Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
129. Kembali ke rumah You


__ADS_3

Beberapa jam terbaring, Angelina sama sekali tidak bisa memejamkan matanya untuk tidur karena dia terus merasa marah cemas dan tidak bisa menenangkan dirinya sendiri.


Ada banyak hal yang membebani pikirannya hingga perempuan itu hanya bisa menahan sakit pada punggungnya yang terasa kaku karena lama tidak digerakkan.


'Sial!! Pria di sampingku ini malah tidur begitu pulas?!!' Angelina menggeram dalam hati merasakan nafas You yang begitu teratur menandakan bahwa pria itu tidur dengan sangat nyenyak.


Beberapa saat kemudian, pintu tiba-tiba terbuka, jadi Angelina yang sedari tadi membuka matanya langsung berpura-pura tidur.


Brano memasuki ruangan itu dan melihat dua orang yang tertidur pulas di satu ranjang kecil.


"Hah,, mereka berdua pasti sangat lelah karena sudah melakukan perjalanan bolak-balik di dua negara." Ucap Brano memperhatikan dua orang itu lalu dia berjalan ke kursi yang berada di sudut ruangan.


Tiba-tiba ponselnya berdering, pria itu melihat ponselnya lalu mengangkat panggilan yang masuk.


"Ada apa?" Brano berbicara dengan suara yang dipelankan karena dia tidak mau mengganggu dua orang yang sedang tidur dengan nyenyak.


"Tuan, semua orang-orang kita dari negara c sudah kembali. Ada beberapa yang terluka, namun sudah diobati oleh dokter." Lapor seorang pria dari seberang telepon.

__ADS_1


"Bagus, kalian sudah bekerja begitu keras untuk membawa Nyonya kembali. Biarkan semua orang libur selama satu minggu dan berikan bonus untuk masing-masing orang." Ucap Brano.


"Baik Tuan," jawab orang dari seberang telepon.


Brano kemudian mengakhiri panggilan itu lalu dia menatap keluar jendela.


"Hah,, Tuan begitu mencintai Nyonya sampai mempertaruhkan nyawanya dan seluruh anak buahnya demi menyelamatkannya." Ucap Brano menghela nafas.


Angelina yang berpura-pura terdiam mendengarkan ucapan Brano dengan jelas.


Perempuan itu merasa sangat aneh, ia mulai memikirkan kejadian-kejadian yang telah Ia lewati.


'Sial!! Dia pasti melakukan semua itu karena rasa bersalahnya!! Pokoknya aku tidak boleh mempercayainya,,,, dan sekarang, fokusku hanya untuk mempertahankan bayiku lalu setelah itu membuat pria ini bertekuk lutut di hadapanku!!!' ucap Angelina dalam hati sembari mengepal erat tangannya.


Dendamnya pada You begitu besar, jadi dia akan melakukan segala cara untuk membalaskan dendamnya pada pria itu.


Setelah lama terus terdiam, akhirnya Angelina kembali diculik oleh tidurnya sebab malam sudah begitu larut.

__ADS_1


Pagi hari ketika dia terbangun dia sudah kembali ke kamar di kediaman You.


"Sial!!" Angelina menggerutu sembari melihat tempat yang sudah menorehkan rasa sakit padanya.


Perlahan-lahan dia berusaha untuk duduk lalu terkejut ketika pintu terbuka dan Tiara beserta Marlin memasuki kamar sembari membawa nampan berisi makanan.


"Nyonya,," Tiara langsung berlari ke arah Angelina.


"Jangan berlari seperti itu, bagaimana kalau makanannya tumpah?" Marlin memperingatkan Tiara hingga perempuan itu berusaha berjalan dengan tenang sembari menahan rasa sukacitanya melihat Angelina telah kembali.


Kedua pelayan itu meletakkan makanan di atas meja lalu Tiara langsung mendekati Angelina.


"Nyonya,, Saya sangat merindukan Nyonya!!!" Seru Tiara hampir saja menangis saking bahagianya dia melihat Angelina.


Marlin yang berada di belakang Tiara langsung mendengar lalu berkata, "Akhirnya Nyonya kembali, dan semua ketegangan beserta kesedihan di rumah ini telah menghilang. Selamat datang kembali di rumah, semoga Nyonya tetap betah tinggal di rumah ini."


"Ya!! Semoga Nyonya beta bersama kami di rumah ini." Ucap Tiara dengan mata berkaca-kaca menatap perempuan yang duduk di tempat tidur.

__ADS_1


'Astaga,, apa yang mereka bicarakan?' Angelina tak tahu harus berkata apa, sebab dia tidak pernah mengharapkan seseorang menginginkannya kembali ke rumah ini!!!


__ADS_2