SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 248


__ADS_3

"Oh sebentar Tuan," ucap pemilik perhiasan membawa beberapa kotak perhiasan di hadapan Chasyn.


"Ini ada 3 pasang cincin pasangan. Yang pertama ini desain dari Paris, yang kedua desain dari India dan yang ketiga desain dari London, silakan Anda mau yang mana," ucap pemilik perhiasan.


"Aku mau yang rancangan dari India saja, ini sangat unik," ucap Chasyn.


"Baik Tuan, kami bungkus," ucap pemilik perhiasannya.


"Berapa?" tanya Chasyn.


"1,3 milyar," jawab penjual itu.


Chasyn mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan kartu ATM-nya, Chasyn menggesek di mesin pembayaran.


Ding Ding


Pembayaran berhasil ✔️


Hadiah Anda di kurang 1.300.000.000


Sisa hadiah Anda 11.313.000.000


"Ini cincinnya Tuan, terima kasih sudah membeli di tempat kami, kembali lagi," ucap pemilik tempat perhiasan tersebut.


"Sama-sama," angguk Chasyn mengambil paper bag kecil itu dan pergi dari sana.

__ADS_1


Chasyn masuk ke dalam mobil dan perlahan-lahan meninggalkan tempat tersebut.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Ding Ding


Visi baru


Pembantaian satu keluarga


Misi


Status Visi dan misi: sedang berlangsung


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn mencari alamat pria itu dan ia pun menemukannya.


"Di sana rupanya," ucap Chasyn memutar mobilnya dan melaju dengan cepat.


Perjalanan yang memakan beberapa menit itu, akhirnya Chasyn sampai di rumah tersebut, rumah itu cukup jauh dari tetangga mereka, tanah mereka sangat luas.

__ADS_1


Chasyn melihat asap keluar dari celah-celah rumah itu. "Apa yang terjadi?" tanya Chasyn yang langsung bergegas masuk ke dalam rumah itu, ternyata rumah itu terkunci kuat, Chasyn pun menendangnya hingga pintu itu jebol.


Gubrak!


Semua orang yang ada di dalam terkejut karena terdengar suara dentuman keras. Chasyn melihat jika satu keluarga itu di ikat lalu mereka di kelilingi oleh api, sedangkan penjahat itu masih ada di dalam untuk menyaksikan kematian satu keluarga itu.


"Ada orang, cepat pergi," ucap salah satu dari pria itu dan mereka berlari.


Tidak sempat lagi memikirkan untuk memukul penjahat itu, karena api sudah berkobar, Chasyn terlebih dahulu menyelamatkan para tawanan itu.


Chasyn masuk di kobaran api itu lalu membuka ikatan mereka. Kaki mereka di borgol dan di ikat dengan besi rantai yang besar dan besi itu di sangkut kan di bongkahan batu agar mereka semua tak bisa pergi.


Chasyn menarik rantai besi itu dan dengan sekuat tenaga berusaha memutuskan rantai besi itu.


Chasyn mengambil batu besar itu lalu menghempasnya dengan kuat, untungnya ada serpihan batu yang terpecah dari batu besar itu. Chasyn mengambil batu bongkahan sebesar kepalan orang dewasa lalu menghentakkan di borgol kaki mereka dan untuk Ibu, ayah dan kakaknya borgol itu terlepas. Hanya saja kedua anak kecil itu tidak sempat melepaskannya.


"Pak tolong bawa anak saya," ucap seorang bapak-bapak yang sedang menangis.


"Iya, aku akan membawanya," ucap Chasyn menggendong 2 orang anak yang berumur 10 tahun dan umur 13 tahun.


Mereka menerjang di kobaran api itu, tidak peduli panasnya api yang mereka injak, jika tidak rumah itu akan segera roboh dan mereka segera keluar.


Braaaakk!


Rumah itu ambruk, untungnya mereka semua selamat meskipun ibu, ayah dan kakak pertama berumur 18 tahun itu kakinya melepuh karena menginjak apinya langsung.

__ADS_1


__ADS_2