Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
266. Adegan suami istri membuat malu


__ADS_3

Jadi You langsung menghentikan mobilnya, lalu dengan cepat pria itu melakukan panggilan pada anak buahnya.


"Lacak lokasiku dan susul aku!!" Perintah You pada orang di seberang telepon.


"Baik Tuan!"


Dor dor dor!!!


Orang yang menaiki motor langsung turun dari kendaraannya lalu menggedor-gedor jendela mobil You.


Dengan tenang, You membuka jendela mobilnya lalu menatap pria yang menggunakan helm.


"Apa yang kalian inginkan?" Tanya You dengan suara yang tetap tenang sembari mengamati keadaan di tempat itu.


Tidak ada satupun pengendara mobil yang menghentikan mobil mereka untuk melihat hal yang terjadi, semuanya hanya lewat begitu saja mengabaikan 3 mobil dan satu motor yang berhenti di bahu jalan.


Tetapi ketika You berpikir pria itu akan melakukan kekerasan, maka dia sangat terkejut ketika pria berhelm itu hanya melemparkan secarik kertas ke arahnya.

__ADS_1


Setelah itu, pria itu pergi meninggalkan motor lalu kedua mobil juga meninggalkannya.


"Apa ini?" Ucapan You sembari mengerutkan keningnya lalu dia membuka kertas itu.


Kertas itu berisi hasil pemeriksaan kehamilan seorang perempuan yang bernama Sherin.


Dikatakan di situ bahwa perempuan itu telah hamil dan You diminta untuk bertanggung jawab.


"Hm," You melempar surat itu keluar jendela mobilnya, lalu dia mengendarai mobilnya untuk kembali ke rumah.


Sembari dalam perjalanan, You sesekali mengingat kejadian malam itu, dan dia sama sekali tidak ingat apapun dan bagaimana bisa seluruh pakaiannya terlepas dari tubuhnya.


Pria itu masih dalam perjalanan ketika ponselnya tiba-tiba berbunyi, merupakan panggilan dari ayahnya.


"Ayah," ucap You menjawab telepon Tuan Jenkins.


"Apa kau sudah mendengar kabarnya?" Tanya Tuan Jenkins dari seberang telepon tanpa ada basa-basi.

__ADS_1


"Apakah kabar yang ayah maksud ialah kabar kehamilan Sherin?" Tanya You.


"Iya, seseorang baru saja menghubungiku bahwa Sherin sudah melakukan pemeriksaan dan dikatakan bahwa dia sedang hamil." Ucap Tuan Jenkins dari seberang telepon langsung membuat You menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Aku akan menangani masalah ini, jadi Ayah tidak perlu khawatir. Tapi aku mau Ayah merahasiakan masalah ini dari ibu maupun istriku. Aku tidak mau mereka menjadi cemas, apalagi jika istriku sampai terbebani karena hal ini." Ucap You langsung di iyakan oleh ayahnya.


Maka begitu, setelah membuat kesepakatan dengan ayahnya, You kemudian berkendara ke rumah mereka dan mendapati Angelina sedang berjalan-jalan di taman ditemani oleh Tiara dan Marlin.


Maka dengan segera, pria itu berjalan ke arah Angelina dan memeluk Angelina dari belakang.


"Sayangku," ucap Angelina langsung menikmati pelukan suaminya dengan tangan perempuan itu langsung terulur mengusap pipi suaminya.


"Apa kalian sedang menikmati bunga?" Tanya You diikuti sebuah ciuman hangat yang di daratkan di pipi Angelina.


"Hm,, kami juga melihat-lihat bunga yang bagus untuk dirangkai, agar dibawa ke kediaman ayah dan ibu. Jam berapa kita berangkat?" Tanya Angelina sambil berbalik menatap suaminya dengan tatapan lembutnya.


"Saat kau sudah siap saja." Ucap You lalu pria itu menundukkan kepalanya mencium Angelina dengan hangat.

__ADS_1


Tiara dan Marlin yang melihat kejadian itu langsung berbalik dengan wajah mereka yang memerah, malu melihat adegan suami istri yang belum pernah mereka rasakan.


__ADS_2