
Setelah memberikan tamparan pada Bella sebanyak 100 kali, Kenan benar-benar tumbang, tangan pria itu diperban dan dia diharuskan beristirahat selama beberapa hari.
Namun, karena tugasnya belum selesai, maka pria itu tidak bisa diam di rumahnya, jadi dengan tangan yang diperban pria itu masih tetap bekerja dengan seorang pengawal yang terus berada di sisinya.
Ketika pagi-pagi hari sekali dia kembali ke kediaman You untuk mendapat perintah dari pria itu.
Tiara dan Marlin tercengang melihat keadaan Kenan sampai mereka berdua tak bisa mengatakan apapun.
Tok tok tok.
Pengawal yang bernama Zain mengetuk pintu kamar You.
"Masuk," Jawab seorang pria dari dalam kamar lalu Zain langsung membuka pintu tersebut hingga dia dan Keenan memasuki kamar.
Zain memperhatikan ruangan itu kamar yang sangat besar dengan barang-barang yang mewah di dalamnya.
Pria itu mengerutkan keningnya melihat meja rias yang penuh dengan alat make up.
'Bukankah beredar rumor di kantor bahwa Tuan hanya menikahi istrinya untuk menyiksanya, tapi mengapa ada barang-barang perempuan di sini? Masa sih tuan tidur bersama orang yang ia benci?' pikir Zain merasa sangat aneh, namun dia tidak mengatakan apapun dan hanya mengikuti Kenan berdiri di ambang pintu.
__ADS_1
Sementara You, pria itu sedang memakai pakaian di ruang ganti.
Setelah You selesai berpakaian, dia keluar dari ruang ganti dan melihat keadaan Kenan.
Sedikitpun ia tidak merasa kasihan pada Kenan karena pria itu memang pantas mendapatkannya sebab dia sudah membuatnya menyiksa orang yang salah, dan terlebih orang itu adalah adik dari kekasihnya sendiri.
"Pergi ke kampung kumuh dan Sandra orang tua Angelina. Kirimkan pesan padanya agar dia kembali!" Perintah You.
"Baik Tuan," jawab Kenan.
"Keluar," lagi ucap You.
Keduanya akhirnya keluar dari kamar You lalu Kenan melihat Zain.
"Sekarang telepon beberapa orang untuk melakukannya." Perintah Kenan.
"Baik Tuan," jawab Zain, segera melakukan perintah Kenan lalu mereka berdua pergi ke parkiran.
Zain segera memanaskan mobil yang akan ditumpangi You berangkat ke kantor.
__ADS_1
Setelah menunggu sekitar 20 menit, akhirnya You turun dari kamarnya lalu mereka segera berangkat ke kantor dengan Kenan yang tetap waspada di dalam mobil.
'Untunglah Tuan tidak mabuk-mabukan lagi. Tapi sepertinya aku merasa kalau saat ini aura Tuan jauh lebih mengerikan daripada ketika dia mabuk-mabukan.' pikir Kenan dalam hati sembari melirik ke arah Zain yang tampak fokus menyetir mobil.
1 km sebelum sampai ke kantor, You tiba-tiba berkata, "Hentikan mobilnya."
"Baik Tuan," jawab Zain lalu pria itu segera menepikan mobil di pinggir jalan.
Kenan merasa waspada, dan akhirnya, kewaspadaannya terjawab saat You berkata, "Turun dari mobil lalu lanjutkan berjalan ke kantor. Kau harus tiba dalam 20 menit. Oh, jangan gunakan lift."
Kenan menahan nafas di tempatnya, sementara Zain, pria itu merasakan seluruh tubuhnya menjadi tegang.
Ruangan You berada di lantai 35, sementara Kenan berada dalam kondisi sakit. Mungkinkah pria itu bisa tiba di ruangan You dalam waktu 20 menit?
"Baik Tuan," jawab Kenan langsung menoleh pada Zain agar pria itu membantunya membuka mobil.
Jadi Zain langsung turun dari mobil lalu berputar membukakan pintu untuk Kenan sebelum kembali mengemudikan mobil mereka menuju kantor.
'Astaga, Tuan benar-benar kejam. Selama ini aku selalu merasa bahwa Kenan berada dalam posisi yang sangat menguntungkan karena setiap hari bisa bertemu dengan bos besar. Tapi ternyata, dia mengalami penderitaan yang lebih parah daripada yang kami alami sebagai bawahan biasa.' pikir Zain dalam hati sembari mengemudi dengan hati-hati.
__ADS_1
Pokoknya, dia tidak boleh membuat masalah di depan You, atau mungkin dia akan berakhir seperti Kenan yang disiksa habis-habisan oleh You.