Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
298.


__ADS_3

Setelah kembali dari dokter, Nyonya Jenkins langsung bersemangat, jadi perempuan itu tidak menunda-nunda lagi dan langsung terjun ke dapur untuk membuat makanan instan kesukaan Angelina.


Angelina yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum sembari duduk di salah satu kursi dalam dapur, dan menatap Ibu mertuanya yang sangat bersemangat menggerakkan pisau dapurnya.


"Hm,,, hm,,, mmmm,,, na na na....." Nyonya Jenkins memasak sembari bersenandung dengan bibir perempuan itu tak berhenti tersenyum.


Hal itu membuat Angelina mau tak mau ikut tersenyum melihat ibu mertuanya sembari tangannya menyapu perutnya.


'Ah,,, aku tak menyangka bahwa ramalan Rossa ternyata benar-benar terjadi. Kalau begitu, aku yang akan menghilang dari keluarga Jenkins,,, bagaimana bisa aku menghilang?' pikirin Angelina yang sama sekali tidak memiliki alasan untuk meninggalkan keluarga Jenkins.


Kecuali jika alasan tersebut ialah alasan yang tak bisa ia terima, perempuan itu menelan air liurnya sambil memikirkan dirinya.


'Kalau aku benar-benar pergi dengan cara seperti itu, maka mulai sekarang aku harus menikmati keberadaanku bersama suamiku, orang tuaku dan terlebih nanti ketika anak-anakku telah lahir. Setidaknya masih ada beberapa waktu lagi,,,' pikir Angelina yang kini merasa bahwa dia hanya akan meninggalkan keluarga Jenkins jika ajal sudah menjemputnya.

__ADS_1


Untuglah ramalan Rossa bahwa dia masih akan melahirkan seorang anak perempuan untuk suaminya, jadi dia berpikir bahwa masanya untuk bersama dengan suaminya masih cukup lama.


'Aku tidak boleh serakah,, dan tidak boleh terlalu memikirkannya supaya anak-anakku bisa lahir dengan sehat.' ucap Angelina dalam hati kini berusaha untuk membuat dirinya hanya memikirkan tentang hal positif saja.


"Ah,, sayang, apakah kau menginginkan makanan lain selain ini?" Tiba-tiba pertanyaan Nyonya Jenkins langsung menarik Angelina dari lamunannya.


"Ah,, itu,, aku belum memikirkan nya, Tapi nanti kalau aku menginginkan sesuatu, aku akan langsung memberitahukannya pada ibu," ucap Angelina kini berdiri menghampiri ibunya untuk melihat perempuan yang sedang memasak itu.


Nyonya Jenkins langsung menatap menantunya sembari berkata, "Apakah kau tidak lelah berdiri?"


Pada malam hari ketika You dan Tuan Jenkins kembali ke rumah, Nyonya Jenkins dengan semangat menyediakan makan malam yang begitu spesial untuk semua orang.


You yang melihat itu merasa kebingungan karena biasanya meja mereka tidak terlalu banyak makanan, selain itu, hanya ada makanan-makanan sehat untuk ibu hamil.

__ADS_1


Tapi hari itu You mengerutkan keningnya ketika dia melihat beberapa Jenkins anggur juga disediakan di atas meja.


Bahkan, ada tambahan dua set alat makan di atas meja.


"Ibu, ada apa ini?" Tanya You yang baru saja kembali dari meja makan mengecek menu makan malam hari itu.


Nyonya Jenkins yang duduk di ruang keluarga sembari mengupas kacang untuk Angelina langsung menatap putranya, "Ibu mengundang Ayah dan Ibu mertuamu kemari. Kita akan makan malam bersama, karena hari ini Ibu dan Angelina punya kabar baik untuk kalian semua." Ucap Nyonya Jenkins sembari tersenyum riang dengan Angelina yang ikut tersenyum.


"Apa kabar baiknya?" Tanya Tuan Jenkins yang merasa begitu penasaran dengan kedua perempuan yang sedang tersenyum-senyum.


Nyonya Jenkins semakin melebarkan senyumnya sembari memberikan kacang pada Angelina, "aku akan mengatakannya saat kita sudah selesai makan malam." Jawab Nyonya Jenkins sembari melirik ke arah ponselnya untuk melihat jam.


'Kenapa besanku lama sekali?' pikir Nyonya Jenkins yang sudah tidak sabar untuk makan malam bersama semua keluarga, lalu mengumumkan sebuah kabar baik yang mereka dapat dari rumah sakit.

__ADS_1


Sementara You dan Tuan Jenkins yang memperhatikan 2 perempuan yang tampak selalu tersenyum itu, ia hanya bisa menahan rasa penasaran mereka dalam hati.


Tidak ada satupun dari mereka yang bisa menebak tentang berita baik yang akan disampaikan oleh Angelina dan Nyonya Jenkins.


__ADS_2