy.


"Masalah di SMA waktu di toilet," ucap Jio berusaha mengingatkan.


"Waktu kita melecehkan seorang wanita itu," ucap Jio berusaha mengingatkan kembali.


"Oo, masalah itu, kenapa?" tanya Rendy.


"Dia datang meminta pertanggung jawaban dari kita, jadi ayo ikut kita untuk meminta maaf padanya," ajak Jio.


"Maaf ya, aku nggak bisa ikut, aku sedang sibuk, kalian saja meminta maaf, ini saja aku menjauh dari mereka, maaf ya aku nggak bisa ikut," ucap Rendy.


Terdengar suara seseorang memanggil Rendy.


"Ya udah dulu ya, nanti aku ke rumahmu setelah ini selesai," ucap Rendy memutuskan panggilannya.

__ADS_1


"Bagaimana?" tanya Dodo.


Jio mengangkat bahunya. "Dia sedang sibuk sekarang, sedang tidak bisa di ganggu," jawab Jio.


"Ya sudah, ayo kita ke rumah Kiko," ajak Dodo. Mereka pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah Kiko.


"Sepertinya Kiko ada di rumah," ucap Jio karena rumahnya terbuka.


Mereka pun menuju rumah Kiko.


Tok!


Tok!


Tok!


"Kiko! Kiko!" panggil Dodo. Seseorang keluar dari kamarnya.


"Eh kalian? Ada apa?" tanya Kiko.


"Kami datang ke sini karena ingin mengajak kamu pergi ke sekolah SMA tempat kita dulu, kamu masih ingatkan kejadian Waktu di toilet?" tanya Dodo.


"Ingat, ingat, ingat, sampai-sampai aku hampir setiap malam memimpikannya, untung kalian datang, aku benar-benar tidak tahu bagaimana aku bisa menghilangkan mimpi buruk ini, tolong aku donk Dodo, Jio," ucap Kiko ketakutan sambil memohon menggoyang-goyangkan tubuh Dodo.


"Kamu memimpikan seperti apa?" tanya Dodo.


"Dia … dia datang ke dalam mimpiku, dia datang terus menerus meskipun cuma numpang lewat, itu tetap saja menakutkan, aku harus bagaimana untuk menghilangkannya, aku sudah datang ke psikiater namun dia bilang itu adalah alami bukan di buat-buat olehku, aku berharap jika itu adalah sesuatu yang aku buat-buat dan psikologis bisa membantuku untuk menghilangkannya, tapi itu tidak, jadi apa yang harus aku lakukan?" tanya Kiko berharap ada jalan keluarnya.


"Kenapa kamu tidak datang ke rumah kami, jika seperti ini mungkin masalah ini pasti akan cepat selesai," ucap Jio.

__ADS_1


"Aku … aku tidak ingin jika kalian mengingat masalah ini, aku pikir kalian sudah melupakan nya dan tidak ingin mengingatnya kembali, makanya aku tidak berani datang meminta bantuan dari kalian," ucap Kiko dengan wajah yang memelas.


__ADS_2