
Api berangsur-angsur padam, dengan segala upaya yang di lakukan oleh para warga.
Chasyn mendekati mobil itu dan melihat ke dalam.
"Aku akan menelpon Ambulan dan polisi," ucap salah satu warga itu.
"Tidak perlu telpon ambulan, cukup telpon polisi saja," ucap Chasyn.
"Kenapa?" tanya warga itu heran.
"Percuma saja, karena di mobil ini dari awalnya memang tidak ada orang, jika terbakar seperti tadi setidaknya ada menyisakan tubuh manusia, tapi di sini kosong," jawab Chasyn.
"Benarkah? Tidak mungkin kan mobil bisa mengemudi sendiri kan? Apa mungkin mobil ini di berikan peledak. Jangan-jangan ini perbuatan ter*ris," tebak warga itu.
"Hm … entahlah, dan tidak tau kenapa malah meledak di samping mobil ku, apa semua ini? Apa ada seseorang yang ingin membunuhku?" tanya Chasyn berpikir.
"Benarkah? Jika seperti itu, Anda harus di kawal oleh polisi," ucap warga itu dengan polosnya.
__ADS_1
"Kita tunggu saja polisi datang," ucap Chasyn. Menjelang polisi datang, Chasyn memeriksanya mobil itu, berharap jika ia menemukan sesuatu. Di sana sama sekali tidak ada petunjuk, menang di pedal gas mobilnya di tekan dengan batu bata agar bisa bergerak, mungkin kalau bom bisa di kendalikan jarak jauh, tapi mobil kenapa bisa? Mungkinkah mereka sudah memperhatikan saat ia mulai keluar dari sekolah?
Dan tak lama kemudian, beberapa mobil polisi datang dengan sirinai yang lumayan kuat.
Mobil itu mendekat ke tempat kejadian dan terlihat orang yang Chasyn kenal, dia adalah Grizzly.
"Chasyn," lirih Grizzly heran, karena Chasyn berada di sana.
"Grizzly, sepertinya kamu ini ada di mana ya," ucap Chasyn menyengir.
"Tentu saja, ini kan pekerjaan ku," ucap Grizzly maju ke depan dan memeriksa mobil itu.
"Tidak ada," jawab Chasyn.
"Ha? Masa tidak ada? Nggak mungkin ini mobil mengemudi sendiri kan," ucap Grizzly tak percaya.
"Iya buk polisi, di dalam mobil memang tidak ada orang, saya tidak melihat ada orang yang keluar dari sini, saat mobil ini berhasil di padamkan tapi tidak ada orangnya, tadi saya mau telpon ambulan juga, akan tetapi di larang Tuan ini bahwa di dalam mobil tidak ada siapa-siapa," ucap warga itu.
__ADS_1
"Ini sangat Aneh, apa maksud mereka melakukan ini? Apa mereka ingin menentang polisi, mereka pikir bisa berbuat seenaknya, ya sudah, masalah ini aku dan petugas yang lain akan menyelidikinya baik-baik," ucap Grizzly.
"Oke baiklah, kalau begitu, aku pergi dulu, aku mau ke perusahaan, selidiki baik-baik ya," ucap Chasyn sambil menyengir.
"Ya ya, kamu pergilah," ucap Grizzly manyun.
"Ah, sial! Mobil mahal ku malah hancur begitu saja! Grizzly, bisakah aku minta bantuan mu?" tanya Chasyn tersenyum lebar.
"Apa'an?" tanya Grizzly.
"Tolong antarkan aku dan Iyan ke perusahaan donk," pinta Chasyn.
"Tumben, mobil kamu mana?" tanya Grizzly menekuk alisnya. Orang kaya nggak mungkin menumpang kan?
"Itu kamu lihat mobilku hancur begitu gara mobil ini, bagaimana bisa di setir lagi, untung saja kamu selamat," ucap Chasyn menunjuk arah mobilnya yang bonyok di atas.
"Hm … mobil kamu yang malah kena?" tanya Grizzly melihat ke arah Chasyn. Ia merasa aneh dengan semua hal ini.
__ADS_1
"Apa mungkin, mereka mengincar kamu?" tanya Grizzly menatap Chasyn serius.