
Para pemegang saham itu mengangguk-angguk, tidak tau apa yang mereka anggukkan.
"Tolong berikan saya laptop," pinta Chasyn.
"Gunakan laptop saja Tuan," ucap salah satu pemegang saham meletakkan laptopnya di depan Chasyn.
"Terima kasih," ucap Chasyn.
"Sama-sama Tuan," angguk pria itu kembali duduk di kursinya.
"Jadi mulai saat ini aku akan memperbaiki datanya, setelah itu saya akan langsung mentransfer datanya," ucap Chasyn.
"Apa di kerjakan sekarang Tuan?" tanya salah satu pemegang saham itu.
"Iya," angguk Chasyn memegang papan keyboardnya.
Mereka sangat terkejut karena Chasyn akan mengerjakannya di saat itu karena biasanya mengubah data membutuhkan waktu lama dan tidak bisa di kerjakan begitu saja.
"Apa Anda yakin untuk membuatnya di sini Tuan?" tanya mereka ragu-ragu.
"Tentu saja, apa kalian meragukan ku?" tanya Chasyn.
"Eh tidak Tuan," jawab mereka menggeleng.
Chasyn melihat ke arah laptop di depannya.
Gunakan poin untuk memperbarui data menjadi yang tercanggih.
Memuat…
Loading …
__ADS_1
Mulai …
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
100%…
Selesai
Poin Anda di potong 15 poin
Sisa poin Anda [80]
Memindai …
Proses…
Selesai.
__ADS_1
[Selamat, data perusahaan Anda tersimpan dengan rapi dengan penyimpanan yang menjadi yang tercanggih dengan metode penguncian otomatis dan hanya di miliki oleh Tuan seorang, dan juga Anda bisa melihat jika seseorang ingin mencuri atau Menghacknya wajah dan datanya akan langsung terkonfirmasi di seluruh jaringan internet, alias setiap seseorang mengakses internet maka wajah pelaku akan muncul di layar monitor mereka dan itu akan muncul seperti iklan]
"Sudah selesai, aku akan mengirimkan data ini langsung ke semua komputer yang ada di perusahaan ini," ucap Chasyn.
"Apa! Sudah selesai? Secepat itu?" tanya mereka terbelalak.
"Iya, aku tidak suka menunggu lama, jadi kalian juga dan pegawai di sini tidak ada boleh kerja yang lelet seperti internet tanpa kuota, karena apa bila perusahaan ini menjadi terbesar maka gaji karyawan juga besar dan keuntungan para pemegang saham juga besar, aku harap kalian semua untuk bekerja sama, jangan pernah berpikir untuk berkhianat atau ingin mencuri data perusahaan ini karena..." Chasyn memberhentikan ucapannya lalu mengirimkan tulisan yang ia dapatkan dari system tadi.
Mereka pun menerima email dan membacanya. "Wah… jika ketahuan bakal malu seumur hidup ini," ucap salah satu pemegang saham itu.
"Iya, dan juga System datanya benar-benar canggih ya, aku tidak pernah melihat sebelumnya, aku akan memahaminya pelan-pelan setelah sampai di rumah," jawab yang lain.
"Jadi jika kalian berpikir buruk dari sekarang lebih baik pergi atau dari pada malu seumur hidup," ucap Chasyn.
"Tidak Tuan, kami akan tetap bertahan," jawab mereka.
"Bagus, jika begitu aku pergi dulu. Dan kamu jika ada apa-apa, segera telpon aku ya, dan apa yang aku sampaikan tadi beri tahu juga pada karyawan yang lain," ucap Chasyn kepada sekretarisnya.
"Siap Tuan, akan saya laksanakan," ucap sekretaris itu menundukkan kepalanya.
Chasyn pun pergi meninggalkan ruangan itu.
"Astaga! Pimpinan kali ini sangat tegas meskipun kabarnya dia baru SMA, pantas saja jika dia bisa mengambil alih perusahaan besar ini ternyata dia sangat tangguh," ucap pemegang saham itu dan mereka pun mengangguk-angguk meyakinkan kehebatan Chasyn.
Chasyn dan Iyan pun masuk mobil.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1