
"Tadi aku sudah mengatakan kau akan menyesalinya, tapi kau tidak mendengarkannya, terima saja akibatnya," ucap Chasyn menyerahkan laptop itu kepada kedua karyawannya.
"Tuan, kami mohon, maafkan saya, bagaimana dengan anak istri saya, bagaimana jika saya tertangkap, bagaimana mereka hidup," ucap pria itu sambil menangis.
"Bukankah selama ini kau menanam saham? Saham kalian akan aku kembalikan, itulah untuk anak dan istri kalian. Setelah seperti ini kalian baru ingat anak dan istri, saat kalian melecehkan Sekretaris Ananda apa kalian ingat anak istri? Bahkan aku menduga jika kalian menanam saham ini bukan untuk keluarga kalian, melainkan untuk ke kesenangan kalian, jadi bersenang-senanglah di penjara," ucap Chasyn meninggalkan mereka.
"Tuan, maafkan kami Tuan, kami tidak akan mengulanginya lagi!" teriak mereka.
Chasyn berhenti sejenak lalu melihat ke samping. "Kesalahan kalian sudah sangat fatal, sedangkan aturan dariku adalah 0,0001% saja aku tidak menginginkan kesalahan, jangan memohon padaku untuk melepaskan kalian, tapi sesali perbuatan kalian," ucap Chasyn meninggalkan tempat tersebut. Beberapa satpam datang menggeret para pria hidung belang itu dari perusahaan.
"Tuan, ampuni kami, tolong lepaskan kami!" teriak mereka sambil menangis.
Sedangkan yang lain dengan sumpah serapahnya. Mereka langsung di dorong dari perusahaan, mengendap-endap pergi meninggalkan perusahaan dengan menutup wajahnya.
"Mari Tuan, saya antar Anda ke ruangan Anda," ucap sekretaris Ananda.
Mereka pun berjalan menuju ruang utama, yaitu ruang CEO.
"Di sini Tuan, silakan masuk," ucap Ananda mempersilakan.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Chasyn.
"Hm… saya baik-baik saja Tuan," angguk Ananda dengan kepala menunduk.
"Aku tau kamu tidak baik-baik saja, tapi hari ini aku sangat membutuhkanmu untuk mengurus perusahaan ini," ucap Chasyn.
"Tidak apa-apa Tuan, dengan pekerjaan ini mungkin saya akan melupakan kejadian tadi.
"Syukurlah. Iyan, kamu pergi beli baju untuk Sekretaris Ananda," perintah Chasyn.
"Baju seperti apa?" tanya Iyan bingung, ia sebelumnya tak pernah membeli baju perempuan.
"Hm… bilang saja baju kantoran untuk wanita, nanti mereka akan tahu," ucap sekretaris Ananda.
"Oh baiklah," angguk Iyan bergegas langsung ke mobilnya.
"Ini jas Anda Tuan," ucap Sekretaris Ananda ingin memberikan jas itu kepada Chasyn.
"Pakailah dulu dan duduk di kursi, aku ingin membahas masalah perusahaan ini, berikan aku laptop," ucap Chasyn duduk di sofa
__ADS_1
"Baik Tuan," angguk Sekretaris Ananda mengambil laptop di atas meja CEO dan menyerahkan kepada Chasyn.
Chasyn membuka laptopnya.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Ding Ding
Selamat Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 500.000.000
Selamat Anda mendapatkan 60 poin
Selamat Anda mendapatkan 50% saham di perusahaan LU grub sebesar Rp 300.000.000
Selamat Anda mendapatkan kekuatan api
Kecepatan [40/1000]
Kelincahan [40/1000]
Kecerdasan [40/1000]
Keberanian [40/1000]
Level [50]
Poin [230]
Ding Ding
Anda mendapatkan penambahan hadiah sebesar Rp 500.000.000.
Hadiah Anda menjadi 2.890.800.000
Selamat Anda mendapatkan penambahan sebesar Rp 300.000.000
Hadiah Anda menjadi 3.190.800.000.
__ADS_1
Gunakan poin untuk menganti fitur baru
Memuat…
Loading…
Mulai …
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai
Poin Anda di potong 30 poin
Sisa poin Anda [200] poin
[Selamat Anda mendapatkan fitur baru untuk perusahaan Anda]
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih