SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 228


__ADS_3

Mereka pun menunggu Ambulan.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Ding Ding


Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.000.000.000


Selamat Anda mendapatkan 100 poin


Selamat Anda mendapatkan sebuah mobil seharga 1 Triliun


Selamat Anda dapat kekuatan untuk membasmi para maklum halus yang jahat


Kecepatan [160/1000]


Kelincahan [160/1000]


Kekuatan [160/1000]


Kecerdasan [160/1000]


Keberanian [160/1000]


Level [170]


Poin [500]


Selamat Anda mendapatkan penambahan hadiah sebesar Rp 1.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 10.790.000.000


"Pembasmi setan? Selama ini aku bertemu dengan hantu baik saja, mungkinkah ada hantu jahat sekarang makanya aku mendapatkan kekuatan khusus itu," ucap Chasyn dalam hati.

__ADS_1


Tak lama kemudian Ambulan pun datang dan menjemput mereka.


Para pegawai rumah sakit segera membawa brankar dorong dan membawa ketiga pria itu.


"Terima kasih sudah membantu kami," ucap Dodo meskipun dengan suara yang lemah dan mata sayup, mereka di bawa masuk ke dalam ambulan dan di bawa pergi.


"Tugas kita sudah selesai, ayo ke perusahaan, kita lihat wajah pencuri itu," ucap Chasyn.


Mereka berdua pun masuk mobil.


"Oh iya, mobil satu triliun ku ada di mana ya?" tanya Chasyn dalam hati.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn melihat mobil yang ia dapat hadiah itu berada di mana. Ternyata mobil itu sedang di perjalanan menuju rumahnya.


"Syukurlah jika begitu jika ada yang mengantarnya, jika tiba-tiba langsung ada para koki itu pasti sangat terkejut," ucap Chasyn.


"Bos, begini juga bagus," ucap Iyan.


"Perasaan kita nggak pernah belajar deh, cuma datang terus pulang," ucap Iyan menyengir.


"Iya enak, cuma aku takut aja karena kebiasaan, otak mu nggak bisa bekerja dan jadi bodoh," ucap Chasyn santai.


"Astaga! Beraninya dia mengatakan aku bodoh," ucap Iyan.


"Ya udah, kamu kalau sendirian makanya belajar, jangan sampai pelajaran kamu ketinggalan," ucap Chasyn.


"Tapikan aku asisten bos, harus ikut ke mana pun bos pergi," ucap Iyan.


"Kamu tak mesti harus mengikuti ku terus menerus, ada waktunya kamu bersama keluargamu," ucap Chasyn.


"Iya, habis dari perusahaan aku pulang," ucap Iyan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di depan perusahaannya.


Chasyn masuk ke dalam perusahaannya, semua karyawan memberinya hormat, sekretaris Kino datang mendekat.


"Tuan," ucap sekretaris Kino memberi hormat.


"Apa ada masalah?" tanya Chasyn.


"Sejauh ini sepertinya tidak Tuan," ucap sekretaris Kino.


"Benarkah? Dalam hitungan ketiga akan ada masalah," ucap Chasyn.


"Benarkah?" tanya sekretaris Kino terkejut, ia tampak panik.


"Sudah, kamu tidak perlu khawatir, kamu cukup kerjakan pekerjaanmu saja," ucap Chasyn.


"Mari kita hitung bersama-sama karena sudah waktunya.


1


satu


2


Dua


3


Tiga


Teriak mereka bersama-sama dan tiba-tiba saja wajah seseorang yang keluar dari layar lebar di perusahaan beserta data pribadinya.


Bukan hanya itu, wajahnya juga keluar di Web dan media sosial lainnya.


Pria yang wajahnya sudah tersebar itu menjadi panik, ia ingin berusaha untuk keluar dan ternyata Chasyn dan yang lain sudah menunggunya di luar pintu.

__ADS_1


"Tangkap dia, mari kita interogasi dia," perintah Chasyn.


Sekretaris Kino menangkapnya dan memegang tangannya dan petugas keamanan yang lain dan membawanya ke ruang rapat dan mendudukkan pria itu di kursi.


__ADS_2