
"Kalian yakin jika itu semua hanya untuk menghibur penonton saja?" Tanya Chasyn.
"Kami yakin itu," ucap pesulap itu.
"Di setiap baju Kalian ada bercak darah, Kenapa hanya satu itu saja yang tidak kena bercak darahnya," tanya Chasyn.
Mereka melihat ke arah temannya yang berbaju putih
"Itu karena dia yang memegang talinya," ucap pesulap itu.
"Kenapa kalian tidak menyangka Jika dia pembunuhnya?" tanya Chasyn.
__ADS_1
"Kami juga berpikiran seperti itu, tapi masalahnya tugas dia adalah menurunkan tali itu dan dia sudah melakukannya dengan benar dia sama sekali tidak bersentuhan dengan korban jadi kami tidak berpikir jika dia adalah pembunuhnya," jawab temannya.
"Tidak memegang korbannya bukan berarti dia bukan pembunuhnya, seseorang yang ingin melakukan pembunuhan banyak cara untuk melakukan trik apalagi dia adalah seorang pesulap," ucap Chasyn.
Mereka semua melihat ke arah temannya itu. "Aku beneran tidak melakukannya," ucap pria berbaju putih itu.
"Bajumu memang tidak terkena darah, namun ada sobekan benang bajumu di ujung kotak itu, karena hanya kau sendiri saja yang memakai baju putih, sedangkan yang lain memakai baju gelap, karena kamu pasti berpikir jika kamu pasti tidak akan di curigai," ucap Chasyn.
"Jika aku bilang membuktikan, berarti itu membuktikan, aku tidak tau apa dendam mu dengannya, kau ingin dia matikan? Awalnya tidak terpikirkan olehmu cara membunuhnya, tapi kau punya akhirnya terpikirkan dengan cara seperti ini bisa membunuhnya tanpa menggunakan tangan mu sendiri dan tidak di curigai, kau melepaskan tali itu karena mereka semua berpikir kau beneran melepaskan tali itu, namun aku melihat di dalam kotak itu ada bekas seperti bekas benda tajam, jangan bilang kau melakukan itu sebelum melakukan pertunjukan?" tanya Chasyn melihat lekat pria itu.
"Sudah aku katakan aku tidak melakukannya!" bentaknya marah dengan wajah merah padam.
__ADS_1
"Apa mungkin kau sudah membunuhnya terlebih dahulu baru akan kau memasukkan kedalam kotak itu dan tidak berpikir jika kau yang melakukannya, dan pada akhirnya mereka malah menyuruhmu untuk menurunkan tali itu saat tali itu turun mengenai tubuh wanita yang bersimbah darah itu membuat darahnya bermuncratan hingga mengenai kalian dan ia sendiri tidak terkena, jika di hukum pun ia mendapat keringan hukuman dari pada kalian,” jelas Chasyn.
Mereka semua melihat ke arah pria itu dengan tatapan curiga.
“Aku benar-benar tidak melakukannya,” ucap pria itu panik dan terus membela diri.
Salah satu temannya berdiri dan menghadap ke arah pria berbaju putih itu. “Tidak tau kau punya dendam apa pada wanita itu, pantas saja kau memilih dia sebagai percobaan dalam pertunjukkan sulap kita, mungkin saja dia tidak tau kenapa kamu memilih dia karena kita memakai penutup kepala, jika di tahu dia pasti akan menolaknya,” ucap temannya itu yang memakai aju berwarna coklat.
“Iya lebih baik kamu jujur saja, kamu jangan membawa kami kesituasi yang sulit, jika kau masih menganggap kami sebagai teman seperjuangan mu,” ucap temannya itu.
“Iya, mengaku sajalah setidaknya hukumanmu berkurang jika kau mengakuinya sekarang, jika lama kamu mengakuinya maka kau juga menyeret kami kesituasi yang lebih sulit,” ucap temannya yang lain.
__ADS_1