
"Itu semua adalah hadiah untukmu karena sudah bekerja keras. Bagaimana keadaan keadaan ayahmu sekarang?" tanya Chasyn.
"Terima kasih banyak Tuan, berkat Anda akhirnya ayah sudah bisa berjalan meskipun masih tertatih-tatih, terima kasih," ucap Sekretaris Karisa.
"Sama-sama, oh ya kapan katanya akan di umumkan?" tanya Chasyn.
"Akan segera mereka beri tahu jika sudah selesai, saya akan memberi tahu kepada Tuan," ucap sekretaris Karisa.
"Baiklah jika begitu, sampai ketemu di perusahaan besok," ucap Chasyn.
"Baik Tuan," angguk Sekretaris Karisa.
Makanan sudah selesai di buat, robot pembersih itu mengantarkan makanannya ke ruang tamu.
"Eh bos, ini ada beberapa koki yang ingin melamar," ucap Iyan.
"Pilih di antara mereka yang sudah berpengalaman jauh, pilih 2 orang saja," ucap Chasyn.
"Oke!" jawab Iyan kembali fokus ke laptopnya.
"Aku sudah aku pilih nih 2 orang, apa aku akan menghubunginya langsung?" tanya Iyan.
"Iya, minta mereka datang ke sini sekarang," ucap Chasyn sambil mengambil makanannya.
"Oke!" jawab Iyan segera mengirim alamat rumah Chasyn.
"Oke sudah selesai, hanya menunggu mereka datang saja lagi," ucap Iyan menggosok-gosokkan tangannya dan ia pun mengambil makanan bagian untuknya.
"Aku mau istirahat dulu, jika mereka datang bangunkan aku," ucap Chasyn menyeka mulutnya dengan tissue dan ia pun masuk ke dalam kamarnya.
"Siap," jawab Iyan mengangguk.
Chasyn melepaskan seragamnya dan kemudian merebahkan tubuhnya dan ia pun memejamkan matanya.
__ADS_1
xxx
Tak lama kemudian, 2 orang koki itu datang bersamaan.
Ding dong
Ding dong
"Sebentar," ucap Iyan membukakan pintu rumah dengan menggunakan remot kontrol.
"Masuklah, aku akan memanggil pemilik rumahnya," ucap Iyan.
"Baik," angguk kedua koki itu masuk ke dalam dan duduk di sofa super mewah itu yang biasa di buat Chasyn meja makan.
Iyan menuju kamar Chasyn lalu mengetuknya.
Tok!
Tok!
Tok!
"Hm… iya," jawab Chasyn mengucek matanya lalu bangun.
Ia pun menuju ruang tamu.
"Tuan," ucap kedua koki itu berdiri menundukkan kepala memberi hormat.
Chasyn mengangguk dan kemudian duduk.
"Makanan apa yang bisa kalian buat?" tanya Chasyn.
"Makanan Inggris, makanan Itali, makanan Jepang," jawab salah satu koki itu.
__ADS_1
"Hm, jadi bapak yang satunya bisa buat apa?" tanya Chasyn.
"Saya bisa membuat makanan Indonesia, Korea dan Cina," jawab salah satu koki itu.
"Wah... ini sangat bagus, makanan yang berbeda, apa kalian sudah tau apa saja yang ingin kalian buat?" tanya Chasyn.
"Sudah," angguk mereka.
"Bagus, Iyan, temani mereka berbelanja, nanti setelah selesai kamu akan langsung share lokasi agar langsung ketempat tujuan, soalnya malam ini aku ada makan malam dengan Papa Chelsea," ucap Chasyn.
"Apa! Dengan Papa Chelsea? Bukannya dia tidak suka jika bos berhubungan dengan anaknya?" tanya Iyan.
"Saat kejadian malam itu, akhirnya Papanya mau menerima aku, tapi hanya menerima saja, tidak tahu jika dia menerima ku untuk menjadi menantunya," ucap Chasyn.
"Aku doakan moga bos di terima," ucap Iyan.
"Ya udah aku transfer uang untuk mereka beli bahan masakannya," ucap Chasyn.
Chasyn kembali ke kamarnya dan mengambil ponselnya lalu keluar lagi dan duduk di sofa.
Chasyn mengirim sejumlah uang ke rekening Iyan.
Ding Ding
Pengiriman berhasil ✔️
Hadiah Anda di potong 60.000.000
Sisa hadiah Anda 3.600.000.000
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih