
"Sudah lama nenek merindukanmu. Selama ini kau pergi ke mana saja hingga lupa menjenguk nenek?" Tanya Nyonya Jenkins sembari memperhatikan wajah Angelina.
Angelina tampak menyesal, "Ah,, maaf Nek, beberapa waktu terakhir ini aku pergi ke luar negeri jadi tidak bisa menemui nenek. Tapi hari ini aku sudah memasak untuk nenek dan sebentar lagi para pelayan akan datang membawakannya untuk nenek.
"Namun, Apakah belakangan ini nenek tidak makan dengan baik?" Tanya Angelina yang bisa melihat bahwa tubuhnya jenkins tampak lebih kurus dari terakhir kali ia melihat perempuan tua itu.
"Ah,, ini karena nenek terus merindukanmu jadi makanan sangat sulit untuk tertelan." Ucap Nyonya Jenkins.
"Nenek, Aku sudah di sini, jadi nenek harus makan dengan baik." Ucap Angelina mengangkat wajahnya melihat Tiara dan Marlin yang telah datang.
"Baiklah, baik,," Nyonya Jenkins mengangguk-angguk sembari memperhatikan dua pelayan yang menata makanan di atas meja.
Perempuan itu sangat terkejut melihat makanan-makanan yang dimasak oleh Angelina tenyata merupakan makanan yang sulit untuk dimasak. Perempuan tua itu merasa penasaran dengan rasa masakannya.
__ADS_1
"Biar aku membantu nenek," Angelina mengambil satu piring dan sendok lalu mulai menyuapi perempuan tua itu satu persatu masakan yang ia buat.
Nyonya Jenkins tersenyum merasakan makanan yang begitu sesuai dengan seleranya.
Perempuan itu makan dengan sangat lahap, dan tanpa sadar hal itu dilihat oleh You dan Nyonya Jenkins 4 yang memasuki kamar secara diam-diam.
'Astaga,, jadi perempuan itu adalah...' Nyonya Jenkins mengatup erat-erat giginya karena sudah mengetahui identitas Angelina.
'Aku harus membicarakan ini dengan suamiku,' ucap Nyonya Jenkins langsung meninggalkan kamar tersebut.
"Waktu kecil, You adalah anak yang sangat rajin, sehari pun dia tidak pernah melupakan untuk menjengukku, dan dia selalu memperhatikan makanan yang ku konsumsi. Namun, karena tekanan dari ayahnya dan kakeknya, dia berubah menjadi pria yang dingin karena harus menanggung beban keluarga.
"Tapi kau tenang saja, nenek yakin dia akan terus memperhatikanmu dan memperlakukanmu dengan baik. Dia selalu mengorbankan apapun untuk orang-orang yang ia sayangi." Nyonya Jenkins mulai bercerita dengan senyum di wajahnya yang telah mengeriput.
__ADS_1
Angelina mengangguk-angguk sembari menambah makanan ke piring, 'Ternyata semua orang mengatakan pria itu sebagai pria penyayang, bahkan surat yang ditinggalkan Kakak pun mengatakan hal demikian. Tapi tetap saja, aku tidak boleh memaafkannya.
'Dia sudah memanfaatkan orang tuaku untuk mengancamku, bahkan dia juga lalai menjaga kakakku hingga Kakakku harus meninggal karena kecelakaan. Bahkan lebih parahnya lagi, dia membuatku menderita karena kelalaiannya mencari informasi!!!' gerutu Angelina dalam hati.
Dia tidak bisa mempercayai bahwa orang berkuasa seperti You tidak akan bisa mendapat informasi yang akurat hingga berujung menyiksa adik dari kekasihnya sendiri.
"Oya, satu lagi yang harus nenek beritahukan padamu, You itu alergi dengan kacang merah, tetapi dulu ketika dia masih kecil, dia pernah membuat dirinya hampir meninggal demi menyenangkan hati nenek.
"Saat itu, nenek tidak menyadari bahwa kue yang diberikan oleh seorang kerabat jauh ternyata dicampur dengan kacang merah.
"Lalu nenek memberikan kue itu terhadapnya, dan ketika dia memakannya dia sudah menyadari bahwa kue tersebut mengandung kacang merah. Tapi melihat nenek yang terlalu senang memberikan kue itu padanya, dia akhirnya menghabiskan banyak kue tersebut dan mengalami, selama 3 hari.
"Waktu itu nenek merasa sangat cemas, tetapi ketika dia bangun, orang pertama yang ia cari adalah nenek. Dia bahkan minta maaf pada nenek." Cerita Nyonya Jenkins dengan rasa bersalahnya yang masih tersisa sampai sekarang.
__ADS_1
Angelina terdiam mendengarkan cerita itu, 'Mengapa semua orang menceritakan You dengan baik?' Angelina merasa sangat kesal. 'Tapi aku mendapat ide,,, ternyata kacang merah adalah kuncinya....' Angelina diam-diam memikirkan sesuatu