SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 205


__ADS_3

"Tidak masalah aku datang ke sini menghabiskan bahan bakar mobilku asal aku tau tujuan kamu menangkap ku," ucap Chasyn berjalan mendekati pria itu.


"Alasanku? Baiklah, aku aku akan memberi tahu mu agar saat mati nanti kamu tidak penasaran," ucap Pria itu juga mendekati Chasyn dan mereka saling bertatapan satu sama lain.


"Alasanku adalah… seharusnya aku menjadi pemenang dalam kompetisi itu, bukan kamu, aku yang seharusnya yang maju ke ajang internasional, jika kamu mati maka tidak ada yang bisa memimpin perusahaan itu lagi dan akulah menjadi pemenangnya," ucap pria itu menyengir.


"Ha-ha-ha, sepertinya kau sangat yakin, tapi bagaimana jika aku tidak mati, apa yang akan kami lakukan?" tanya Chasyn mendongakkan kepala menatap Pria itu.


"Memangnya bisa kamu lolos dari pengawal ku?" tanya Pria itu.


"Kau tidak mengenalku cukup jauh sebelum ingin menghabisi ku, seharusnya kau cari tau dulu siapa aku dan baru kau bertindak, jika kau bertindak seperti ini maka aku tidak yakin kau bisa membunuhku," ucap Chasyn.


Pria itu balik badan dan mengangkat tangannya.


Para pengawalnya itu menodongkan senjata api itu ke arah Chasyn.


"Jadi aku punya pilihan untukmu, lepaskan pemenang itu dan katakan jika kau mundur atau aku benar-benar membunuhmu," ancam pria itu.


"Ha-ha-ha, kau sungguh percaya diri, aku tidak akan melepaskan itu," ucap Chasyn tertawa.


"Kalau begitu, tembak dia!" perintah pria itu.


Dor!


Dor!


Dor!

__ADS_1


Hujan peluru pun mengarah ke arah Chasyn, Chasyn pun terjatuh dan tumbang ke tanah.


"Ha-ha-ha, sangat mudah, dia hanyalah serangga kecil yang berani datang ke markas ku, cepat buang dia ke lubang buaya," ucap pria itu menyengir.


"Ha-ha-ha, aku tadi hanya bermain, apa permainan seru?" tanya Chasyn yang tiba-tiba bangun.


Pria itu terkejut dan berbalik badan melihat Chasyn berdiri dengan gagah meskipun bajunya bolong-bolong akibat peluru itu.


"Cepat tembak dia lagi!" perintah Pria itu panik.


Dor!


Dor!


Dor!


"Apa yang terjadi? Kenapa dia tidak mempan dengan peluru itu?" tanya pria itu sangat terkejut.


"Cepat kalian lempar bom!" perintah pria itu.


"Baik Tuan," angguk mereka.


Mereka pun melempar beberapa bom ke arah Chasyn.


"Astaga! Mereka dari mana dapat senjata api dan bom ini? Apa mereka juga mafia?" tanya Chasyn.


Duaaaarrrrrrrrr!

__ADS_1


Duaaaarrrrrrrrr!


Duuuaaaaaarrrrr!


"Aku harap kau mati, jika tidak aku akan menghabisi semua orang terdekatmu," ucap Pria itu.


Namun saat asap itu terbang di bawa angin, Chasyn tetap berdiri gagah, meskipun bajunya sudah robek dan celananya tinggal setengah, ia tetap tidak kenapa-napa.


"Kau tidak mati juga ya, sangat hebat, sungguh hebat," ucap pria itu turun dari tangga.


"Apa sudah selesai? Jika belum keluarkan semua yang ada," ucap Chasyn.


Pria itu meng-kode beberapa orang untuk pergi.


"Setelah apa yang sudah kau lakukan padaku saat ini aku tidak akan membiarkan kalian semua untuk pergi!" teriak Chasyn.


Ia menundukkan tubuhnya ke tanah dan meletakkan kedua tangannya ke tanah.


"Gunakan kekuatan api dan listrik!" teriak Chasyn.


Dari tangannya mengeluarkan aliran listrik dan kobaran api menyengat pria dan anak buahnya itu.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen hadiah dan iklan


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2