Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
121. Berencana pergi ke negara C


__ADS_3

Akhirnya, setelah mereka sarapan, kedua orang itu memilih pergi ke paviliun yang ditinggali oleh Arthur lalu mereka bercakap-cakap di ruang tengah paviliun itu.


"Jadi, Katakan padaku, siapa Ayah dari bayi yang kau kandung itu?!" Langsung tanya Arthur karena pria itu sudah sangat penasaran.


"Hah,,, Apa kau ingat ketika aku menelponmu menceritakan tentang perempuan yang disiksa oleh seorang lelaki?" Tanya Angelina.


"Hm,," Arthur berpikir sesaat lalu kemudian dia melototkan matanya menatap Angelina, "Kau.. itu kau?!!" Tanya Arthur tak percaya.


"Ya,, itu aku." Jawab Angelina membuat Arthur ternganga tanpa bisa mengatakan satu lata kata pun dari mulutnya.


Dia tidak pernah percaya bahwa perempuan seperti Angelina, suatu saat akan ditindas oleh seorang pria dengan begitu mengerikannya.


"Hah,, jangan memperlihatkan wajah seperti itu di depanku. Yang penting sekarang coba bantu aku berpikir bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari tempat ini. Atau jika tidak, aku akan gila dikurung di tempat ini!!" Ucap Angelina sembari memijat keningnya.

__ADS_1


"Hah, jangan bertanya padaku, kalau aku tahu, aku sudah melakukannya dari dulu. Tapi,, siapa pria yang menjadi ayah dari bayi yang kau kandung itu?" Tanya Arthur.


"Seorang penguasa di negaraku. Tapi bahkan penguasa itu tidak bisa menembus masuk ke tempat ini, apalagi kita yang hanya orang biasa." Ucap Angelina berpasrah.


"Ah,, ya... Sayang sekali. Tapi kalau aku bisa bertanya, kau akan memilih pria yang mengurungmu di sini atau memilih pria yang menjadi ayah dari bayi dalam kandunganmu?" Tanya Arthur yang begitu penasaran dengan keputusan Angelina.


Persetan dengan cara untuk keluar dari tempat itu, karena dia sudah tidak memikirkannya lagi, dia tahu semua usahanya akan sia-sia.


"Memilih?" Angelina terkekeh, "He he he.. tidak ada!! " Katanya dengan tegas.


"Hah,, Tentu saja aku akan menjadi ayah dan ibunya. Aku tidak akan membiarkan bayi ini memiliki Ayah brengsek seperti dua orang itu." Ucap Angelina mengusap perutnya.


Arthur memperhatikan Bagaimana lembutnya Angelina membelai perutnya, 'Astaga, perempuan kasar ini, ternyata dia bisa berubah menjadi lembut. Tapi,, siapa penguasa yang dimaksud oleh Angelina?' Arthur bertanya-tanya dalam hatinya.

__ADS_1


...


Sementara itu, di sebuah ruangan CEO, You sedang meledak marah karena dia sudah memberikan banyak waktu untuk bawahannya mencari Angelina, tetapi orang-orang itu belum memiliki kemajuan setelah satu bulan lebih.


"Atur keberangkatan ku ke negara C!" Ucap You yang sudah tak tahan lagi.


"Baik Tuan," jawab sang bawahan lalu keluar dari ruangan yang meninggalkan Kenan yang masih berdiri di sana.


Kenan memandangi You yang tampak gelisah di tempatnya, 'Astaga,,, Tuan sudah benar-benar dibutakan oleh cinta. Aku sudah memperingatkannya bahwa tempat itu sangat berbahaya, dan meski kami memiliki kekuatan yang besar, kami tidak mungkin datang ke wilayah kekuasaan orang besar untuk membuat kekacauan.' pikir Kenan dalam hati yang merasa sangat cemas.


Pria itu memberanikan dirinya berkata, "Tuan, saya tahu Nona Angelina terkurung di sana, tetapi kalau Tuan pergi ke sana dan sesuatu terjadi, maka tidak akan ada lagi penerus keluarga Jenkins, bahkan--"


"Berani menasehatiku?!" Langsung bentak You sembari menatap Kenan dengan kilatan kemarahan.

__ADS_1


Kenan langsung kalah, dia tidak bisa beradu mental dengan You.


Pria itu langsung menunduk, lalu berkata, "Kalau begitu, saya akan mempersiapkan keberangkatan Tuan ke negara c." Ucap Kenan.


__ADS_2