SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 181


__ADS_3

"Eh itu Tuan kenapa ya? Apa jangan-jangan terjadi sesuatu padanya?" tebak mereka sambil terbelalak.


Mereka pun menggendor-gedorkan jendala mobil Chasyn dengan kuat, di sebelah kiri dan kanan.


"Tuan! Tuan! Apa Anda baik-baik saja? Tuan!" teriak mereka panik.


"Suara apa ini berisik banget," ucap Chasyn terbangun, ia pun menurun kaca jendala mobilnya.


"Ada apa?" tanya Chasyn dengan mata yang masih mengantuk.


"Syukurlah jika Tuan baik-baik saja," ucap mereka lega.


"Ada apa memangnya?" tanya Chasyn.


"Tadi kami pikir, Tuan pingsan di dalam mobil karena saat mobil sampai Tuan tidak ada keluar-keluar dari mobil," jawab mereka menjelaskan.


"Oh, aku baik-baik, sudah jam berapa ini, aku ingin berangkat sekolah," ucap Chasyn.


"Tapi Tuan, ini sudah jam…" ucapan mereka terhenti. Tiba-tiba saja mobil Iyan datang dan masuk pekarangan rumah.


"Iyan, kamu baru datang?" tanya Chasyn.


"Iya, bos kenapa nggak datang ke sekolah tadi, para Fans mu menunggu mu, dan pada akhirnya aku tetap menjadi sasarannya," ucap Iyan manyun.


"Hm… he-he-he, tapi ini sudah jam berapa?" tanya Chasyn.

__ADS_1


"Sudah jam pulang sekolah, bos kenapa?" tanya Iyan.


"Eh tidak apa-apa, aku mau lanjut tidur lagi dan kamu tolong parkirkan mobil ku. Eh iya, Chelsea mana?" tanya Chasyn dengan mata yang masih sayup.


"Astaga bos! Di saat seperti ini masih memikirkan Chelsea, tentu saja dia di rumahnya, apa bis berharap jika Chelsea ada di kamar bos, he-he-he," goda Iyan menyengir.


"He-he-he, mau nya begitu. Ya sudahlah aku mau tidur dulu," ucap Chasyn.


"Tapi besok bos harus datang ke sekolah atau aku di serang fans mu lagi," teriak Iyan.


"Iya, iya," angguk Chasyn pun masuk ke dalam kamarnya dan ia pun masuk ke dalam kamarnya.


"Apa Bos sudah pacaran dengan Chelsea?" tanya Iyan berpikir.


"Hm... Tuan, apa Tuan Chasyn tidak makan dulu? Apa dia tidak lapar? Soalnya di belum makan," ucap Koki itu.


"Baik Tuan," ucap mereka ikut masuk ke dalam rumah. Mereka pun menyajikan makanan untuk Iyan.


xxx


Chasyn merasa tidurnya sudah nyenyak ia pun bangun, di liriknya jam di dinding menunjukkan pukul 17:20 menit.


Krucuk!


krucuk!

__ADS_1


"Ah, perutku sudah sangat lapar rupanya," ucap Chasyn memegang perutnya. Ia pun keluar dari kamar dan duduk di sofa ruang tamu.


Kedua koki itu datang menghampiri Chasyn. "Apa Tuan ingin makan?" tanya koki itu.


"Iya, siapkan untukku," jawab Chasyn mengangguk.


Koki itu pun membalikan badan dan ingin pergi ke dapur.


"Oh iya, di mana Iyan?" tanya Chasyn.


"Dia sedang istirahat di kamar," jawab Koki.


"Oh."


Koki itu pun kembali ke dapur dan mengambil makanan untuk Chasyn.


"Ini Tuan makanannya, kami sudah membuat masakan baru, yaitu perpaduan antara indonesia, Itali dan makan Jepang, tolong di koreksi rasanya Tuan," ucap koki itu.


Chasyn mengambil sendok dan mencicipinya. "Hm… ini enak, aku suka makanan ini," ucap Chasyn mengangguk-angguk.


"Syukurlah jika Tuan suka, kami akan terus belajar untuk mengkalborasikan masakan dunia," ucap mereka senang.


"Iya, kerja bagus," puji Chasyn mengacungkan jempol.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2