
You yang sudah dari tadi menunggu ibu dan istrinya di lantai 3, sangat terkejut ketika dia sudah mendapat telepon setelah satu setengah jam berlalu.
"Sayangku," ucap You pada istrinya yang menelponnya.
"Aku dan ibu sudah kembali, dan kami sudah ada di lobby, kau ada di mana?" Tanya Angelina membuat You begitu terkejut.
Pertemuan mereka sangat singkat, yang berarti bahwa mungkin saja pertemuan itu tidak berjalan dengan lancar.
Jadi You langsung berkata, "Tunggu sebentar, aku akan segera ke situ."
"Baik," jawab Angelina dari seberang telepon, lalu panggilan itu diakhiri dengan You yang terburu-buru keluar dari ruangannya dan menggunakan lift untuk turun ke lobby.
Begitu tiba di lobby, dia mendapati Angelina dan Nyonya Jenkins sedang berbincang-bincang bersama.
__ADS_1
"Ibu tidak menyangka kau sangat pandai melihat berlian. Nanti ketika tiba di rumah, kau juga harus melihat koleksi berlian ibu, siapa tahu di antara berlian berlian itu ada yang tidak bagus." Ucap Nyonya Jenkins langsung diangguki oleh Angelina.
"Baik Bu, aku pasti akan melihatnya dengan baik," ucap Angelina sembari tersenyum lalu melihat ke arah suaminya yang datang menghampiri mereka.
"Sayang," kata Angelina sembari melemparkan senyumnya pada suaminya membuat You langsung menghampiri perempuan itu dan membawa Angelina ke pelukannya.
Tak lupa pula You mendaratkan sebuah ciuman di kening istrinya, lalu dia menatap ibunya, "Bagaimana pertemuan kalian hari ini?" Tanya pria itu.
"Semuanya berjalan lancar, sekarang bawa istri mu pulang, karena Ibu masih harus melakukan beberapa hal dengan teman-teman ibu." Ucap Nyonya Jenkins yang tidak mau jika menantunya kelelahan sebab terlalu lama menemaninya.
Begitu Nyonya Jenkins pergi, Angeline langsung mendongak menatap suaminya, lalu perempuan itu berjinjit dan mencium di bibir suaminya.
"Sepertinya istriku sangat senang," ucap You dengan tatapan lembut serta tangan yang membelai rambut hitam Angelina dengan penuh cinta.
__ADS_1
"Hm,, semua orang menyukaiku, jadi tentu saja aku merasa sangat senang. Bahkan ibu membelaku di depan teman-temannya," kata Angelina tak bisa menahan senyum kebahagiaan di bibirnya.
Maka You pun tak bisa menahan senyumnya lalu dia memeluk erat istrinya, mengabaikan orang-orang yang lalu-lalang memperhatikan mereka.
Kedua orang itu seolah membentuk dunia sendiri dari banyak orang yang melihat mereka di sana, karena mereka sama sekali tidak terganggu dengan tatapan orang-orang itu.
Keduanya bahkan berpelukan secara 5 menit sebelum meninggalkan tempat itu sambil tersenyum bahagia dengan kemenangan mereka hari itu.
"Sayang,, aku rasa setelah ini ibu akan memperlakukanku dengan baik." Ucap Angelina mempererat genggaman tangannya pada tangan suaminya.
"Aku harap juga begitu," ucap You sembari membukakan pintu mobil untuk istrinya lalu kedua orang itu kembali ke kediaman utama keluarga Jenkins.
Dan sesuai dugaan Angelina, maka pada hari-hari berikutnya Nyonya Jenkins terus memperlakukannya dengan sangat baik.
__ADS_1
Perempuan itu memberikan ramuan yang memperkuat janin Angelina, bahkan Nyonya Jenkins sangat hati-hati dalam menyuruh pelayan untuk membuat makanan bagi Angelina.
Semua yang ada di meja makan adalah makanan yang sehat untuk ibu hamil, jadi Angelina merasa diperhatikan di rumah itu.