
"Tapi dengan pakaian dia seperti itu akan membuat orang jijik dan tidak mau makan di sini," ucap penjual itu.
Chasyn melihat ke arah anak itu, memang bajunya Kumal dan membuat orang-orang tidak ingin mendekatinya.
"Hm… begini saja, tolong buatkan untuknya dan beberapa daging panggang untuk di bungkus, aku yang bayar," ucap Chasyn.
"Baiklah," jawab penjual itu mengangguk.
Chasyn Kembali melanjutkan makannya, sesekali melihat anak itu yang terus memandangi makan.
"Kamu tunggu sebentar ya," ucap Chasyn kepada anak kecil itu. Anak itu mengangguk dengan mata yang penuh harapan.
"Kamu ke sini sebentar," ucap Chasyn memintanya untuk mendekat.
"Nama kamu siapa?" tanya Chasyn.
"Yuda," jawab anak itu dengan suara polosnya.
"Kamu masih punya keluarga? Siapa saja?"
"Ibu sama adek."
"Ayah kamu di mana?" tanya Chasyn melihat wajah anak itu.
"Ayah… nggak tau, kata ibu ayah sudah meninggal," jawab anak itu.
Chasyn mengeluarkan dompetnya lalu mengambil beberapa lembar uang dan memasukkan ke dalam saku celana anak itu.
"Kamu jangan membuka uang ini sebelum kamu sampai di rumah atau sebelum bertemu dengan ibumu ya, jika nanti orang-orang akan mengambil uangmu," bisik Chasyn.
Anak itu mengangguk mengerti.
"Ini pesanannya," ucap penjual itu.
"Terima kasih," ucap Chasyn menerima pesanan itu lalu menyerahkan kepada anak itu.
"Terima kasih om," ucap anak itu menerimanya dengan senang hati.
"Sama-sama, tapi kamu cepat pulang, makan bersama ibu dan adikmu ya," pesan Chasyn.
__ADS_1
"Iya om," angguk anak itu pergi dengan suka cita sambil melompat-lompat karena sangat girang.
"Berapa makanan semuanya pak?" tanya Chasyn.
"400 ribu Tuan," ucap penjual itu. Chasyn membuka dompetnya mengambil lembaran uang lalu menyerahkan kepada penjual itu.
"Terima kasih Tuan," ucap penjual itu.
"Iya," angguk Chasyn. "Ayo kita pergi," ajak Chasyn.
"Kamu nggak mungkin habis makan naik roller coaster kan?" tanya Iya berdelik.
"Apa'an? yang ada nanti keluar semua. Kita duduk di kursi sana saja dulu menjelang makanannya di cerna," ucap Chasyn.
"Oke!" jawab Iyan dan mereka pun menuju kursi yang kosong.
Ding Ding
Hadiah Anda di potong 1.500.000
Sisa Hadiah Anda [216.500.000]
Klik.
Ding Ding
Mis selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah 90.000.000
Selamat Anda mendapatkan 10 poin
Selamat Anda mendapatkan 2 buah robot pembersih rumah.
Kecepatan [13/1000]
Kelincahan [13/1000]
Kekuatan [12/1000]
__ADS_1
Kecerdasan [13/1000]
Keberanian [13/1000]
Level [14]
Ding Ding
Poin Anda menjadi [90]
Hadiah 306.500.000.
Amara dan Emile mendekati mereka sambil sempoyongan.
"Kenapa kalian?" tanya Iyan.
"Apa lagi jika bukan naik roller coaster," jawab Emile duduk di samping Chasyn.
"Jangan bilang jika akan muntah," ucap Chasyn.
Baru saja Chasyn bicara seperti itu, mereka langsung muntah berjamaah di samping Chasyn dan Iyan.
Uweeeekkk!
"Iwwww menjijikkan! Kalian ngapain muntah di aini, nggak lihat mereka melihat ke sini," ucap Iyan berdelik geli.
"Iya, maaf, tapi kami sudah nggak tahan," jawab Amanda menyeka mulutnya dengan tissue.
"Kalau nggak tahan kenapa naik itu?" tanya Iyan manyun.
"Namanya juga kepengen, mau bagaimana lagi? Itulah untuk menghilangkan sedikit stres," ucap Amanda.
"Terserah kalian deh, tapi kami mau naik kuda putar," ucap Iyan.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah.
Terima kasih
__ADS_1