
Disaat semua orang berpikir akan terjadi pertempuran hebat, semua orang malah terkejut ketika Gilang yang memimpin pasukannya kini mendekat ke arah mobil yang dihuni oleh You.
Pria itu tidak membawa senjata apapun, dan begitu mendekat, ia hanya berkata, "Tolong sampaikan pada Angelina bahwa Tuan kami masih membutuhkan obat penawar dalam dosis yang lebih tinggi. Saat ini Tuan kami sedang berada dalam kondisi yang sangat kritis, jadi kami berharap bahwa informasi ini cepat sampai pada Angelina."
You langsung mengerutkan keningnya mendengar ucapan Gilang dan pria itu menyipitkan matanya melihat Gilang yang dengan cepat berlalu ke dalam mobil lalu mobil tersebut melesat meninggalkan mereka.
Brano yang duduk di depan langsung menoleh pada You dan mendapati tatapan pria itu berpindah ke arahnya dengan sorot mata yang dingin menekan.
"Katakan!!" Langsung perintah You membuat Brano tak mampu melakukan apapun selain membuka mulutnya lalu menceritakan semua yang sudah terjadi di hotel.
Penuh perasaan marah, You mengepalkan tangannya dan membuat atmosfer di dalam mobil langsung membuat sang supir maupun brano merinding ketakutan.
"Rahasiakan yang terjadi hari ini! Kita kembali ke rumah!" Ucap You setelah beberapa menit terdiam diikuti sang supir yang langsung menyalakan mesin kendaraan, lalu melajukannya menuju kediaman You.
Begitu tiba di kediaman, pria itu langsung berjalan memasuki rumah dan terkejut melihat rumah tersebut sangatlah sepi seperti tidak dihuni.
'Katanya memberiku kejutan, tapi di mana orangnya?' You menghela nafas sembari memasuki rumah dan terkejut melihat Angelina yang ketiduran di sofa dengan posisi duduk bersandar.
Di tangan perempuan itu terdapat sebuah kotak berwarna putih dengan pita berwarna emas mengikat kotak itu.
__ADS_1
'Dia ketiduran,' ucap You dalam hati sembari mendekati Angelina yang tampak kelelahan dengan wajah yang agak pucat.
You hendak mengambil kotak dari tangan Angelina agar dia bisa menggendong perempuan itu ke kamar.
Tetapi ketika merasakan kotak dipelukannya ingin direbut, Angelina dengan spontan mempererat pelukannya pada kotak tersebut.
"Ini aku, berikan kotaknya," ucap You dengan suara pelan sembari menarik kotak dari pelukan Angelina.
Ajaibnya, suara You seperti sihir untuk Angelina hingga perempuan itu dengan patung melepaskan kotaknya dan membiarkan You mengambilnya.
Setelah meletakkan kotak tersebut di meja, ia hendak mengangkat Angelina ketika Brano yang tadi mengikutinya tiba-tiba menghentikannya.
"Diam!" Bentak You pada asistennya sembari mengeluarkan tangannya untuk membawa Angelina ke gendongannya.
"Ng!!" Angelina mengerjapkan matanya saat merasakan tubuhnya hampir melayang di udara.
Begitu melihat perempuan di depannya sudah membuka mata, You akhirnya menghentikan gerakannya lalu mematung di tempatnya menatap Angelina yang juga menatapnya.
Pria itu terlalu takut jika Angelina memarahinya sebab dia terlalu lancang menyentuh perempuan itu.
__ADS_1
"Kau sudah pulang," Angelina menggerakkan tangannya mencari kotak dipelukannya.
"Kau mencari ini?" Tanya You sembari mengambil kotak di atas meja lalu memberikannya pada Angelina.
"Oh, itu untukmu," kata Angelina memperbaiki posisi duduknya.
Beberapa detik menatap kotak di tangannya, pria itu ikut duduk di sofa sembari menatap Angelina.
"Ini untukku? Apakah aku boleh membukanya sekarang?" Tanya You dengan hati-hati.
"Ya," jawab Angelina.
Dengan jawaban Angelina, Iyo akhirnya membuka kotak tersebut dan melihat bahwa isi dari kotak itu adalah sebuah jaket dengan berwarna hitam dengan gambar sulaman hati kecil di kerahnya.
Tatapan You langsung terpaku pada gambar hati berwarna merah yang terletak di bagian kerah jaket itu.
"Ini,,," yang menunjukkan gambar hati itu pada Angelina.
"Aku menyulamnya sendiri, sebagai tanda bahwa aku sudah memutuskan untuk memberimu kesempatan." Ucap Angelina langsung membuat jantung You berpacu kencang dengan tangan pria itu memegang erat jaket pemberian Angelina.
__ADS_1
Gambar hati yang disulam sendiri oleh Angelina,,,, begitu berarti...!!!