
"Ayo kita lihat, takutnya kamu nggak berkenan, tapi semua penghuni di sana merasa nyaman kok, karena mereka bekerja di perusahaan jadi tempatnya harus dekat dan semua penghuni di sini kerja di perusahaan besar ini lho, oh ya kamu kerja di mana?" tanya bapak itu sambil berjalan ke arah rumah sewanya.
"Aku… kerja di sini juga," jawab Chasyn.
"Oh pantaslah kamu cari rumah di sini, biar dekatkan," ucap bapak itu sambil tertawa. Chasyn tersenyum mengangguk-angguk.
"Iya, anak saya juga kerja di sini, namanya Haruka, semoga bisa berteman baik dengannya ya," ucap bapak itu.
"Eh, iya pak," jawab Chasyn.
"Kata anak saya CEO perusahaan ini di ganti, karena perusahaan ini mengalami kebangkrutan, untung saja para karyawannya nggak ganti. Kata anak saya CEO yang sekarang masih muda, tampan dan tinggi, bahkan anak saya malah tergila-gila dengan CEO itu dan memasang posternya di kamarnya, anak muda seleranya berubah-ubah, dulunya dia ngefans sekali dengan Kim Tae Yun sehingga posternya memenuhi ruangannya, sekarang udah pindah selera pula, ada-ada saja ya, tapi apa benar Ceo-nya setampan itu?" tanya bapak itu berceloteh.
"Hm… kira-kira begitulah," jawab Chasyn tersenyum.
"Nah ini rumahnya, coba kamu lihat-lihat dulu di dalam," ucap bapak itu.
"Baik pak," angguk Chasyn. Bapak itu menghidupkan lampu rumah tersebut agar bisa melihat ruangannya.
Ruang tamu sebesar 3x4, kamar ada dua masing-masing ukuran 3x3, dan dapur sebesar 2x3 dan kamar mandi sebesar 2x2. Chasyn mengangguk-angguk.
"Sekiranya untuk Karisa ini cukup besar juga," ucap Chasyn.
"Berapa perbulannya?" tanya Chasyn.
__ADS_1
"Karena ini dekat dengan perusahaan, jadi harganya sedikit mahal dari kontrakan yang lain, perbulan 800 ribu," jawab bapak itu.
"Baiklah, aku mau sewa tempat ini 6 bulan pertama, berapa jadinya?" tanya Chasyn.
"4 juta 800 ribu," jawab bapak itu.
"Baiklah, aku bayar sekarang," ucap Chasyn. Ia mengeluarkan dompetnya dan melihat isi dompetnya.
"Uang di dalam dompetku ini nggak cukup," ucap Chasyn karena hanya ada dua juta di dalamnya.
"Sebentar ya pak," ucap Chasyn masuk ke dalam kamar kosong itu dan menutup pintu.
[Klik di sini untuk membuka]
Chasyn mengambil uang tunai dari systemnya dan memasukkan ke dalam dompetnya. Kemudian ia pun keluar dan mendekati bapak itu.
"Ini uangnya pak," ucap Chasyn menyerahkan uangnya kepada bapak itu. Bapak itu menerima sangat senang hati sambil menghitungnya.
Ding Ding
Hadiah Anda di kurang 4.800.000
.
__ADS_1
Sisa hadiah Anda 398.800.000
"Terima kasih banyak ya, ini kuncinya," ucap bapak itu menyerahkan kuncinya kepada Chasyn.
"Tapi ini jangan di kunci dulu ya, soalnya mau di bersihkan dan juga mau di letakkan tempat tidurnya ke dalam," ucap Bapak itu.
"Oh iya pak," jawab Chasyn mengangguk.
"Eh Tuan Ceo, selamat malam," ucap para karyawan yang saat itu sedang duduk di teras sambil memainkan laptop mereka.
"CEO, maksudnya dia CEO perusahaan ini?" tanya bapak itu terkejut.
"Iya, dia adalah CEO kami pak," ucap pegawai itu.
"Astaga! Maaf, maaf Tuan Ceo, saya tidak tahu jika Anda CEO, kata-kata saya tadi tidak ada yang melukai Anda kan?" tanya bapak itu.
"Tidak, bapak sangat baik kok," jawab Chasyn tersenyum.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1