
Mereka pun langsung keluar dan menuju ruang tengah. Mereka sangat terkejut karen ada seorang pria yang berlutut di samping meja tempat mereka makan.
"Chasyn, siapa dia?" tanya Grizzly.
"Kau tanyakan saja sepuas, atau jika dia tidak menjawab maka pukul saja," ucap Chasyn yang terlebih dahulu duduk di sofa dan melanjutkan makanan yang sempat terhenti barusan.
"Kamu siapa?" tanya Grizzly.
"Bukan urusanmu tau siapa aku," ucap pria itu menatap Grizzly tajam.
"Aku polisi, lebih baik kamu katakan, atau kau tidak akan bisa menghirup udara segar lagi," ucap Grizzly menunjukkan kartu pengenalnya.
"Katakan siapa?" ulang Grizzly.
"Aku tidak akan mengatakannya," jawab Pri itu tegas.
Bukk!
Sebuah tamparan keras mendarat di wajah pria itu.
"Aaaaahhhh!" teriak pria itu menundukkan kepalanya, rasanya sangat pedar dan panas.
"Katakan selagi aku berbaik hati sendirian yang mengintrogasi mu atau komandanku tidak akan melepaskan mu begitu saja," ucap Grizzly.
"Aku tidak akan memberi tahunya," ucap pria itu bersekikih.
[Klik di sini untuk membuka]
__ADS_1
Klik.
Chasyn membuka data pria itu lalu membacanya.
"Nama kamu adalah Maman kan? Kau punya seorang ibu di kampung dan juga dua orang adik perempuan, mungkin jika kau yang mati itu tidak masalah, tapi jika mereka terancam kau pasti tidak mau itu terjadi kan? lebih baik kau mengatakan tujuan mu ingin menculik Chelsea," ucap Chasyn.
"Apa? Dia ingin menculik ku?" tanya Chelsea terbelalak.
"Oh ternyata kau datang untuk menculiknya? Apa yang kau mau darinya?" tanya Grizzly menarik kerah baju pria itu.
"Aku… aku bekerja untuk seseorang," ucap pria itu menundukkan kepalanya.
"Siapa?" tanya Grizzly.
"Dia… dia bisa besar, dan aku belum pernah melihatnya, pekerjaan ini di suruh oleh atasanku atas perintah bos besar, kami hanya tau dia bos besar, nama dan rupa orangnya aku tidak pernah melihatnya. Jika pekerjaan selesai aku akan mendapat bayarannya, itu saja," ucap pria itu.
"Aku tidak bisa memberi tahu namanya, karena mereka pasti akan melukai keluargaku," ucap Maman.
"Jika kau mengatakannya maka para kepolisian akan menjaga keselamatan keluargamu," ucap Grizzly.
"Mereka punya 1000 cara untuk menghancurkan seseorang meskipun mereka di jaga oleh polisi. Aku tidak bisa membiarkan mereka melukai keluargaku," ucap Maman.
"Katakan saja siapa namanya, aku akan membereskannya," ucap Chasyn.
"Meskipun kamu kuat, kamu hanya bisa menghancurkan para bawahannya saja, tapi kami tidak bisa menghancurkan bos besar karena mereka sangat misterius sedangkan kami bawahannya saja tidak tahu seperti apa orangnya," Jawab Maman.
"Alasan dia mengincar Chelsea apa?" tanya Grizzly.
__ADS_1
"Tidak tahu, kami hanya di tugaskan saja, tidak tahu alasannya," jawab Maman menggeleng.
"Begini, aku akan melepaskan mu dan akan menjaga keluarga mu dari mereka, tapi tentu saja ini ada Syaratnya," ucap Chasyn membuat pilihan.
"Percuma, jika kalian menjaga keluargaku dengan di jaga oleh polisi itu malah memperburuk keadaan, mereka pasti berpikir jika aku sudah memberi tahunya," ujar Maman menggeleng.
"Tidak, yang akan menjaga keluarga mu bukan polisi, aku punya caraku sendiri untuk menjaga keluarga mu, dan keluarga mu bisa beraktivitas seperti biasanya tanpa ketahuan jika kau yang memberi tahu kepada kami," ucap Chasyn.
"Apa kau yakin bisa menjaga keluargaku dengan selamat tanpa di sentuh oleh mereka?" tanya Maman.
"Ya, aku pastikan mereka tidak akan di lukai oleh mereka," ucap Chasyn yakin.
"Baiklah, jadi apa yang harus aku lakukan?" tanya Maman.
"Jadi mata-mata," jawab Chasyn.
"Apa! Tapi… aku tidak yakin bisa bekerja dengan baik, bagaimana jika aku gagal, mereka pasti akan membunuh keluargaku, aku tidak masalah jika aku kehilangan nyawaku, tapi keluargaku yang tidak tahu apa-apa itu ikut menjadi korban," ucap Maman menundukkan kepala.
"Seharusnya kau mengikuti mereka kau sudah tahu konsekuensinya, tapi tidak apa-apa, keluargamu akan tetap aman," ucap Chasyn.
"Baiklah, aku setuju," jawab Maman mengangguk.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1