SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 261


__ADS_3

Mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut dan masuk ke dalam mobil menuju bandara di tepi pantai.


Sesampainya di sana, merek sangat terpukau. Chasyn dan yang lain mendekati Villa Chasyn dan melihat persiapan Iyan.


"Bos!" panggil Iyan yang sedang ada di atas memasang hiasan.


"Hey ngapain kamu di sana kayak monyet?" tanya Chasyn.


"Anjirrrrr! Aku di Katai monyet, ini semua demi dia," omel Iyan.


"Ya udah kerjain itu ya, aku sama yang lain mau mengantar sekretaris Jeff ke negaranya," ucap Chasyn.


"Bos ikut donk!" rengek Iyan.


"Kerjakan pekerjaanmu, nanti ku tambahin uang jajan mu. Ya udah ayo kita pergi," ajak Chasyn.


"Baik Tuan," angguk mereka dan kemudian meninggalkan Villa.


"Dasar ya,.aku malah di tinggalin," omel Iyan manyun.


Mereka semua naik ke dalam pesawat pribadi milik Chasyn.


"Ayo Jeff duduk di samping ku," ajak Chasyn.


"Di samping?" tanya Jeff menekuk alisnya.


"Iya, di ruang kontrol," jawab Chasyn.

__ADS_1


"Maksudnya Tuan yang mengontrol pesawat ini?" tanya Jeff menekuk alisnya.


"Iya. Ayo cepat masuk," ajak Chasyn yang terlebih dahulu masuk ke ruang kontrol.


Mereka berdua pun duduk di ruang control, Chasyn memberikan handset kepada sekretaris Jeff.


"Ini beneran Tuan yang mengemudi pesawatnya?" tanya sekretaris Jeff menerima headset tersebut.


"Iya, apa kamu tidak percaya?" tanya Chasyn.


"Wah Tuan sangat hebat ya," puji sekretaris Jeff mengangguk-angguk.


"Pastinya dong, masa punya pesawat nggak bisa nerbangin, ya kan?" ucap Chasyn.


Perlahan-lahan pesawat pun lepas landas meninggalkan negara asalnya.


"Mungkin kalau kita naik pesawat umum kita tidak akan bisa bergerak bebas seperti ini," ucap sekretaris Karissa.


"Kamu benar, wah di sini kita bisa bersantai-santai," sahut Sekretaris Ananda.


Tak lama kemudian mereka pun sampai di negara B, Chasyn pun mendarat pesawatnya di bandara.


"Tidak menyangka perjalanan bersama Tuan sangat menyenangkan," ucap sekretaris Jeff tersenyum senang.


"Ya udah kami semua pulang lagi," ucap Chasyn.


"Apa Tuan tidak ingin mampir dulu ke perusahaan?" tanya sekretaris Jeff.

__ADS_1


"Tidak perlu, kan kamu ada yang mengurusnya lagian mungkin hari ini aku sibuk banget," jawab Chasyn.


"Baik Tuan, Terima kasih sudah mengantarku, hati-hati di jalan Tuan, semoga selamat di perjalanan," ucap Sekretaris Jeff keluar dari pesawat dan melambaikan tangan.


Chasyn mengangguk.


"Ayo sekretaris Kino duduk di sampingku," ajak Chasyn.


"Wah beneran nihm Aku punya kesempatan buat ngerasain duduk di depan," ucap sekretaris Kino senang.


Sekretaris Kino pun langsung duduk di depan Chasyn dan Chasyn memberikan handset kepada Kino dan pesawat pun mulai lepas landas.


'Wah pantesan, duduk di sini terlihat semuanya pemandangan di bawah," ucap Sekretaris Kino kagum sambil mengangguk-angguk.


Dan tak lama mereka pun kembali ke asalnya, jam sudah menunjukkan pukul 17:00 sore.


Setelah lepas landas, mereka langsung menuju villa. Iyan nampak sedang bersantai di depan sambil bermain ponsel.


"Eh Bos sudah pulang," ucap Iyan berdiri saat melihat Chasyn datang.


"Sudah siap?" tanya Chasyn.


"Sudah dong, bos lihat keren kan?" ucap Iyan menunjukkan tempat yang terhias cantik.


"Keren, keren, Kamu sendiri yang membuatnya?" tanya Chasyn bangga


"Enggak, bayarin orang," jawab Iyan

__ADS_1


"Kadang otakmu lancar juga ya," puji Chasyn mengangguk-angguk tersenyum.


__ADS_2