
Soni pun di bawa masuk ke dalam mobil polisi.
"Terima kasih banyak atas bantuannya saudara Chasyn," ucap komandan itu menghampiri Chasyn dan mengulurkan tangannya.
"Sama-sama komandan, ini juga bagian tanggung jawab ku," ucap Chasyn membalas jabatan tangan komandan itu.
"Baiklah, sisanya serahkan saja pada kami, kamu pulang dan beristirahatlah, nanti masuk angin," ucap Komandan.
"Baik komandan," angguk Chasyn.
"Hm… Chasyn, maaf ya, perginya bersamamu dan pulangnya aku naik mobil polisi," ucap Grizzly merasa bersalah.
"Tidak apa-apa, lagian aku tidak perlu mengantarmu pulang lagi," ucap Chasyn.
"Is... kamu menyebalkan juga ya," ucap Grizzly.
"He-he-he, ya udah aku pulang," ucap Chasyn.
"Oke! Kamu hati-hati di jalan," pesan Grizzly.
"Oke!" jawab Chasyn, ia pun masuk ke dalam mobil dan kemudian melajukan mobilnya di jalanan.
Di tengah perjalanan.
"Aneh, aku sudah menemukan pelakunya tapi tidak mendapatkan hadiah, ada apa ini?" tanya Chasyn.
Mobil terus melaju dan tak lama kemudian, ia pun sampai di rumah.
Chasyn menekan sandi rumahnya dan melihat bahwa rumahnya kosong. "Sepertinya Iyan sedang pergi," ucap Chasyn. Ia masuk ke dalam kamarnya dan langsung menuju kamar mandi dan mandi dengan air hangat.
Setelah selesai, ia pun kembali ke kamarnya dan memakai baju tidur.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Chasyn melihat layar monitornya.
Di sana masih tertulis jika visi dan misinya masih sedang berlangsung.
__ADS_1
"Hm… kenapa ini? Aku sudah menemukan pelakunya, kenapa masih tertahan, apa itu bukan pelaku sebenarnya, atau masih ada pelaku yang lain?" tanya Chasyn dalam hati sambil berfikir.
"Coba aku tunggu menjelang besok deh, jika tidak, aku akan menghubungi Grizzly lagi," ucap Chasyn merebahkan tubuhnya di atas kasur, ia melihat jam dindingnya sudah menunjukkan pukul 11:35 menit.
"Apa Chelsea sudah tidur ya? Apa aku Chat dia atau tidak ya," ucap Chasyn memegang ponselnya.
Chasyn pun memilih untuk meng-chat Chelsea.
"Selamat malam Chelsea." [Chasyn]
"..."
Tidak ada balasan.
"Hm… sepertinya dia sudah tidur, ya sudahlah aku juga tidur," ucap Chasyn memejamkan matanya.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
"Eh, ada apa lagi ini?" tanya Chasyn membuka matanya.
Visi baru
Begal sedang membegal 2 pemotor yang sedang lewat
Misi baru
Beri begal itu pelajaran.
Status Visi dan misi: sedang berlangsung
Chasyn bangun dari baringnya. Ia pun langsung keluar dari rumahnya dan masuk ke dalam mobil.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Chasyn mencari lokasi begal itu. "Oh jalan yang tidak terlalu jauh juga, aku harus menyelesaikan dengan cepat," ucap Chasyn menginjak pedal gas mobilnya dan melaju di jalanan dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
Sesampainya di sana, Chasyn melihat 4 orang pria sedang tertawa sedangkan 2 orang pemotor itu berlari dengan tubuh terluka.
"Eh lihat itu, ada mob lewat, cepat berhentikan," ucap temannya. Mereka berempat pun berdiri di depan mobil Chasyn.
"Stop! Stop! Stop!" teriak salah satu pria itu. Chasyn memberhentikan mobilnya.
Belum lagi mereka menyuruh Chasyn keluar, Chasyn terlebih dahulu turun. Mereka merasa aneh saat melihat Chasyn keluar hanya mengunakan baju tidur.
"Apa kamu sedang mencari sesuatu yang hilang?" tanya pria itu.
"Aku sedang mencari kalian, kalian apa tidak punya pekerjaan lain selain jadi begal," ucap Chasyn menatap mereka kesal.
"Ah banyak omong kamu, ayo kita ambil mobilnya," ucap pria itu.
"Berani menyentuh mobilku, aku tidak akan mengampuni kalian," ucap Chasyn.
"Hajar dia," ucap pria itu menyuruh temannya sedangkan dia tersenyum terpukau melihat mobil mahal Chasyn.
Chasyn langsung menendang pria yang ingin menyentuh mobilnya membuat pria langsung terpental.
"Sial! Tangkap dia, aku akan menghajarnya habis-habisan," ucap begal itu kesal. Ketiga temannya langsung menyerang Chasyn. Chasyn melompat meringankan tubuhnya lalu menendang pria itu, ia memegang kepala pria itu dan menyalurkan energi listriknya membuat pria itu tersengat listrik dan tubuh pria itu seketika gosong.
Teman-temannya sangat terkejut melihat temannya itu mengosong.
"Bagaimana ini?" tanya mereka yang sedikit sudah merasa ketakutan.
"Ah, kalian cepat keluar senjata tajam kalian dan balasan dendam teman kita," ucap pria itu.
"Iya," angguk mereka yang mengeluarkan berbagai senjata milik mereka, ada celurit, pedang, bola duri dan parang pendek.
.
Mereka menyerang Chasyn dan Chasyn menangkap senjata mereka menariknya lalu menghempaskan tubuh pria itu ke tanah lalu menginjak pria itu lalu menendangnya.
Temannya yang lain juga menyerang Chasyn, Chasyn menangkap senjata mereka dan menyalurkan sengatan listriknya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih