Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
108. Nyonya Jenkins 3 merajuk


__ADS_3

Kenan memasuki ruangan CEO, menghadap pada You.


"Apakah ada balasan surat?" Tanyanya.


"Belum ada Tuan," jawab Kenan.


"Apakah Angelina sudah pergi ke bandara untuk kembali kemari?"


"Belum Tuan," jawab Kenan.


Jawaban Kenan langsung membuat You menjadi sangat marah.


Meski You tampak tenang, tetapi semakin tenang You, semakin menakutkan pria itu, tatapan tenang yang penuh aura menekan.


Kenan menyadari kemarahan You, jadi pria itu langsung berkata, "Tu, tuan, saya rasa Nona Angelina bukan tidak sengaja tidak kembali. Mungkin saja surat kita tidak sampai. Apalagi, setelah saya menyelidikinya, ternyata Nona Angelina berhubungan erat dengan pria bernama Hendra.


"Hendra adalah pemimpin teratas di kota H yang menjalankan bisnis gelap bawah tanah. Segala sesuatu yang terjadi di Kota H berada dalam kendalinya, bahkan Nona Angelina pun bekerja di bawah perintah pria itu. Itulah sebabnya setiap ada surat yang akan sampai di tangan Nona Angelina maka dia pasti akan mengetahuinya karena--"


"Diam!! Apa hanya alasan yang bisa kau katakan?! Menyalahkan orang lain setelah gagal berkali-kali menjalankan perintah?! Apakah kau sudah bosan bekerja denganku?!" Pertanyaan bertubi-tubi dari You karena dia sudah sangat kesal dengan Angelina yang tidak kembali.


Sudah satu minggu dia berusaha menenangkan dirinya berusaha menahan dirinya agar tidak menyentuh alkohol.


Tapi satu minggu penantian, ternyata tidak cukup?


"Maafkan saya Tuan. Tapi kita tidak bisa berbuat apa pun untuk memaksa Nona Angelina kembali. Karena kota H bukan kota sembarang yang bisa kita kendalikan." Ucap Kenan kembali menjelaskan apa yang sudah ia jelaskan pada satu minggu yang lalu ketika You bertanya tentang surat itu.

__ADS_1


"Pergi!!" Perintah You menahan kekesalannya


Pria itu menoleh ke arah foto yang terletak di samping mejanya.


"Aku gagal." Ucap You mengambil foto Stella dan memandanginya dengan sorot mata penuh penyesalan.


Dia sudah memikirkan Angelina sepanjang Minggu, tentang cara dia akan memperlakukan perempuan itu ketika kembali, tetapi siapa yang menyangka kalau perempuan itu ternyata bersama seseorang yang tidak bisa ia kendalikan.


You masih sementara berpikir ketika ponsel pribadinya tiba-tiba berdering.


Pria itu memijat keningnya mengambil ponsel, ia melihat sebuah panggilan dari kediaman utama keluarga Jenkins.


"Halo Bu," You menjawab panggilan itu.


"Kau dimana?" Tanya Nyonya Jenkins 4.


"Kalau begitu, cepat hubungi istrimu dan suruh dia datang kemari. Nenekmu tidak mau makan makanan ataupun obat jika istrimu tidak ada di sini." Ucap nyonya jenkins dari seberang telepon.


"Tunggu sebentar, aku akan datang." Ucap You menutup panggilan telepon itu lalu segera berangkat ke kediaman keluarga Jenkins.


Kali ini, Zain yang menyetir mobil yang ditumpangi oleh You, pria itu merasa sangat gugup dan ketakutan membawa mobil.


Bagaimanapun, sampai saat ini semua orang yang menjadi bawahan You mengetahui bahwa pria itu berada dalam suasana hati yang buruk dan sudah satu minggu semua orang sedang berada di bawah tekanan hiu.


Apalagi dia punya trauma besar akibat You yang membuatnya harus kehilangan seluruh giginya dan menggantikannya dengan gigi palsu, akibat hukuman dari pria itu.

__ADS_1


"Belikan bunga krisan putih untuk Nyonya Jenkins 3." Ucap You saat dia teringat akan bunga kesukaan Stella dan Angelina.


"Baik Tuan," jawab Zain lalu pria itu segera mencari toko bunga untuk membeli bunga krisan putih.


Setelah mendapatkan bunga, kedua orang itu melanjutkan perjalanannya ke kediaman jankins.


Saat tiba, You langsung membawa bunga krisan putih menuju kamar neneknya dan melihat perempuan tua itu sedang tidur menyamping ke kanan, membelakangi You.


"Nenek," ucap You memanggil neneknya, langsung membuat perempuan itu berbalik dan duduk dengan semangat.


2 detik, perempuan itu terdiam memandang You lalu kemudian bertanya, katanya, "Dimana cucu menantuku?"


You tidak menjawab ucapan neneknya, Ia hanya mendekati perempuan tua itu lalu duduk di pinggir ranjang.


"Cucu menantu nenek menitipkan ini untuk nenek," You menyerahkan bunga krisan putih yang ia dapat dari toko bunga.


Meski tak puas, namun Nyonya Jenkins tetap mengambil buket bunga krisan itu dan melihatnya.


"Lalu kenapa kau tidak membawa cucu menantuku kemari? Apakah kau tidak tahu kalau aku merindukan cucu menantuku?!" Nyonya Jenkins bertanya dengan kesal.


"Nenek, Jangan keras kepala begini, cucu menantumu sedang pergi ke luar negeri untuk berlibur. Jadi tadi dia menelponku untuk membelikan bunga krisan putih buat nenek." Ucap You.


"Ah,, dia pergi berlibur." Nyonya Jenkins mengangguk-ngangguk lalu tidak mempertanyakannya lagi.


"Ibu menelponku kalau nenek tidak mau makan, Apakah Nenek menginginkan cucu menantu nenek kembali lalu menjadi sedih karena melihat nenek kembali jatuh sakit?" Tanya You.

__ADS_1


"Ah,, Ibumu itu hanya berbohong saja!! Nenek hanya tidur sebentar, bukannya tidak mau makan. Pergi suruh pelayan membawa makanan kemari!" Perintah Nyonya Jenkins membuat You menarik bibirnya membentuk satu garis tipis lalu pria itu keluar dari kamar untuk menyuruh pelayan membawa makanan ke kamar Nyonya Jenkins.


__ADS_2