SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 154


__ADS_3

Iyan dan kedua koki itu pun pergi naik mobil meninggalkan rumah Chasyn.


"Aku harus pergi ke kapal pesiar ku untuk melihat bentuk dan persiapan kapal ku," ucap Chasyn masuk kembali ke kamarnya dan berganti pakaian lalu ia pun keluar dari rumahnya.


Chasyn mengunci rumahnya dan masuk ke dalam mobil


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn mengambil sejumlah uang dari Systemnya dan memasukkan ke dalam dompetnya. Chasyn juga melihat lokasi kapal pesiarnya berada di pelabuhan mana, terlihat di Titik merah untuk menandai lokasinya.


"Oh di sana ya, untungnya tidak jauh," ucap Chasyn dan kemudian ia pun melajukan mobilnya.


Perjalanan yang hanya beberapa menit itu dan akhirnya ia pun sampai di tempat tujuannya.


"Hm… wah, itu adalah kapal pesiar ku? Tidak menyangka itu sangat besar dan sangat mewah," ucap Chasyn terkagum-kagum. Orang-orang yang melihatnya juga terkagum.


"Siapa pemilik kapal pesiar ini? Sepertinya ini milik pribadi," ucap orang-orang yang melihat ke arah kapalnya.


Chasyn pun menaiki kapal itu.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn mengambil kunci kapal pesiar dari Systemnya. Lalu membukanya.


"Ini sangat besar, bahkan kapal ini lebih mahal dari rumahku, aku sangat ingin punya rumah di pantai dan setiap pagi melihat kapal pesiar ini," ucap Chasyn.

__ADS_1


Chasyn memeriksa seluruh kapalnya, di sana ada rumah tamu, ada ruang meeting, kamar yang mewah seperti hotel dan dapur yang nyaman.


Chasyn mengirimkan lokasinya terkini kepada Iyan, agar Iyan langsung datang nantinya.


"Hm… sepertinya aku harus menambahkan lampu-lampu untuk menambah suasana semakin indah," ucap Chasyn kembali ke luar dan membeli lampu kelap kelip di warung-warung yang berjejer di pelabuhan itu.


"Buk apa ada jual lampu kelap-kelip?" tanya Chasyn kepada penjual lampu-lampu di sana.


"Oh ada, mau yang seperti apa?" ucap penjual itu menunjukkan berbagai lampu.


"Yang ini saja pak, saya mau 3 gulung lampu kelap kelipnya," ucap Chasyn.


"Oh baiklah." bapak itu mengambil 3 kotak yang berisi lampu lalu memasukkan ke dalam plastik besar.


"Ini lampunya," ucap bapak itu meletakkan di atas meja di depan Chasyn.


"Berapa pak?" tanya Chasyn mengeluarkan dompetnya.


Chasyn mengambil uangnya dan menyerahakan kepada bapak itu.


"Ini uangnya, terima kasih pak," ucap Chasyn mengambil barang di atas meja dan kemudian ia pun pergi berlari ke kapalnya.


Ding Ding


Hadiah Anda di potong 300.000


Sisa hadiah Anda 3.599.700.000


Chasyn kembali masuk ke kapal pesiarnya.

__ADS_1


"Hay robot-robot, bantu aku memasangkan lampu ini," pinta Chasyn.


Ckkiiittt!


Ckkiiittt!


[Begitulah kira-kira bunyi robotnya jika menggerakkan bagian tubuhnya]


Kedua robot itu memasangkan lampu-lampu itu membuat suana tempat mereka makan malam menjadi indah.


"Mari kita hidupkan," ucap Chasyn.


Ckkiiittt!


Ctek!


Lampu itu hidup dengan warna warninya. "Wah… ini sangat indah, terima kasih para robot," ucap Chasyn.


Ckkiiittt!


Robot itu menundukkan kepala.


"Hm… robot ini mengerti apa yang aku katakan, sepertinya sudah terprogram dengan bagus, tapi sayangnya dia tidak bisa bicara," ucap Chasyn.


Chasyn pun masuk ke dalam kamar kapal itu dan merebahkan dirinya.


"Tidak tahu apa Iyan sudah selesai berbelanja atau belum," ucap Chasyn meletakkan tangannya di bawah kepala sambil melihat langit-langit.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2