
"Hah...!!!" Angelina menghembuskan nafasnya dengan tenang dan meregangkan tangannya ketika dia turun dari pesawat setelah kembali ke negara kelahirannya.
Perempuan itu merasa sangat senang karena akhirnya setelah bertahan selama 2 bulan lebih, akhirnya Hendra mau membawanya kembali ke negaranya.
Jadi perempuan itu merasa bahwa peluangnya untuk bertemu dengan suaminya lebih awal dari waktu perjanjian akhirnya akan segera terwujud.
Sementara Hendra yang berada di belakang perempuan itu, wajah pria itu tampak meredup melihat senyum bahagia Angelina karena perempuan itu telah kembali ke negaranya.
'Tiba-tiba aku merasa menyesal membawa perempuan itu kembali ke mari, Tapi semenjak dia berada di kota H perempuan itu bahkan tidak pernah tersenyum sekalipun. Bahkan tubuhnya,,,,' Hendra memperhatikan tubuh Angelina yang sudah sangat kurus, bahkan ukuran yang dipakai perempuan itu turun 3 tingkat ukuran dari yang sebelumnya dikenakan oleh Angelina.
"Ayo," ucap Hendra langsung memegang tangan Angelina dan menarik perempuan itu agar mereka segera meninggalkan bandara.
__ADS_1
Mengetahui bahwa Angelina tidak berusaha lagi untuk melepaskan tangannya, maka Hendra merasa sangat senang, jadi pria itu merasa sedikit terhibur karena ada sedikit kemajuan di antara hubungan mereka.
"Mulai hari ini kita akan tinggal di sini berdua, dan kau akan bekerja di perusahaan Rahaya, tapi masih harus dengan penyamaran." Ucap Hendra langsung diangguti oleh Angelina lalu dengan cepat Angelina menarik kopernya ke dalam apartemen dan memperhatikan apartemen itu.
Jika dulunya setiap apartemen milik Hendra dicat menggunakan cat berwarna hitam dan abu-abu, maka saat ini dia terkejut melihat apartemen itu didesain dengan begitu hidup.
Warna-warna cerah dan tanaman hias yang berdaun cerah diletakkan di sudut-sudut ruangan.
'Sepertinya dia melakukan semua ini agar membuatku mengubah hatiku. Tapi dia salah, karena selamanya Aku tidak akan pernah mengubah haluan hatiku karena aku sudah menetapkan bahwa seumur hidup aku hanya akan mencintai suamiku saja.' ucap Angelina dalam hati sembari menarik kopernya ke dalam kamar miliknya dan mulai mengatur barang-barangnya.
Sementara itu, di kantor milik lemari, pria itu sedang memeriksa dokumen-dokumen ketika dia teringat akan surat yang diberikan oleh Angelina.
__ADS_1
Jadi pria itu kembali membuka laci dan mengambil dua surat yang ditulis oleh Angelina lalu membacanya berulang-ulang.
"Tinggal satu minggu lagi dari waktu perjanjiannya, tapi aku sudah mengecek akun itu berkali-kali dan sampai sekarang tidak ada perubahan di akun itu." Ucap You merasa sangat sedih dan begitu khawatir akan istrinya.
Tetapi dia tidak bisa melakukan apapun untuk membahayakan dirinya sendiri, karena kalau sampai terjadi sesuatu padanya, maka akan ada tiga orang anak yang akan hidup sebagai yatim piatu.
Dan dia merasa sesak untuk memikirkan itu, serta dia tahu bahwa Angelina pasti akan lebih sedih lagi jika ketiga anak mereka terlantar!!!
"Hah,, Ayo bersabar sedikit lagi, mari Tunggu tanggal ini dan lihat apa yang akan terjadi." Ucap You dengan jantung yang berdebar-debar karena tak sabar menunggu satu minggu lagi dari waktu yang telah ditentukan oleh istrinya.
Pria itu sangat berharap bahwa pada hari itu, kerinduannya pada istrinya akan segera sirna dan dia bisa memeluk perempuan itu dengan hangat.
__ADS_1