SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 190


__ADS_3

"Ya Tuan, ini menyangkut masalah kompetisi perusahaan itu," jawab Sekretaris Karisa.


"Oh jadi bagaimana?" tanya Chasyn.


"Iya Tuan, malam ini seluruh pemilik perusahaan yang mendaftar ikut kompetisi itu harus datang di sebuah hotel bintang 7 internasional di kota malam ini, apa bila perusahaan tersebut menjadi pemenangnya maka akan di daftarkan ke ajang yang lebih bergengsi lagi, yaitu ke jenjang internasional," jawab Sekretaris Karisa.


"Baiklah, oh kapan penilainya berakhir?" tanya Chasyn.


"Tengah hari nanti," jawab Sekretaris Karisa.


"Baiklah aku mengerti, untuk kalian bertiga, tolong untuk bersiap-siap malam ini, kita akan pergi dan lihat pemenangnya," ucap Chasyn.


"Baik Tuan, aku akan memberi tahu yang lain juga," ucap Sekretaris Karisa.


"Baiklah," angguk Chasyn memutuskan panggilannya.


"Iyan, nanti kamu bawa laptop ya," ucap Chasyn.


"Siap bos," angguk Iyan.


Setelah selesai makan mereka pun pergi berangkat ke sekolah.


"Biar aku yang menyetir, kamu mengantuk begitu, aku belum mau mati dengan mu, kalau matinya bersama Chelsea sih aku mau," ucap Chasyn.


"Mulai lagi deh," ucap Iyan duduk di kursi penumpang.


Mobil pun melaju kencang di jalanan seperti biasanya jika Chasyn yang mengendarainya.

__ADS_1


Sesampainya di sekolah, para siswa langsung menghampiri Chasyn.


"Chasyn… Chasyn… minta tanda tangan kamu donk!" teriak para ciwi-ciwi.


"Para siswa-siswi harap tenang, silakan kalian berkumpul di aula jika ingin meminta tanda tangannya, jika kalian tidak tertib, maka tidak akan di beri tanda tangannya," ucap kepala sekolah dari pengeras suara.


Namun ada juga sebagian yang tidak peduli dengan masalah itu.


Para guru pun berdatangan untuk mengamankan Chasyn.


"Kalian minggir, minggir, artis mau lewat," ucap guru itu sambil tersenyum.


"Ini lebih terkenal dari artis nih pak," ucap Iyan.


"He-he-he kamu benar juga, awas, awas orang penting mau lewat," ucap guru itu mendampingin Chasyn.


"Kamu sudah sarapan?" tanya pak guru.


"Sudah," angguk Chasyn.


"Baiklah, para murid harap berbaris yang rapi, untuk sekali foto 4 orang dan Chasyn ke 5 agar mempersingkat waktu ya, jadi sekarang di mulai," ucap Kepala sekolah.


Para murid pun mengantri untuk tanda tangan dan foto bareng Chasyn.


xxx


"Astaga! Ini melelahkan juga, pegel juga," ucap Chasyn yang TTD di kertas persegi 4 itu.

__ADS_1


Chasyn melihat arloji di tangannya yang sudah menunjukkan pukul 11:30 menit.


"Pak minta mereka rame-rame saja, soalnya saya ada urusan sebentar lagi, masalah tanda tangan akan saya bawa ke rumah dan menanda tanganinya sendiri dan besoknya akan di bagikan," pinta Chasyn.


"Baiklah, jika Begitu," angguk pak guru. Ia pun masuk ke ruang pengeras suara.


"Bagi para siswa yang ingi berfoto bersama Chasyn harap berkumpul dan kita foto bareng bersama-sama, untuk tanda tangan dia akan menanda tangani ya sendiri di rumah dan akan di bagikan keesokan paginya, karena Chasyn hari ini ada urusan mendadak," ucap Pak guru.


"Yah mana seru foto rame-rame," keluh mereka, tapi tetap saja mereka harus terpaksa m ngukutinya dari pada tidak dapat apa pun.


1


2


3


Cisss


Ckrek!


Ckrek!


"Sudah selesai ya, jika begitu untuk Chasyn silakan jika ada urusan," ucap pak guru.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen hadiah dan iklan

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2