SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 217


__ADS_3

"Baiklah dia adalah calon suamiku, apa kau puas," ucap wanita itu membelalakkan matanya.


"Ayo kita pergi," ajak wanita itu kepada pria yang sedang duduk di kursi itu. Mereka pun beranjak dari kursi itu dan pergi keluar dari Cafe.


Pria itu menatap ke arah wanita itu sambil menggeram. Pria itu berjalan ingin mendekati wanita itu seperti sedang merencanakan sesuatu.


Chasyn berdiri lalu mendekati dan memegang tangan pria itu.


"Kau sebaiknya tidak melakukan hal yang berbahaya," ingat Chasyn.


"Pria itu melihat ke arah Chasyn lalu menghempaskan tangannya. Ia pun pergi dari kafe itu.


Cho kembali ke kursinya dan kembali melahap makanannya.


"Kenapa dengannya," tanya Chelsea.


"Dari matanya aku melihat jika dia ingin melakukan sesuatu, mungkin semacam balas dendam," ucap Chasyn.


"Ku rasa memang dia ingin balas dendam, apa lagi dia pasti tak terima jika Wanita itu sudah punya calon suami," ucap Chelsea.


"Semoga saja dia memberhentikan niat buruknya," harap Chasyn. Mereka pun kembali menyantap makanannya.


"Habis ini kamu mau ke mana?" tanya Chasyn


"Ke mana aja, muter-muter kota juga nggak apa-apa," jawab Chelsea.


"Oke baiklah jika kamu pengen sesuatu nanti katakan saja," ujar Chasyn.


"Iya," angguk Chelsea.


Chasyn memanggil pegawai yang sedang lewat. "Mbak aku mau bayar bill-nya," panggil Chasyn.


"Sebentar ya," ucap pegawai itu mengambil kalkulator dan kemudian ia menuju meja Chasyn.

__ADS_1


Pegawai itu melihat makanan yang ada di meja, lalu menghitungnya. "Semuanya jadi sejuta tiga ratus ribu ya," ucap pegawai itu.


Chasyn mengeluarkan kartu atm-nya lalu menggesek di mesin pembayaran.


Ding ding


Pembayaran selesai ✔️


Hadiah Anda dipotong 1.900.000


Sisa hadiah Anda 9.290.000.000


"Terima kasih silakan datang kembali," ucap pegawai itu ramah.


Chasyn dan Chelsea keluar dari Cafe itu dan mereka masuk ke dalam mobil.


Chasyn pun mulai melanjutkan perjalanannya dengan melajukan mobilnya di jalanan.


"Besok kamu sekolah?" tanya Chasyn.


"Mungkin? Tapi aku takut dikejar-kejar oleh fans fanatik itu," ucap Chasyn mengangkat alisnya.


"Ha-ha-ha, kamu terlalu terkenal sih," ucap Chelsea tertawanya renyah.


"Tawamu sungguh sangat enak didengar ya," goda Chasyn.


"Kau jangan memujiku seperti itu, aku kan jadi malu," ucap Chelsea tersenyum.


Baru saja beberapa meter perjalanan.


Klik di sini untuk membuka


Klik

__ADS_1


ding ding


Visi baru


Seorang wanita sedang dibuntuti oleh mantannya


Misi


Selamatkan wanita itu


Status visi dan misi: sedang berlangsung


"Sial!" umpat Chasyn.


"Ada apa?" tanya Chelsea saat melihat wajah Chasyn serius.


"Pria itu benar-benar ingin melakukan hal buruk pada wanita tadi," jawab Chasyn.


"Hah! Serius? Kamu tahu dari mana?" tanya Chelsea penasaran.


"Oh, hm… itu aku punya firasat semoga saja ini tidak benar," ucap Chasyn beralasan.


"Jadi bagaimana kita mencarinya?" tanya Chelsea.


"Tenang saja, aku tahu di mana mereka berada," jawab Chasyn.


Klik di sini untuk membuka


Klik


Chasyn mencari lokasi wanita itu berada, jika di lihat titik lokasi wanita itu sedang dalam perjalanan dan juga ada satu buah titik merah di belakangnya sepertinya pria itu membuntuti mobil yang ditumpangi wanita itu.


Chasyn melajukan mobilnya untuk segera mencapai lokasi itu. Terlihat dari GPS jika kedua mobil itu berhenti di tepi jalan.

__ADS_1


"Aku harus cepat," ucap Chasyn menambah kecepatan laju mobilnya.


__ADS_2