Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
100. Orang yang mencari Angelina di kota H


__ADS_3

Setelah mengantar ibunya ke kampung kumuh, Angelina langsung berangkat di luar negeri.


Jadi ketika You mendapat informasi kebenaran hubungan Stella dengan Angelina, perempuan itu sudah terbaring di apartemennya di kota H.


Dia masih menikmati santai-santainya ketika perutnya tiba-tiba berbunyi menandakan dia yang sedang lapar.


Perempuan itu lalu meninggalkan kamar dan memasak makanan untuk dirinya sendiri.


Beberapa saat memasak, Angelina teringat akan sebuah janjinya "O iya,, aku berjanji pada Nyonya jenkins 3 akan memasak untuknya. Bahkan aku berjanji padanya untuk sering-sering mengunjunginya. Apakah Nyonya Jenkins akan terus mengingatnya dan akan menagih janji itu?'


"Janji Apa yang sedang kau katakan?" Tiba-tiba seorang pria memasuki dapur menarik Angelina dari Lamunan perempuan itu.


"Sial!! Bagaimana bisa kamu memasuki apartemenku?" Tanya Angelina melemparkan tatapan tajamnya pada Hendra.


Beberapa jam yang lalu dia sudah mengganti kode keamanannya, tapi pria itu,, Mengapa kembali lagi membuka pintunya?


"Hah,, bukankah kau sudah tahu kalau aku ini memiliki segalanya? Bahkan jika aku ingin memilikimu maka itu adalah hal mudah bagiku!" Ucap Hendra berjalan mendekati Angelina yang sedang memotong-motong tomat.


Pria itu berjalan di belakang Angelina lalu mengulurkan tangannya memegang dua tangan Angelina.


Buk!!


Sebuah sikuan mendarat di perut Hendra membuat pria itu meringis sembari berjalan ke sebuah kursi kosong dan duduk di sana.

__ADS_1


"Astaga, mengapa kau selalu kasar padaku? Padahal aku hanya ingin membantumu memotong tomat." Ucap Hendra menghela nafas.


"Heh, dasar!" Gerutu Angelina merasa kesal pada Hendra.


Kalau pria itu memang berniat membantunya memotong tomat maka seharusnya pria itu mengambil pisau dan nampan lain.


Tapi yang tadi itu jelas sebuah upaya untuk mencari kesempatan!!!


Hendra tidak meladeni umpatan Angelina, pria itu malah bertanya, "Bagaimana liburanmu di negaramu? Apakah menyenangkan?"


"Hm, ya, tentu saja! Aku bertemu dengan keluargaku dan pergi ke banyak tempat." Jawab Angelina.


"Ah,, tapi aku juga mendengar bahwa keluarga yang dulu membuangmu ke sini juga mengalami kebangkrutan?" Tanya Hendra sembari menatap Angelina.


Sebelum meninggalkan tempat itu dia sudah mengatakan pada Hendra agar pria itu tidak memata-matainya.


Tapi mengapa sekarang?


Namun Hendra malah tertawa dingin, "Ha ha ha.....! Kau ini terlalu percaya diri!! Apakah kau pikir aku sekurang kerjaan itu hingga mau mengurusi seseorang perempuan sepertimu?" Ucap Hendra melemparkan tatapan acuh tak acunya pada Angelina.


Angelina menjadi kesal, "Kalau begitu, bagaimana caramu mengetahui bahwa keluargaku telah bangkrut?" Tanya Angelina sembari mengamati pria di depannya.


"Hei,, keluargamu itu cukup besar dan karena perusahaan itu sedikit bekerja sama dengan beberapa perusahaan di sini maka beritanya di kabarkan sampai di sini. Semua orang di sini tahu karena kabar itu masuk berita nasional. " Ucap Hendra.

__ADS_1


Angelina mengerutkan keningnya mendengar ucapan pria itu.


Berita nasional?


"Awas aja kalau kau berbohong!!" Ucap Angelina kesal.


"Aku tidak pernah membohongi perempuan yang ku sukai. Bagaimana bisa kita akan membangun sebuah pernikahan jika hubungan kita dilandasi dengan kebohongan?" Ucap Hendra mengedipkan matanya ke arah Angelina.


"He! Omong kosong!!" Kesal Angelina pada Hendra yang terus berbicara omong kosong.


Pria itu memang sangat aneh, masih sesekali dia menghinanya lalu kemudian memujinya dan kemudian berbicara sebuah omong kosong yang menyangkut masa depan yang mustahil.


"Oya, tapi aku harus memberitahumu bahwa 20 orang baru saja dibunuh dan 35 orang melarikan diri dari kota H." Tiba-tiba kata Hendra membuat Angelina mengangkat alisnya menatap pria itu.


Kota H meskipun dikenal sebagai kota yang penuh kejahatan, tetapi di atas segalanya, Hendra adalah orang yang paling berkuasa di kota H yang mengendalikan seluruh orang berpengaruh yang berada di kota H.


"Siapa orang-orang yang baru saja kau bunuh itu?" Tanya Angelina yang merasa bingung.


Mungkinkah ada sekelompok orang yang kembali memasuki kota mereka untuk memperebutkan kekuasaan? Tetapi 55 orang itu, jumlahnya sangat sedikit!!


"Mereka orang-orang dari negaramu yang datang untuk mencarimu. Katakan padaku, apakah selama kembali ke negaramu kau sudah menyinggung seseorang yang cukup berpengaruh di sana?" Tanya Hendra.


Jika orang yang datang mencari Angelina adalah orang yang biasa-biasa saja, maka tidak mungkin orang-orang itu memiliki seni bela diri yang sangat memadai, dan terlebih, orang itu rela memberikan sejumlah uang hanya untuk mendapatkan Angelina

__ADS_1


__ADS_2