
Di belakang salah satu foto tertulis tulisan, *Kembali ke dalam negeri dan temui aku!!*
Saat itu juga, nafas Angelina tertahan.
Perempuan itu langsung mengetahui siapa orang dibalik foto-foto tersebut.
Karena You tidak bisa memasuki kota H dengan mudah, maka pria itu kini menggunakan kedua orang tuanya untuk memaksanya pulang.
"Siapa yang mengirim hal memalukan seperti ini?!! Berani sekali orang itu mengancam perempuan masa depanku?!!" Hendra langsung berteriak marah sembari menggertakan giginya menatap tulisan pada foto yang dipegang oleh Angelina.
Tetapi, Angelina tidak menanggapi ucapan Hendra. Ia hanya diam saja karena perempuan itu sedang memikirkan masalah yang ia hadapi.
Hal itu membuat Hendra sangat kesal lalu dengan cepat merebut foto dari tangan Angelina untuk menyadarkan perempuan itu.
Angelina mengangkat wajahnya menatap Hendra, "Jangan menggangguku!!" Ucap Angelina merebut kembali foto dari tangan Hendra lalu dia berbalik meninggalkan pria itu.
Hendra tak mengatakan apapun dan hanya berdiri mengambil ponsel dari sakunya.
Pria itu menghubungi seseorang untuk menyelidiki siapa pengirim surat yang dibawa oleh Angelina.
__ADS_1
Dan Angelina yang meninggalkan Hendra, perempuan itu langsung kembali ke apartemennya membuang diri ke tempat tidur.
"Ayah Ibu,," Angelina menghela nafas sembari mengambil satu foto yang dikirim oleh You lalu melihatnya dengan teliti.
Terlihat ayah dan ibu Angelina tampak sangat bahagia, ibunya sedang menyiram tanaman sementara ayahnya menggali tanah untuk menanam tanaman.
"Ayah, Ibu, kalian bisa tersenyum seperti ini saat berada di kandang singa?" Angelina kembali menghela nafas lalu memejamkan matanya.
'Pria itu pasti mengetahui bahwa mereka berdua adalah orang tua kakak ku juga. Kalau begitu seharusnya dia tidak berani melukainya. Bagaimanapun, dia seharusnya sudah merasa bersalah karena sudah menyiksaku selama beberapa waktu terakhir.' Pikir Angelina.
Perempuan itu terus memikirkannya dan memutuskan untuk tidak kembali ke dalam negeri karena dia tahu You tidak akan berani melukai orang tuanya.
'Semoga yang ku pikirkan benar, tetapi aku yakin pria itu tidak akan berani melukai ayah dan ibuku.' Pikir Angelina.
"Kau di dalam?" Tanya Hendra.
'Sial!! Kenapa pria itu datang lagi?!' Gerutu Angelina langsung keluar dari kamarnya lalu menatap Hendra yang sudah duduk di sofa ruang tamu.
"Kepaarat!!! Kapan kau berhenti memasuki rumah orang lain tanpa permisi?!" Tanya Angelina berjalan mendekat ke ruang tamu dengan perasaan yang sangat kesal.
__ADS_1
Baru 30 menit yang lalu dia mengganti sandi untuk apartemennya, sekarang,, pria itu sudah berhasil menerobosnya lagi.
"Hah,, mana ada ini rumah orang lain, kau ini perempuan masa depanku, jadi mana bisa disebut sebagai orang lain?" Ucap Hendra sambil menghela nafas dengan pria itu tetap duduk dengan santai.
Angelina mengatup-atup erat giginya, tapi dia tidak mengatakan apapun dan hanya duduk di depan Hendra.
"Apa lagi yang kau inginkan?" Tanya Angelina kesal.
Apakah pria di depannya ini tidak mengerti bahasa manusia? Dia sudah bilang kalau dia tidak ingin diganggu!!!!
"Jadi selama kau pergi ke negaramu kau bertemu dengan pria bernama You, lalu kalian tinggal serumah!!" Ucap Hendra dengan ekspresi yang kini menggelap menatap perempuan di depannya.
Aura di sekelilingnya berubah menjadi aura yang mematikan hingga membuat Angelina menyalakan lampu peringatan untuk dirinya sendiri.
"Hais!! Itu semua karena keluarga Buton menyuruhku menggantikan Bella selama beberapa waktu." Ucap Angelina.
"Apa?!! Lalu kau dan pria itu, apa saja yang sudah kalian lakukan?" Tanya Hendra dipenuhi raut kecemburuan yang begitu menakutkan.
"Ya, kami tidur di kamar yang terpisah, karena mana mungkin pria seperti You menyukai perempuan seperti Bella. Pernikahan itu hanya pernikahan main-main untuk menyenangkan hati keluarga Jenkins." Jawab Angelina.
__ADS_1
Tidak mungkin dia mengatakan pada pria itu bahwa selama tinggal bersama You mereka sudah melakukan hubungan suami istri!!
Atau jika tidak, pria di depannya akan meledak marah!!