
"Tidak akan! Tidak akan ku maafkan!" teriak pria itu mengangkat senjatanya ingin menembak Papa Chelsea.
Papa Chelsea sangat terkejut, Chelsea dan Mana menjerit dan berlari ke arah Papanya.
Dor!
Dor!
Dua peluru berlawanan, saat pria itu ingin menembak Papa Chelsea, Chasyn juga menembak ke arah tepat pas peluru itu sehingga membuat kedua peluru itu bertabrakan.
"Kau sangat ingin membunuh keluargamu sendiri? Jadi untuk apa kasih sayang yang mereka berikan pada mu selama ini? Harimau saja saling menjaga sesama saudaranya, kenapa kau yang manusia ini malah ingin membunuh! Apa kau bahkan lebih rendah dari hewan!" bentak Chasyn.
"Diam kau! Ini bukan urusanmu!" pekik pria itu.
"Oh, jadi sengatan tadi kurang ya," ucap Chasyn menyalurkan kembali sengatan listrik itu ke arah tubuh pria itu dan membuat tubuh pria itu kembali bergetar hebat.
"Kakak, aku mohon dengarkan aku, kembalilah, hilangkan semua dendam itu, kakak adalah kakak kandung ku, selamanya akan terus begitu," ucap Papa Chelsea. Chasyn pun melepaskan aliran listrik itu, seketika tubuhnya ambruk dan jatuh ke tanah, namun matanya masih terbuka.
"Apa aku terlalu kuat menyalurkannya ya?" tanya Chasyn heran saat melihat pria itu sekarat.
"Kakak, kakak, kakak tidak apa-apa?" tanya Papa Chelsea menggoyang-goyangkan tubuh kakak laki-lakinya itu.
Kakak laki-lakinya itu melihat ke arahnya, akan tetapi tidak bisa bicara.
__ADS_1
"Kakak, kita pulang ya, ikutlah bersama kami, aku pasti akan menjaga kakak, ibu pasti akan sangat senang melihat kakak datang," ucap Papa Chelsea memeluk kakaknya itu.
"Kakak! Kakak!" panggil Papa Chelsea, akan tetapi tidak ada jawabannya.
Papa Chelsea terdiam sesaat, tak sadar air matanya mengalir melihat keadaan kakaknya yang langsung struk karena sengatan listrik dari Chasyn.
"Begini juga bagus, setidaknya kakak tidak bisa melukai siapa pun dan merasakan kasih sayang dari ku, mari kita pulang kak," ucap papa Chelsea memeluk kakaknya dengan erat.
Papa Chelsea melihat ke arah Chasyn dengan berurai air mata. "Terima kasih Nak. Kau sudah banyak membantuku hari ini, kebaikan mu tidak bisa aku balas melainkan hanya bisa menjadikan mu menantuku, kedepannya mohon bimbingannya," ucap Papa Chelsea.
"Restu mu itu adalah hal terbesar bagiku, terima kasih Pa, maaf sudah membuat kakak Papa menjadi seperti itu," ucap Chasyn mengakui kesalahannya.
"Tidak perlu minta maaf, jika bukan bantuan darimu tadi, aku sudah mati dan tidak bisa menikahkan kalian suatu saat nanti. Akan tetapi Tuhan memberiku umur panjang untuk menikahkan putriku dan menjaga kakak ku, aku sangat berterima kasih padamu," ucap Papa Chelsea dengan air mata yang terus beruraian.
"Baiklah," angguk Papa Chelsea membopong kakaknya menuju pesawat.
Mereka semua naik pesawat milik Tuan George, Chasyn duduk di ruang kontrol bersama Chelsea.
Ding Ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 10.000.000.000
__ADS_1
Selamat Anda mendapatkan poin 300 poin
Selamat Anda mendapatkan sebuah perusahaan QW di negara B 100% saham milik sendiri.
Kecepatan [21l20/1000]
Kelincahan [220/1000]
Kekuatan [220/1000]
Kecerdasan [220/1000]
Keberanian [220/1000]
Level [230]
Poin [1000]
Selamat Anda mendapat penambahan hadiah sebesar Rp 10.000.000.000
Hadiah Anda menjadi Rp 21.040.000.000
Anda mendapat keuntungan dari Perusahaan QW dengan saham 100% sebesar 1.000.000.000
__ADS_1
Hadiah Anda menjadi 22.040.000.000