
Beberapa waktu menuju pernikahan tak mampu membuat Angelina menghentikan Albert membuatnya menyamar menjadi Bella untuk menikah dengan You.
Sehari sebelum hari pernikahan, beberapa penata rias memasuki kamar Angelina untuk merias Angelina.
Tetapi karena Angelina memiliki keahlian beladiri yang ia pelajari di luar negeri maka kedua penata rias yang terdiri dari 1 perempuan dan 1 laki-laki itu tak mampu menangani Angelina.
"Ada apa?" Albert bertanya dengan kesal ketika salah satu pelayanan menghampirinya saat dia sedang fokus pada pekerjaannya.
"Nona Angelina membuat kekacauan di kamarnya, 2 penata rias yang masuk ke sana dipukuli olehnya hingga lebam," ucap sang pelayan membuat Albert langsung memukul meja dengan keras.
"Anak itu!! Kakaknya sedang terbaring di rumah sakit karena kecelakaan, sekarang dia malah mencari masalah di rumah!!!" Ucap Albert menggertakkan giginya sembari meninggalkan ruang kerjanya untuk pergi ke kamar Angelina.
Sepertinya kata-katanya kemarin malam tidak bisa membuat Angelina mengerti maksudnya.
Brak!!
Pintu kamar Angelina dibuka dengan keras lalu ditutup dengan keras.
"Tuan,," dua penata rias yang ditugaskan menata Angelina sudah berdiri di sudut kamar sembari memegangi tangan mereka yang lebam akibat Angelina.
__ADS_1
"Tunggu di luar," kata Albert pada dua penata rias itu hingga keduanya keluar dari kamar Angelina.
Setelah dua penata rias pergi, Albert melihat Angelina yang duduk di tepi ranjang.
"Apa yang kau inginkan?!!" Teriak Albert pada putrinya.
"Aku sudah bilang, aku tidak mau menikah dengan orang yang tidak kukenal! Meski aku harus berpura-pura menjadi putri kesayangan mu itu, tetapi aku tidak mau membuang-buang waktuku untuk sesuatu yang tidak berguna. Kembalikan saja aku ke luar negeri," ucap Angelina.
Enak saja pria itu mau menyuruh nya menyia-nyiakan hidupnya melayani seorang pria yang akan menjadi suami Bella.
"Baiklah, sepertinya kau belum mengerti," ucap Albert mengambil ponselnya dari saku nya lalu pria itu menekan tombol panggil pada sebuah kontak.
"Pergi ke desa Z, hancurkan rumah milik keluarga hal hingga--"
"Cukup!!" Terima Angelina pada Albert.
Satu-satunya keluarga yang ia miliki dan memperlakukannya dengan baik hanyalah keluarga Hall, ibu kandungnya dan ayah angkatnya yang memperlakukannya dengan sangat tulus.
Jadi bagaimana bisa ia membiarkan mereka semua hidup menderita karenanya?
__ADS_1
Albert tersenyum melihat putrinya yang kini tampak tak berdaya, "Kau harus menyamar menjadi kakakmu sampai Kakakmu sembuh. Setelah kakakmu sembuh, kalian kembali bertukar posisi, maka saat itulah aku akan membiarkanmu untuk memilih tetap tinggal di keluarga Burton atau kembali ke keluarga Hall." Ucap Albert.
"Benarkah? Tapi bagaimana dengan Kakek?" Tanya Angelina.
Orang yang bersikeras membuatnya kembali ke keluarga Burton adalah Kakek Bram.
Kalau pria tua itu tidak mengijinkannya kembali ke keluarga Hall maka keputusan Albert sama saja dengan sebuah omong kosong!!
"Aku akan berbicara dengannya, tetapi kau harus tetap berpura-pura menjadi kakakmu sampai Bella sembuh. Ini hanya beberapa bulan saja." Ucap Albert.
"Baik, tapi aku tidak mau sebuah janji yang diucapkan secara lisan. Aku ingin kau menandatangani surat perjanjian." Ucap Angelina mengagetkan Albert.
Bagaimana bisa perempuan di depannya ini berubah menjadi sangat pintar?
Dia mengirimnya ke luar negeri hanya demi menghindari malu agar tidak ada satupun orang yang tahu bahwa dia memiliki seorang putri yang lahir pada sebuah hubungan gelap, tapi sekarang,,, dia merasa kalau putrinya ini kini mulai berguna.
'Tetap saja, dia hanya Putri yang lahir diluar nikah, tidak akan bisa menjadi pewaris di keluarga Burton.' Albert meyakinkan dirinya sendiri bahwa satu-satunya yang bisa menjadi pewaris di keluarga Buton adalah Bella. Putri resminya.
"Baiklah, aku akan mengaturnya." Ucap Albert lalu keluar meninggalkan kamar Angelina.
__ADS_1