Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
127. Bukan mimpi?


__ADS_3

Angelina mengikuti You ke dalam ruang kerja pria itu.


Angelina memperhatikan sikap You, 'Hah,, memang dunia mimpi ini benar-benar membuatku tercengang. Seandainya aku bertemu dengan pria ini di dunia nyata, dia pasti sudah menyiksaku habis-habisan karena sudah menipunya.


'Dia pasti akan memakiku karena sudah membuatnya merasa bersalah pada Kak Stella karena aku membuat dirinya menyiksa adik Kak Stella. Tapi sekarang dia tampak tenang-tenang saja.' ucap Angelina dalam hati sembari dengan tenang mengikuti pria di depannya.


'Meskipun ini di mimpi, tetapi aku harus melihat foto-foto itu, paling tidak aku bisa mengobati sedikit rinduku pada Kak Stella.' pikir Angelina dalam hati.


Akhirnya, dia melihat You sudah duduk di kursi kerjanya lalu pria itu mengeluarkan sebuah kotak dan meletakkannya di atas meja.


Angelina merasa sangat senang, jadi dia langsung membuka tutup kotaknya dan melihat foto-foto yang ada di sana.


"Kau tidak marah?" Pertanyaan You yang tiba-tiba membuat Angelina berhenti menata foto yang ada di tangannya.


Perempuan itu lalu menatap pria yang menatapnya dengan tenang.


"Apa maksudmu?" Tanya Angelina yang merasa heran.


"Maksudku,," You berdiri mendekati Angelina lalu tanpa aba-aba memeluk perempuan itu.


"Aku merindukanmu," ucap You.


Pelukan itu membuat Angelina merasa sangat sakit, seluruh ingatan tentang kelakuan bejat You terhadapnya langsung terputar di kepalanya.


"Apa yang kau lakukan?!!" Angelina mendorong pria itu hingga You akhirnya mundur menjauh dari Angelina.

__ADS_1


'Aku tidak boleh menyakitinya lagi, pokoknya aku tidak boleh melakukan sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.' pikir You dalam hati sembari memandang Angelina lalu tatapannya berpindah ke perut Angelina,, di situ ada seorang jagoan kecilnya sedang beristirahat di perut Angelina.


"Jangan dekat-dekat denganku atau aku akan membuatmu lenyap dari alam mimpi ini!!" Ucap Angelina sembari menggertakan giginya menatap You dengan tatapan tajam.


Namun tatapan Angelina sama sekali tidak menyinggung pria itu, You mala tersenyum menikmati bola mata indah milik Angelina.


Bola mata itu selalu membuatnya merasa teduh, bola mata itu adalah bola mata yang selalu ia rindukan untuk di tatap.


"Sepertinya kau sangat marah padaku," ucap You menghela nafas.


Sudah cukup baginya jika perempuan itu tidak marah karena dia kembali membawa perempuan itu ke rumahnya, jadi dia tidak akan memaksa Angelina menerima sentuhan darinya.


"Heh,, tentu saja!!" Ucap Angelina dengan kesal mengambil kotak di atas mejanya lalu perempuan itu terburu-buru melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan You.


You terus mengikuti perempuan itu dengan menjaga jarak mereka tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat pula.


"Nyo,, Nyonya?" Tiara yang sedang mengepel lantai 2 begitu terkejut melihat seorang perempuan berjalan ke arahnya.


"Tiara?!!" Angelina merasa sangat senang, jadi perempuan itu berlari ke cepat ke arah Tiara dan tak menyadari bahwa lantai yang basah bisa membuatnya tergelincir.


"Nyonya hati-hati!!" Tiara begitu panik melihat Angelina yang berlari ke arahnya jadi perempuan itu hendak menghentikan Angelina.


Tapi sayangnya, dia terlambat karena Angelina sudah tergelincir dan perempuan itu terjatuh bersama kotak yang ia bawa.


Buk!!

__ADS_1


You dan Tiara sangat panik, jadi mereka langsung mendekati Angelina dengan you yang langsung merangkul tubuh Angelina dari lantai.


"Sakit!!!" Angelina meringis merasakan sakit di perut bawahnya.


Saat itu juga, tangan You yang memegang paha Angelina merasakan sesuatu yang membasahi tangannya.


"Sial!!" Wajah yang menjadi sangat pucat lalu pria itu berlari dengan cepat ke lantai satu menuju mobil.


Duduk di dalam mobil, You membiarkan sang supir menjalankan mobilnya, sementara dia memperhatikan wajah Angelina yang terus meringis.


"Kau harus tahan,, kita sedang dalam perjalanan ke rumah sakit." Ucap You dengan wajah paniknya menempelkan dahinya ke dahi Angelina sembari memejamkan matanya.


Pokoknya dia harus tetap tenang agar dia juga bisa menenangkan Angelina.


Kelakuan You membuat Angelina yang meringis kesakitan akhirnya membuka matanya dan terkejut saat menyadari melihat posisi mereka.


Kecemasan yang terlihat di wajah You dan bagaimana pria itu sangat mengkhawatirkannya membuat Angelina terpaku mengabaikan rasa sakitnya.


'Ini,, ini bukan mimpi?' ucapnya dalam hati berusaha berpikir.


@Interaksi



Oh, otor juga gak sabar nunggu vote, like dan bintang 5 dari kalian, hehe...

__ADS_1


__ADS_2