SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 86


__ADS_3

"Ha? Serius?" tanya Grizzly.


"Tentu saja, karena lukisan itu adalah karya seorang seniman dari Itali," jawab Chasyn yang langsung duduk di sofanya.


"Waw… jadi berapa harga rumah mu ini?" tanya Dinda terkagum-kagum.


"Hm… entahlah, aku tidak menghitungnya," ucap Chasyn menggeleng kepala sambil mengangkat bahunya.


"Aku tebak ini sekitar 3 milyar," ujar Dona.


"Tidak juga, harga mobilku seharga 2 Milyar, jadi rumah ini lebih dari itu," jawab Chasyn.


"Pamer," ucap Grizzly manyun.


2 robot pembersih datang mendekati Chasyn setelah pekerjaan mereka selesai.


"Astaga! Kamu juga punya robot pembersih," ucap mereka membelalakkan matanya.


"Iya, dia pengganti pembantu di rumah ini," ucap Chasyn memencet gambar yang tertera di kepala robot.


"Itu robot mu bisa apa saja?" tanya Dona.


"Bisa apa saja, namanya juga robot pembantu," jawab Chasyn.


"Waaw... itu sangat hebat, hm… bolehkah kamu memberi satu untukku?" tanya Dona dengan suara manja.


"Hm… boleh, tapi kamu datang setiap hari untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah, dari pagi sampai malam seperti yang di lakukan oleh para robot ini tanpa bayaran," ucap Chasyn enteng.


"Apa! Karena hanya robot ini aku beneran menjadi robot," ucap Dona terbelalak.


"Iya, ini adalah robot yang akan bekerja 24 jam gratis tanpa bayaran, hanya perlu di isi ulang dengan listrik saja dan dia akan bekerja untukku, tidak pernah marah mengomel dan bisa di bawa curhat juga, bekerja dengan sepenuh hati dan tidak mengeluh," ucap Chasyn tersenyum.

__ADS_1


"Huffttt… menyebalkan," ucap Dona menjulingkan matanya


"Berapa harga satu robot ini?" tanya Dinda penasaran.


"Harga tentu saja tidak terhingga karena hanya di desain untukku saja," ucap Chasyn.


"Orang kaya emang beda," ucap Dinda.


Saat sedang asik mengobrol, seseorang memencet bel rumah.


Ting tong


Ting tong


Chasyn mengambil remot dan memencetnya, pintu itu pun terbuka secara otomatis.


"Hebat sekali, pintu rumahnya saja menggunakan remot tidak perlu capek-capek membuka pintu," ucap Dinda kagum.


"Masuk," ujar Chasyn.


"Baik Tuan," ucap wanita itu melangkahkan kaki mendekati Chasyn.


"Perkenalkan, dia adalah sekretaris ku," ucap Chasyn.


"Halo selamat malam, nama saya Karisa sekretaris Tuan Chasyn," ucap Karisa menundukkan kepala memberi hormat.


"Tidak usah bersikap formal, duduklah bersama mereka, anggap saja rumah sendiri," ucap Chasyn.


"Terima kasih Tuan," ucap Karisa menundukkan kepala dan duduk di sofa empuk itu.


"Oh iya, kalian mau makan apa?" tanya Chasyn.

__ADS_1


"Apa saja, asal mengenyangkan," ucap Grizzly.


"Aku mau pizza dessert puding mangga dan minuman jus jeruk," ucap Dona.


"Kalian tulis apa yang ingin kalian pesan, nanti berikan kepada Karisa, nanti biar di yang pesankan lewat aplikasi," ucap Chasyn.


"Karisa, aku transfer uang ke rekeningku khusus jika aku memesan sesuatu ya," ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk Karisa.


Chasyn mengambil ponselnya lalu mentransfer uangnya.


Ding Ding


Trasfer berhasil ✔️


Hadiah Anda di kurang 100.000.000


Sisa hadiah Anda 313.600.000.


Ponsel milik Karisa berbunyi dan ia pun segera melihatnya.


"Sudah masuk Tuan," ucap Karisa memperlihatkan bukti masuk uangnya.


"Baiklah, kamu tolong pesankan ya untuk mereka dan untukmu juga," ujar Chasyn.


"Baik Tuan," angguk Karisa.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2