
"Terima kasih banyak pak," ucap Chasyn berdiri dan hendak pergi.
"Eh tunggu dulu, ini kertasnya di bawa dulu," ucap pak guru memberikan setumpuk kertas yang harus ia tanda tangani.
"Baik pak," angguk Chasyn menerima setumpuk kertas itu dan membawanya pergi.
"Iyan ayo ke mobil," ajak Chasyn memberikan setumpuk kertas itu kepada Iyan dan ia berjalan mendekati mobil sambil melirik jam tangannya.
"Ini sudah hampir jam 12, aku harus segera menaikkan angka persentase di pasaran," ucap Chasyn masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang.
"Iyan, berikan aku laptopnya," pinta Chasyn. Iyan mengambil laptop dari tas dan memberikan kepada Chasyn.
Chasyn menerimanya dan membuka laptop itu dan mengetik sesuatu.
Chasyn melihat arlojinya lagi. "Waktu tinggal 5 menit lagi nih, harus keburu nih," ucap Chasyn.
Gunakan poin untuk meningkat drastis angka persentase di pasaran
Memuat…
Loading…
Mulai…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
__ADS_1
90%…
Selesai
Poin Anda di potong 50 poin
Sisa poin Anda [330]
Selamat angka persentase perusahaan Anda akan naik dalam hitungan detik dan bertepatan dengan deadline penjurian kompetisi perusahaan.
9
8
7
6
5
4
3
2
Tring
Angka perusahaan Anda ada di angka 100%, nilai sempurna.
"Bagus. Iyan kau malam ini lebih baik beli makanan kita akan masak baberque, untuk merayakan kemenangan kita nanti," ujar Chasyn.
"Hm… memangnya kita sudah pasti menang?" tanya Iyan.
"Kau harus percaya padaku, dan seharusnya kau percaya pada ku ini, ayo jalan, belikan daging yang banyak, kita akan makan banyak malam ini," ucap Chasyn.
"Semoga saya begitu," ucap Iyan menginjak pedal gas mobilnya dan melajukan mobilnya di jalanan.
__ADS_1
Sedangkan Chasyn fokus dengan laptopnya.
xxx
Jam sudah menunjukkan pukul 18:00
Chasyn sudah bersiap-siap dengan stelan jas putih lengkap dengan sepatu hitam dan dasi kupu-kupu di lehernya. Rambut yang di sisir ke atas, semprotan parfum mahal, jam tangan branded di tangan kirinya.
"He-he-he, apa aku sudah terlihat ganteng?" tanya Chasyn bergaya di depan cermin.
Ia langsung mencampakkan diri ke atas kasur empuknya dan meng-chat Chelsea.
"Selamat malam Chelsea." [Chasyn]
"Selamat malam juga." [Chelsea]
"Apa kamu akan pergi malam ini ke hotel bintang 7 itu?" [Chasyn]
"Tentu saja aku pergi, aku sangat penasaran perusahaan siapa yang akan memenangkannya, dan juga untuk menambah wawasan ku dalam perusahaan dan melihat dunia luar." [Chelsea]
"Bagus jika begitu, aku juga akan ada di sana." [Chasyn]
"Baiklah, aku sudah bersiap-siap untuk pergi, sampai jumpa di sana." [Chelsea]
"Sampai jumpa." [Chasyn]
"Bos, mereka sudah datang," ucap Iyan dari pintu kamar Chasyn.
"Oh iya baiklah," angguk Chasyn berdiri dari tempat tidurnya dan berdiri kembali di depan cermin, merapikan rambutnya dan bajunya.
"Oke, mari kita pergi," ucap Chasyn.
Mereka masuk ke dalam mobilnya dan melaju di jalanan menuju hotel bintang 7 internasional yang di mana tempat berkumpulnya orang-orang penting perusahaan.
Perjalanan yang memakan waktu 45 menit, mereka pun sampai di tempat tujuannya.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen hadiah dan iklan
Terima kasih