Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
173


__ADS_3

Setelah beberapa jam beristirahat di hotel, dua orang itu kemudian berangkat ke rumah yang tertulis di alamat pemberian Raina.


You yang mengetahui bahwa mereka harus melewati jalan setapak beberapa kilometer langsung menjadi posesif dan memperlengkapi istrinya dengan segala sesuatu yang bisa membuat perempuan itu tetap aman.


Tetapi ketika mereka turun dari mobil untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, Angelina langsung mendesah kesal.


"Aku tidak bisa berjalan dengan nyaman jika menyenangkan ini semua," ucap Angelina dengan kesal melepaskan syal tebal yang melilit di lehernya lalu melepaskan jaket luaran yang paling tebal.


Hal itu membuat You langsung menjadi sangat cemas melihat istrinya kini hanya memakai pakaian tipis yang akan membuat perempuan itu mudah masuk angin.


"Pakaian ini terlalu tipis, bagaimana kalau kulitmu tergores oleh sesuatu? Udara di sini juga dingin, kau bisa masuk angin." Ucap You begitu cemas jika perempuan itu lacet sedikit saja.


"Jangan khawatir, jaket yang kupakai itu justru akan membuatku semakin cepat lelah, karena terlalu berat di tubuhku." Kata Angelina mulai menarik tangan suami nya agar mereka memasuki jalan setapak yang tak bisa dimasuki mobil, ataupun kendaraan roda dua.


Sembari melangkah, You terus memperhatikan istrinya sebab pria itu terlalu takut jika istrinya tiba-tiba terpeleset di jalan yang licin itu.


Apalagi, saat itu baru selesai turun hujan jadi tanah yang becek dan rumput yang basah sangat licin untuk dilalui.


"Hati-hati," ucap You mengingatkan istrinya sembari memperhatikan perempuan yang berjalan di depannya, sebab mereka tidak bisa berjalan berjajar karena sempitnya jalan tersebut.


"Iya," jawab Angelina sembari terus melangkah kan kakinya tanpa menoleh ke belakang.

__ADS_1


"Perhatikan langkahmu."


"Jangan terlalu cepat."


"Di situ sangat becek, ambil jalan sebelah sana."


"Kalau lelah katakan, aku bisa menggendongmu."


"Kau masih kuat berjalan?" You terus berbicara pada istrinya membuat telinga Angelina terasa panas mendengar ucapan pria itu.


Tak kalah dengan Angelina, Tiara dan beberapa pengawal yang mengikuti dua orang itu juga sangat ingin melemparkan diri mereka ke lautan luas agar tidak mendengar suara pria yang terlalu protectif pada istrinya.


"Diamlah, kau membuat ku tidak fokus untuk melihat jalan," gerutu Angelina katika mereka sudah agak jauh berjalan dan You tidak pernah berhenti berbicara.


Pada tubuh Angelina ada dua nyawa yang merupakan kesayangannya, jadi dia harus ekstra hati-hati menjaga perempuan itu. Jangan sampai ada lecet!


"Hah... Aku tahu, tapi suaramu membuatku semakin tidak berkonsentrasi," ucap Angelina menghentikan langkahnya sembari menatap jalan yang masih panjang.


"Baiklah," jawab You sembari menutup mulutnya, ia berhenti berbicara dan hanya fokus mengikuti langkah Angelina sembari berjaga-jaga untuk menimang perempuan itu ketika terjadi sesuatu yang tak diinginkan.


Tetapi, ketika mereka tiba di tempat yang berbatu batu, pria itu tak bisa menahan diri untuk berkata, "jangan injak batu berlumut, itu sangat licin."

__ADS_1


Angelina tidak menjawab, tetapi perempuan itu hanya menghela napas sembari melangkahkan kakinya di pijakan yang menurutnya aman untuk dirinya.


Baru beberapa meter dari tadi jalan berbatu batu itu ketika dari belakang Angelina terdengar suara orang yang jatuh.


Buk!


Angelina langsung berbalik dan melihat you sudah tersungkur di tanah.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Angelina langsung mendekat untuk membantu pria itu ketika dua orang pengawal lebih cepat mendekati You.


Namun, ketika dua orang pengawal itu hendak membantu You, pria itu langsung menolak, "kalian berani menyentuh di depan istriku!" Kesal You melototi dua pengawal itu.


Semua orang langsung membeku di tempatnya, bahkan Angelina juga tak menyangka bahwa pria itu akan menolak bantuan dari dua pengawalnya.


Keheningan itu membuat You langsung menatap istrinya "Sayang, ini tidak seperti yang kau pikirkan, mereka tidak pernah menyentuhku." Ucap you terlihat seperti orang yang membela dirinya sendiri sembari pria itu berusaha untuk berdiri.


Melihat pria itu kesulitan, Angelina lalu membantu You, "apakah kau pikir aku akan cemburu pada pengawalmu?" Tanya Angelina ketika You sudah berdiri dengan tegap.


"Apakah kamu tidak cemburu kalau orang lain menyentuhku?" Tanya You dengan raut wajah yang tampak kecewa sebab dia berpikir ketika dia sedang memiliki pasangan maka dia harus menjaga diri dari sentuhan orang lain agar tidak melukai hati pasangannya.


Semua orang "..."

__ADS_1


Pikiran You benar-benar,,,,, memgagumkan!!!


__ADS_2